Home Merk Obat A-ZMerk Obat H Histrine – Fungsi – Obat Apa – Dosis Dan Cara Penggunaan

Histrine – Fungsi – Obat Apa – Dosis Dan Cara Penggunaan

by Robi Diansah

Histrine merupakan obat keras yang termasuk ke dalam DOWA (Daftar Obat Wajib Apotek), yaitu obat keras yang bisa didapatkan di apotek tanpa menggunakan resep dokter, namun dengan jumlah maksimal pembelian tertentu, yaitu maksimal 10 tablet untuk obat ini.

Komposisi

Histrine tersedia dalam 2 bentuk sediaan, yaitu:

  • Tablet, yang mengandung 10 mg cetirizine
  • Sirup, yang mengandung 5 mg/mL cetirizine
  • Drops, yang mengandung 10 mg/mL cetirizine

Indikasi

Histrine diindikasikan untuk meredakan berbagai kondisi yang terjadi akibat reaksi alergi, seperti angiodemahay fever, konjungtivitis, pruritus, dan urtikaria

Mekanisme Kerja Obat

Beberapa orang memiliki alergi terhadap benda atau makanan tertentu, saat ia terpapar benda tersebut, ia akan mengalami reaksi alergi yang dapat berupa bersin, batuk, ruam pada kulit, mata berair, mata merah, pruritus, urtikaria, bahkan ada yang mengalami sesak napas. Hal tersebut terjadi karena sistem imun pada tubuhnya menganggap benda/makanan tersebut adalah benda asing sehingga sel-sel imunnya akan melepaskan histamin. Histamin adalah suatu senyawa kimia di dalam tubuh yang akan merangsang timbulnya reaksi alergi seperti yang telah disebutkan di atas saat senyawa ini berikatan dengan reseptornya.

Cetirizine merupakan salah satu obat yang termasuk ke dalam golongan antihistamin yang biasa digunakan untuk meredakan reaksi alergi. Obat ini bekerja dengan cara mencegah histamin berikatan dengan reseptornya dengan cara menduduki reseptor histamin. Dengan demikian, histamin tidak bisa berikatan dengan reseptornya dan diharapkan reaksi alergi dapat dikurangi. Histrine bisa digunakan untuk meredakan reaksi alergi ringan samapi sedang, namun untuk reaksi alergi yang parah diperlukan penanganan lain.

Dosis dan Cara Penggunaan

  1. Dosis Histrine yang biasa digunakan adalah 5-10 mg dalam sehari, disesuaikan dengan tingkat keparahan alergi
  2. Histrine dapat dikonsumsi sebelum atau sesudah makan
  3. Jika Anda menggunakan Histrine bentuk tablet, telanlah tablet dalam keadaan utuh (jangan digerus atau dihancurkan) dengan bantuan sedikit air
  4. Jika Anda akan menggunakan Histrine bentuk sirup, gunakanlah sendok takar yang telah disediakan di dalam kemasannya agar dosis obat dapat ditakar dengan baik
  5. Jika Anda akan menggunakan Histrine bentuk drops, gunakanlah alat penetes pada kemasannya

Kontraindikasi

Pasien dengan kondisi-kondisi berikut tidak diperbolehkan untuk menggunakan Histrine:

  • Hipersensitif (alergi) terhadap cetirizine

Kategori Keamanan bagi Ibu Hamil dan Menyusui

  • Cetirizine yang terkandung di dalam Histrine termasuk ke dalam kategori B, yaitu obat yang cukup aman untuk digunakan oleh ibu hamil tanpa berisiko menimbulkan efek samping negatif terhadap pertumbuhan janin
  • Cetirizine yang terkandung di dalam Histrine diekskresikan (dikeluarkan) oleh tubuh melalui ASI, ibu hamil dianjurkan untuk tidak menggunakan Histrine atau tidak menyusui bayinya selama masih menggunakan Histrine

Interaksi Obat

Berikut adlaah obat-obat mungkin menimbulkan interaksi obat dengan Histrine:

  • Efek cetirizine dapat menurun jika digunakan secara bersamaan dengan obat-obat berikut: bosutinib, eliglustat, fenelzin, isokarboksazid, ritonavir, tranilsipromin
  • Efek sedasi (mengantuk) akibat penggunaan cetirizine dapat meningkat jika digunakan secara bersamaan dengan obat-obat berikut: clobazam, lurasidone

Jika Anda sedang atau akan menggunakan obat lain secara bersamaan dengan Histrine, tanyakanlah terlebih dahulu kepada dokter atau apoteker, apakah obat tersebut aman untuk digunakan secara bersamaan dengan Histrine. Jika obat tersebut ternyata berpotensi menimbulkan efek samping akibat interaksi obat dengan Histrine, maka dokter atau apoteker akan menyarankan pemberian jeda waktu antara konsumsi Histrine dengan konsumsi obat lainnya atau mengganti salah satu obat dengan obat lain sebagai alternatif.

Perhatian

  1. Jika gejala yang Anda rasakan tidak juga membaik atau malah memburuk setelah mengkonsumsi Histrine, segeralah memeriksakan diri ke dokter agar Anda segera mendapatkan penanganan lebih lanjut
  2. Usahakan untuk mengkonsumsi Histrine pada waktu yang sama setiap harinya untuk memaksimalkan efek obat ini
  3. Kenalilah benda atau makanan yang dapat menimbulkan reaksi alergi pada tubuh Anda, hindarilah kontak dengan hal-hal tersebut untuk menghindari terjadinya alergi kembali
  4. Diperlukan monitoring terhadap pasien dengan penyakit ginjal atau gangguan fungsi hati yang mengkonsumsi Histrine
  5. Pasien lanjut usia lebih rentan mengalami efek samping akibat penggunaan Histrine dibandingkan pasien dewasa
  6. Penggunaan Histrine dapat menimbulkan efek sedasi (rasa kantuk), hindari mengemudikan kendaraan atau mengoperasikan peralatan yang membutuhkan tingkat fokus tinggi setelah Anda mengkonsusmi Histrine
  7. Sebelum mengkonsumsi Histrine atau obat apapun, perhatikan kondisi obat dan pastikan bahwa obat tersebut tidak mengalami perubahan warna atau bentuk, jangan mengkonsumsi obat yang sudah mengalami perubahan bentuk atau warna
  8. Selalu pastikan Histrine atau obat apapun yang akan Anda konsumsi belum melewati tanggal kadaluwarsa yang tercantum pada kemasannya
  9. Simpanlah Histrine di tempat dengan suhu ruangan, di tempat yang kering, terhindar dari sinar matahari langsung dan jangkauan anak-anak

You may also like