Glybotic – Fungsi – Obat Apa – Dosis Dan Efek Samping

142

Glybotic merupakan obat yang memiliki kegunaan yakni membantu mengobati berbagai macam penyakit infeksi yang disebabkan oleh bakteri gram negatif. Di dalam Glybotic, terkandung zat aktif yang bernama Amikacin yang masuk ke dalam jenis antibiotik aminoglikosida.

Bagi anda yang ingin menggunakan Glybotic, anda harus pergi ke dokter terlebih dahulu untuk memperoleh resepnya karena memang Glybotic tergolong ke dalam obat resep. Bagi anda yang ingin mengetahui informasi lebih lengkap mengenai Glybotic, maka kami sarankan agar anda menyimak baik-baik informasi yang akan kami berikan di bawah ini.

Fungsi Glybotic

  1. Glybotic merupakan obat injeksi yang digunakan untuk membantu mengobati penyakit yang disebabkan oleh infeksi bakteri gram negatif yang mana kondisi ini peka terhadap bakteri seperti Pseudomonas aeruginosa, Proteus Sp, Acinetobacter sp, Provindencia stuartii, dan juga E. Coli.
  2. Glybotic juga merupakan obat yang digunakan untuk membantu mengobati infeksi, baik yang bersifat non tuberkolos maupun tuberkolosis yang disebabkan oleh strain yang aktif jika antibiotik lini pertama sudah tidak mampu digunakan untuk mengatasinya.
  3. Selain itu, Glybotic juga umum digunakan sebagai obat yang terbukti ampuh mengatasi septikema, infeksi saluran kemih, infeksi saluran pernapasan, maupun juga digunakan untuk membantu mengobati infeksi sistem saraf pusat.
  4. Dalam beberapa kasus, penggunaan Glybotic juga terbukti ampuh digunakan untuk membantu mengobati infeksi intrabdominal, termasuk di dalamnya peritonisis, infeksi luka bakar, maupun juga digunakan untuk membantu mengobati pasien yang terkena infeksi setelah menjalani operasi.

Bagi anda yang ingin memperoleh informasi lebih lengkap mengenai fungsi Glybotic, silahkan anda menghubungi dokter.

Kontraindikasi Glybotic

  • Bagi seseorang yang ingin menggunakan Glybotic sementara ia pernah mengalami alergi, disarankan untuk tidak mnggunakan obat ini.
  • Bagi pasien yang pernah menderita hipersensitifitas disarankan untuk tidak menggunakan Glybotic agar supaya tidak sampai mengalami masalah yang tidak diinginkan.
  • Sementara itu, bagi pasien yang pernah mengalami penyakit ginjal, penggunaan Glybotic mungkin akan disarankan untuk menurunkan dosis agar supaya pengobatan yang dijalani dapat memberikan hasil yang maksimal.
  • Bagi ibu haml dan menyusui, jika anda ingin menggunakan Glybotic, maka kami sarankan agar anda menghubungi dokter.

Dosis Glybotic

Berikut ini kami akan memberikan penjelasan mengenai dosis yang harus anda perhatikan sebelum anda ingin menggunakan Glybotic.

  • Dosis yang diberikan kepada orang dewasa yang ingin menggunakan Glybotic adalah sebanyak 15 mg per hari dimana dosis tersebut nantinya akan diberikan dalam 1 atau 2 dosis yang terbagi. Glybotic diberikan secara injeksi atau IV dalam waktu 2 sampai dengan 3 menit maupun juga diberikan secara infus dalam kurun waktu 30 sampai dengan 60 menit.
  • Dosis maksimal yang boleh diberikan adalah sebanyak 1,5 g per hari.
  • Adapun jangka waktu maksimal yang dianjurkan untuk menggunakan Glybotic adalah tidak lebih dari 7 sampai dengan 10 hari.

Efek Samping Glybotic

Dibawah ini kami akan memberikan penjelasan mengenai efek samping yang bisa anda alami ketika anda menggunakan obat Glybotic.

  1. Efek samping yang bisa anda alami ketika menggunakan Glybotic yakni mengalami gangguan bilateral vestibular dan juga permanen.
  2. Glybotic bisa menyebabkan pasien mengalami ruam kulit dan juga tremor.
  3. Penggunaan Glybotic juga bisa mengakibatkan pasien mengalami mual tanpa muntah, hipotensi, eosinofilia, dan juga hypomagnesaemia.
  4. Dalam beberapa kasus ditemukan bahwasanya penggunaan obat ini bisa mengakibatkan pasien mengalami anemia.
  5. Kelumpuhan, nefrotoksisitas, maupun juga kolitis Clostridium difficile merupakan beberapa efek samping yang bisa anda alami selama menggunakan Glybotic.