Intifen – Fungsi – Obat Apa – Dosis Dan Cara Penggunaan

173

Intifen tablet mengandung ketotifen yang berfungsi untuk terapi pencegahan dan meringankan penyakit asma. Intifen tablet juga dapat digunakan untuk meredakan gejala alergi seperti mata berair, bersin, hidung gatal, pilek, dll. Intifen tablet tersedia dalam kemasan 1 mg (10 strip X 10 tablet) dan diproduksi oleh manufaktur Interbat. Intifen tablet termasuk kedalam golongan Obat Keras (harus dengan resep dokter).

Fungsi

  1. Pencegahan penyakit asma bronkial dalam jangka panjang
  2. Menurunkan frekuensi, durasi, dan tingkat keparahan penyakit asma
  3. Meredakan gejala rinitis alergi seperti mata berair, bersin, hidung gatal, hidung tersumbat, pilek, dll.

Kontraindikasi

  • Hipersensitivitas atau alergi terhadap zat ketotifen atau komposisi penyusun lainnya
  • Hamil dan menyusui

Komposisi

Ketotifen hydrogen fumarate 1 mg

Dosis dan Penggunaan

  • Dewasa : 2 kali sehari (pagi dan malam)
  • Anak     : 2 kali sehari (pagi dan malam)

Sebelum mulai mengkonsumsi Intifen tablet, sebaiknya Anda melakukan konsultasi dokter terlebih dahulu. Dosis Intifen tablet biasanya berbeda-beda tergantung kondisi pasien.

Penggunaan Bagi Ibu Hamil & Menyusui

Kandungan ketotifen dalam Intifen tablet termasuk kedalam obat-obatan kategori C berdasarkan standar badan pengawas obat dan makanan Amerika Serikat (FDA). Penggunaan ketotifen pada hewan memperlihatkan efek buruk pada janin, dan belum ada penelitian yang memadai terkait penggunaan ketotifen pada ibu hamil dan menyusui.

Interaksi Obat

  • Antidiabetik oral
  • Obat penenang dan obat tidur
  • Alkohol

Sebelum mulai mengkonsumsi Intifen tablet, beri tahu dokter tentang tiwayat obat-obatan yang Anda konsumsi, termasuk multivitamin dan sejenisnya.

Peringatan

  1. Zat ketotifen dalam Intifen tablet diketahui dapat ikut terserap kedalam kandungan ASI, sebaiknya hindari penggunaan Intifen tablet pada ibu hamil dan menyusui.
  2. Penggunaan Intifen tablet diketahui dapat menimbulkan rasa kantuk, sebaiknya hindari aktivitas berkendara atau pengoperasian alat berat selama Anda mengkonsumsi Intifen tablet.
  3. Jika setelah mengkonsumsi Intifen tablet muncul beberapa efek samping seperti sakit kepala, pusing, mulut kering, peradangan kandung kemih atau cystitis, dan gejala tersebut bertahan cukup lama, sebaiknya hentikan penggunaan Intifen tablet untuk sementara dan segera cari pertolongan medis.
  4. Intidrol tablet baiknya dikonsumsi setelah makan untuk meminimalisir kemungkinan nyeri lambung.
  5. Hindari penggunaan Intifen tablet secara bersamaan dengan obat antidiabetes, karena dapat menyebabkan kadar trombosit menurun.
  6. Penggunaan Intifen tablet dengan obat tidur atau obat penenang dapat meningkatkan resiko efek samping yang cukup fatal.
  7. Jangan berhenti mengkonsumsi Intifen tablet sebelum dosis yang telah ditentukan dokter habis. Menghentikan penggunaan Intifen tablet tanpa sepengetahuan dokter dapat menyebabkan kondisi semakin memburuk.
  8. Sebaiknya hindari penggunaan Intifen tablet dengan cara membelah obat atau dikunyah.
  9. Beri tahu dokter jika Anda memiliki riwayat penyakit prostat, gangguan hati, penyakit ginjal, porfiria, epilepsi, MAOI, atau glaukoma sudut sempit sebelum mulai menjalankan terapi menggunakan Intifen tablet.
  10. Zat ketotifen yang terkandung dalam Intifen tablet hanya bisa digunakan untuk mengatasi gejala alergi dan asma, Intifen tablet tidak bisa digunakan untuk mengobati penyebabnya.

Petunjuk Penyimpanan

Simpan kemasan Intifen tablet di tempat sejuk dan tidak terpapar sinar matahari secara langsung, jangan disimpan di tempat panas atau di lemari es. Pastikan Anda menutup kembali kemasan Intifen tablet setelah menggunakannya. Jauhkan dari jangkauan anak-anak dan hewan peliharaan Anda.

Apabila masa kadaluarsa obat telah habis, jangan dikonsumsi lagi dan segera buang ke tempat sampah, begini 3 bahaya minum obat kadaluarsa, wajib anda tahu ! Penggunaan obat kadaluarsa hanya akan memperburuk kondisi tubuh dan beresiko menimbulkan efek negatif lainnya.