Ikamicetin Ophth Ointment – Fungsi – Obat Apa – Dosis Dan Cara Penggunaan

√ Verified Pass quality & scientific checked by advisor, read our quality control guidelance for more info

Ikamicetin Ophth Ointment adalah salah satu jenis obat yang sering diresepkan oleh dokter bagi pengguna yang memiliki infeksi karena salmonell, influenza dan bakteri lain yang menyebabkan meningitis. Ikamicetin Ophth Ointment ketikan nanti dikonsumsi mampu menyebabkan anemia aplastic, mual, muntah dan juga diare ringan.

Ikamicetin Ophth Ointment di produksi dalam bentuk kapsul siap minum dan juga sirup. Agar bisa mengunakan Ikamicetin Ophth Ointment, pengguna bisa membelinya di apotik atau toko obat terdekat dengan menyertakan resep resmi dari dokter.

Kandungan Ikamicetin Ophth Ointment

Ikamicetin Ophth Ointment memiliki kandungan zat bernama Kloramfenikol 250 mg

Fungsi Ikamicetin Ophth Ointment

Ikamicetin Ophth Ointment diketahui memiliki kemampuan untuk membantu meringankan dan mempercepat proses penyembuhan beberapa penyakit dan kelainan. Diantaranya:

  • Digunakan untuk membantu meringankan infeksi berat yang diebabkan oleh salmonella sp, influenza (flu) dan rickettsiae
  • Mampu meringankan infeksi dari bakteri gram negative yang mampu menyembabkan meningitis

Cara Penggunaan Ikamicetin Ophth Ointment

Agar dapat secara tepat mengobati dan memberikan efek yang baik dalam pengobatan penyakit diatas, Ikamicetin Ophth Ointment perlu diterapkan dalam beberapa jenis dosis dan aturan penggunaan yang tepat. Cara penggunaan Ikamicetin Ophth Ointment, adalah sebagai berikut:

  • Untuk pengguna anak, bisa mengonsumsi sirup sebanyak 1 hingga 2 sendok takar setiap 6 jam sekali
  • Untuk pengguna dewasa, bisa mengonsumsi sirup sebanyak 2 hingga 4 sendok takar setiap 6 jam sekali atau 1 hingga 2 kapsul setiap 6 jam sekali

Kontraindikasi Ikamicetin Ophth Ointment

Untuk menghindarkan penggunanya dari hal yang tidak diinginkan, pengguna harus memperhatikan daftar kondisi yang dilarang atau daftar kontraindikasi yang tidak boleh menggunakan Ikamicetin Ophth Ointment, diantaranya:

  • Tidak boleh diberikan kepada pengguna yang memiliki alergi terhada Ikamicetin Ophth Ointment
  • Tidak disarankan diresepkan kepada penderita yang memiliki gangguan hati yang fatal seprti sirosis hati

Hal-hal Yang Harus Diperhatikan

Dalam menggunakan sebuah obat, pengguna harus memperhatikan beberapa hal agar pengguna bisa merasakan efek positif dari penggunaan Ikamicetin Ophth Ointment, diantaranya:

  1. Tidak boleh mengosumsi alkohol selama penggunaan Ikamicetin Ophth Ointment
  2. Jauhkan Ikamicetin Ophth Ointment dari hewan peliharaan
  3. Tidak boleh melakukan perubahan dosis konsumsi Ikamicetin Ophth Ointment seperti mengurangi atau menggandakan dosis Ikamicetin Ophth Ointment tanpa sepengetahuan dokter atau tenaga medis yang berwenang
  4. Simpan Ikamicetin Ophth Ointment di ruangan dengan suhu antara 5 hingga 20 derajat celisus
  5. Simpan Ikamicetin Ophth Ointment di ruangan yang sejuk dan kering
  6. Tidak disarankan membekukan Ikamicetin Ophth Ointment
  7. Jauhkan Ikamicetin Ophth Ointment dari jangkauan anak kecil
  8. Tidak boleh menyimpan Ikamicetin Ophth Ointment di kamar mandi
  9. Simpan Ikamicetin Ophth Ointment jauh dari paparan sinar matahari terik
  10. Tidak boleh menyimpan Ikamicetin Ophth Ointment di freezer
  11. Tidak boleh membuang Ikamicetin Ophth Ointment di saluran drainase karena dapat mencemari lingkungan sekitar

Ikamicetin Ophth Ointment Untuk Wanita Hamil

Hingga saat ini belum ditemukan adanya pernyataan yang dengan tegas menyatakan bahwa Ikamicetin Ophth Ointment tidak boleh diberikan kepada pengguna dalam keadaan hamil atau menyusui. Selain itu, tidak ada juga penelitian yang membuktikan bahwa Ikamicetin Ophth Ointment berbahaya untuk janin dalam kandungan, bayi yang sedang menyusui dan pengguna.

Sejauh ini, penggunaan Ikamicetin Ophth Ointment untuk pengguna hamil atau menyusui tidak diketahui sehingga penggunaan Ikamicetin Ophth Ointment harus diberikan dengan konsultasi terlebih dahulu dengan dokter atau tenaga ahli medis yang berwenang agar tidak muncul gangguan yang membahayakan.

fbWhatsappTwitterLinkedIn