Iterax – Fungsi – Obat Apa – Dosis Dan Cara Penggunaan

97

Iterax kaplet adalah obat pereda gejala alergi yang mengandung hydroxyzine. Iterax kaplet biasa digunakan untuk mengatasi gatal-gatal, bersin, rasa gatal pada mata atau hidung, dan gejala alergi lainnya. Iterax kaplet juga bisa digunakan sebagai obat untuk mengatasi kecemasan dan obat penenang sebelum atau sesudah operasi.

Iterax diproduksi oleh GlaxoSmithKline (GSK) dan termasuk golongan Obat Keras (harus dengan resep dokter).

Fungsi

  1. Meredakan gejala alergi seperti gatal, bersin-bersin, mata atau hidung gatal
  2. Sebagai obat penenang untuk mengatasi gangguan kecemasan/kegelisahan
  3. Sebagai obat penenang sebelum atau pasca operasi

Kontraindikasi

Hipersensitivitas terhadap hydroxyzine

Komposisi

Hydroxyzine 250 mg

Dosis dan Penggunaan

Belum ada informasi pasti terkait dosis aman, penggunaan dan dosis iterax kaplet yang tepat harus berdasarkan anjuran dokter.

Penggunaan Bagi Ibu Hamil & Menyusui

Kandungan hydroxyzine yang terdapat dalam iterax kaplet sampai sejauh ini belum menunjukan resiko yang berarti untuk penggunaan pada ibu hamil & menyusui, Food and Drugs Administration (FDA) mengklasifikasikan hydroxyzine kedalam kategori C, itu artinya, belum ada penelitian yang memadai terkait penggunaan hydroxyzine bagi ibu hamil & menyusui, potensi negatif mungkin ditemukan.

Selalu konsultasikan terlebih dahulu kepada dokter sebelum menggunakan obat yang mengandung hydroxyzine untuk ibu hamil & menyusui.

Interaksi Obat

  • Atropine
  • Itopride
  • Morphine
  • Nefopam
  • Papaveretum
  • Pentazocine
  • Promethazine

Sebelum Anda mengkonsumi iterax kaplet, sebaiknya dilakukan konsultasi terlebih dulu kepada dokter. Katakan kepada dokter obat-obatan apa saja yang pernah Anda konsumsi, terutama obat-obatan yang memiliki efek kantuk, jangan menentukan dosis sendiri tanpa sepengetahuan dokter.

Hindari mengkonsumsi iterax kaplet dengan jenis obat yang tidak diketahui, penggunaan obat tertentu dengan obat jenis lain beresiko meningkatkan efek samping berbahaya.

Peringatan

  1. Hentikan penggunaan dan hubungi dokter jika efek samping yang muncul tidak segera hilang.
  2. Jangan mengkonsumsi iterax kaplet saat Anda sedang berkendara atau mengoperasikan alat berat, kandungan hydroxyzine di dalamnya berpotensi menimbulkan rasa kantuk.
  3. Jika pengguna pernah memiliki riwayat penyakit seperti penyakit ginjal, epilepsi, gangguan tiroid, darah tinggi, gangguan hati, penyakit jantung, pembesaran prostat, hambatan pada usus, emfisema, asma, atau glaukoma, sebaiknya pengguna mengatakan semua kondisi yang dialami kepada dokter sebelum mengkonsumsi iterax kapsul.
  4. Jika pengguna memiliki riwayat ketergantungan alkohol, sebaiknya dilakukan konsultasi dengan dokter sebelum mengkonsumsi iterax. Mengkonsumsi alkohol bisa membuat efek samping penggunaan obat hydroxyzine meningkat.
  5. Tidak semua pengguna mengalami efek samping seperti mengantuk, penglihatan kabur, kejang-kejang, tremor, mulut kering, sakit kepala dan semacamnya, efek samping lain mungkin saja terjadi.
  6. Penggunaan jenis obat tertentu dengan zat lain secara bersamaan tidak dianjurkan untuk jangka panjang, terutama dalam dosis tinggi.
  7. Jangan mengkonsumsi iterax kaplet lebih dari dosis yang dianjurkan dokter, mengkonsumsi lebih banyak dari yang dianjurkan tidak akan mengatasi keluhan Anda dengan lebih efektif, tapi justru meningkatkan resiko keracunan atau efek samping serius.
  8. Jika pengguna terindikasi overdosis akibat penggunaan iterax kaplet, segera pergi ke rumah sakit terdekat.
  9. Sebaiknya penggunaan iterax kaplet sebagai obat penenang hanya dilakukan untuk jangka pendek, hati-hati terhadap efek samping obat penenang yang berbahaya.

Petunjuk Penyimpanan

Selalu simpan kemasan iterax kaplet di tempat tertutup yang tidak terpapar sinar matahari secara langsung, jaga suhu ruangan tetap stabil dan jangan disimpan di tempat lembab atau basah. Jauhkan dari jangkauan anak-anak.

Apabila masa kadaluarsa obat telah habis, jangan dikonsumsi lagi dan segera buang ke tempat sampah. Penggunaan obat kadaluarsa hanya akan memperburuk kondisi tubuh dan beresiko menimbulkan efek negatif lainnya.