Irnocam – Fungsi – Obat Apa – Dosis Dan Cara Penggunaan

88

Irnocam mengandung Irinotecan HCI Trihydrate (topoisomerase I inhibitor) yang biasa digunakan sebagai obat terapi pada pasien kanker kolorektal lanjut. Irnocam juga dapat digunakan untuk pengobatan kanker jenis lain seperti kanker tulang dan paru-paru.

Irnocam tersedia dalam kemasan injeksi 3.2 mg/ml. Irnocam diproduksi oleh manufaktur Ferron Par Pharmaceuticals dan termasuk kedalam golongan Obat Keras (harus dengan resep dokter).

Fungsi

Irnocam diindikasikan bagi pasien kanker kolorektal lanjut (kanker yang tumbuh pada usus besar) dan juga kanker jenis lain seperti kanker tulang dan kanker paru-paru.

Kontraindikasi

  • Hipersensitif atau alergi terhadap Irinotecan HCI Trihydrate dan komponen-komponen penyusun lainnya.
  • Wanita hamil dan menyusui
  • Anak-anak
  • Riwayat penyakit ginjal, hati dan paru-paru.
  • Diare kronis
  • Penyakit sumsum tulang, peradangan usus kronis, diabetes dan masalah pendarahan.
  • Sindrom Gilbert’s.
  • Hiperglikemia (gula darah tinggi)
  • Intoleransi fruktosa turunan
  • Neutropenia

Komposisi

  1. Irnocam injeksi mengandung:
  2. Irinotecan HCI Trihydrate 3.2 mg/ml

Dosis dan Penggunaan

  • Dosis kanker kolorektal: 125 mg/ml2 selama 30-90 menit satu minggu sekali untuk 4 dosis
  • Dosis tunggal: 350 mg/ml2 selama 30-90 menit setiap 3 minggu
  • Dosis kombinasi: 180 mg/ml2 selama 30-90 menit setiap 2 minggu sekali

Penggunaan Irnocam dilakukan melalui infus intravena (IV), pemberian obat ini harus dilakukan oleh dokter atau tenaga medis. Dosis Irnocam akan disesuaikan dengan kondisi tubuh pasien, sebaiknya hindari penggunaan obat ini tanpa pengawasan dokter atau tenaga medis.

Penggunaan Bagi Ibu Hamil & Menyusui

Berdasarkan standar badan pengawas obat dan makanan Amerika Serikat (FDA), kandungan Irinotecan dalam Irnocam termasuk kedalam obat-obatan kategori D (terdapat bukti positif resiko). Penggunaan Irnocam pada ibu hamil dan menyusui harus berdasarkan instruksi dokter dan hanya boleh dilakukan dalam situasi darurat saja.

Interaksi Obat

Irinotecan yang terkandung dalam Irnocam injeksi dapat berinteraksi dengan obat-obatan berikut:

  • Carbamazephine
  • Phenobarbital
  • Phenytoin
  • Rifampin
  • Rifabutin
  • Ketoconazole
  • Obat-obatan dieuretik
  • Atazanavir
  • St John’s Wort

Peringatan

  1. Hindari penggunaan obat ini jika Anda memiliki alergi terhadap salah satu komponen penyusun yang terkandung di dalamnya.
  2. Irnocam injeksi diketahui dapat menimbulkan efek samping seperti demam, menggigil, nyeri dada, batuk kering, mata berair, tubuh berkeringat, flu, kulit pucat, peningkatan detak jantung, mual dan muntah, pembengkakan, sensasi panas pada kulit, gangguan penglihatan, kram perut, ruam, kulit mengelupas, kehilangan nafsu makan, dll.
  3. Jika efek samping yang muncul bertahan dalam jangka waktu cukup lama, terutama jika disertai dengan gejala-gejala yang tidak wajar, hentikan sementara penggunaan obat ini dan segera cari pertolongan medis.
  4. Penggunaan Irnocam diketahui dapat menimbulkan gangguan penglihatan, sebaiknya hindari aktivitas berkendara dan pengoperasian alat berat 24 jam setelah pasien menerima dosis.
  5. Sebelum mulai menerima dosis Irnocam, beri tahu dokter tentang riwayat obat-obatan, multivitamin atau suplemen yang pernah dikonsumsi dalam jangka waktu tertentu.
  6. Keamanan dan efektivitas Irinotecan yang terkandung dalam Irnocam belum dapat dipastikan jika digunakan pada anak-anak, sebaiknya hindari penggunaan obat ini jika dokter tidak menyarankan.

Petunjuk Penyimpanan

Simpan kemasan Irnocam injeksi di tempat sejuk dan tidak terpapar sinar matahari secara langsung, jangan disimpan di tempat panas atau di lemari es. Pastikan Anda menutup kembali kemasan Irnocam injeksi setelah menggunakannya. Jauhkan dari jangkauan anak-anak dan hewan peliharaan Anda.

Apabila masa kadaluarsa obat telah habis, jangan dikonsumsi lagi dan segera buang ke tempat sampah, begini bahaya minum obat kadaluarsa, wajib anda tahu ! Penggunaan obat kadaluarsa hanya akan memperburuk kondisi tubuh dan beresiko menimbulkan efek negatif lainnya.