Gramet – Fungsi – Obat Apa – Dosis Dan Cara Penggunaan

18

Gramet termasuk ke dalam golongan obat keras yang hanya bisa didapatkan dengan menggunakan resep dokter.

Komposisi

Gramet merupakan obat yang berbentuk sediaan injeksi yang setiap mLnya mengandung 1 mg granisetron sebagai senyawa aktifnya, tersedia dalam kemasan ampul 3 mL

Indikasi

Gramet diindikasikan untuk meredakan mual dan muntah akibat kemoterapi serta mual dan muntah yang timbul setelah operasi

Mekanisme Kerja Obat

Mual dan muntah merupakan hal yang sering dialami oleh pasien sebagai efek samping kemoterapi atau pasien yang baru menjalani operasi. Rasa mual ini umumnya terjadi akibat adanya aktivitas serotonin yang berlebihan. Serotonin merupakan salah satu senyawa kimia yang fungsi normalnya adalah mengatur gerakan peristaltik pada saluran pencernaan. Namun, aktivitasnya yang berlebihan dapat menimbulkan gejala seperti mual dan muntah.

Kemoterapi dapat menimbulkan efek samping berupa  mual dan muntah karena tubuh mendeteksi obat kemoterapi sebagai suatu racun/toksin yang harus dikeluarkan sehingga tubuh akan berusaha mengeluarkan obat tersebut melalui muntah. Sedangkan mual dan muntah yang sering dirasakan pasca operasi merupakan efek samping yang umum terjadi akibat pemberian obat anestesi selama proses operasi. Mual dan muntah yang dirasakan pasien ini dapat mengganggu aktivitas sehari-hari serta membuat pasien merasa tidak nyaman. Oleh karena itu, diperlukan obat yang dapat meredakan mual dan muntah tersebut.

Granisetron merupakan salah satu obat antiemetik yang biasa digunakan untuk meredakan mual dan muntah pasca kemoterapi atau operasi. Obat ini bekerja dengan cara menempati reseptor serotonin pada saluran pencernaan maupun sistem saraf pusat. Dengan adanya molekul granisetron pada reseptornya, maka serotonin tidak bisa berikatan dengan reseptor dan tidak akan menimbulkan efek berupa mual dan muntah. Dengan demikian, diharapkan mual dan muntah yang dirasakan pasien dapat mereda.

Dosis dan Cara Penggunaan

  • Dosis Gramet untuk meredakan mual dan muntah akibat kemoterapi: 0,01 mg/kg berat badan yang diberikan sebagai infus intravena selama 5 menit atau disuntikkan langsung secara intravena, diberikan 30 menit sebelum kemoterapi
  • Dosis Gramet untuk meredakan mual dan muntah setelah operasi: 1 mg yang disuntikkan secara intravena (disuntikkan ke dalam pembuluh darah vena)
  • Pemberian Gramet kepada pasien hanya boleh dilakukan oleh tenaga medis yang kompeten, misalnya dokter atau perawat (perawat pun hanya bisa memberikan obat berdasarkan resep dokter)

Kontraindikasi

Pasien-pasien dengan kondisi-kondisi berikut tidak diperbolehkan menggunakan Gramet:

  • Hipersensitif (alergi) terhadap granisetron
  • Sedang menggunakan apomorphine

Kategori Keamanan bagi Ibu Hamil dan Menyusui

  • Granisetron termasuk ke dalam kategori B, yaitu obat yang cukup aman untuk digunakan oleh ibu hamil tanpa berisiko menimbulkan efek samping serius pada janin
  • Belum diketahui apakah granisetron dapat diekskresikan (dikeluarkan) melalui ASI atau tidak, konsultasikanlah dengan dokter apakah Anda boleh menyusui bayi Anda selama dalam masa pengobatan menggunakan Gramet

Interaksi Obat

Berikut adalah obat-obat yang mungkin menimbulkan interaksi jika digunakan bersamaan dengan Gramet:

  1. Penggunaan granisetron dan apomorphine secara bersamaan berisiko menimbulkan hipotensi (darah rendah) dan kehilangan kesadaran pada pasien
  2. Obat-obat berikut dapat saling meningkatkan toksisitas jika digunakan secara bersamaan dengan granisetron: almotriptan, amitriptilin, amoxapine, citalopram, clomipramine, desipramine, fluoksetin, fluvoksamin, isokarboksazid, rasagiline, selegiline, sumatriptan
  3. Granisetron dapat mengalami peningkatan efek jika digunakan secara bersamaan dengan saquinavir

Jika Anda sedang atau akan menggunakan obat-obat lain secara bersamaan dengan Gramet, tanyakanlah terlebih dahulu kepada dokter atau apoteker, apakah obat-obat tersebut aman untuk digunakan secara bersamaan. Jika ternyata ada risiko interaksi obat antara obat-obat tersebut dengan Gramet, maka dokter atau apoteker akan menyarankan pemberian jeda waktu antara konsumsi Gramet dengan obat lainnya atau mengganti salah satu obat dengan obat lain sebagai alternatif.

Perhatian

  1. Jangan memulai atau mengulangi pengobatan dengan menggunakan Gramet tanpa menggunakan resep dokter
  2. Gramet diberikan kepada pasien dengan cara disuntikkan ke dalam pembuluh darah vena, baik sebagai infus maupun sebagai injeksi langsung, oleh karena itu pemberian Gramet hanya boleh dilakukan oleh tenaga medis yang kompeten, misalnya dokter atau perawat untuk menghindari terjadinya efek samping yang tidak diinginkan akibat pemberian yang tidak tepat
  3. Diperlukan penyesuaian dosis Gramet untuk penggunaan pada pasien yang memiliki penyakit ginjal parah
  4. Jika rasa mual dan muntah yang Anda rasakan tidak kunjung mereda setelah mendapatkan Gramet, beritahukanlah hal tersebut kepada dokter yang menangani Anda
  5. Untuk pemberian sebagai infus, Gramet biasanya diencerkan dengan D5W 9air yang mengandung dekstrosa 5%) atau larutan NaCl fisiologis. Sedangkan untuk pemberian sebagai injeksi intravena, Gramet biasanya diberikan secara langsung (tanpa pengenceran)
  6. Ampul Gramet sebaiknya disimpan pada suhu ruangan (20-250C) pada tempat yang terlindung dari cahaya, jangan memasukkan Gramet ke dalam lemari pendingin
  7. Gramet yang telah diencerkan harus segera diberikan kepada pasien, maksimal 24 jam setelah pengenceran