Fundifar – Fungsi – Obat Apa – Dosis Dan Efek Samping

3412

Fundifar kaplet merupakan multivitamin produksi Ifars dan digunakan secara oral. Multivitamin ini digunakan untuk mencegah defisiensi vitamin yang seringkali disebabkan oleh sedikitnya asupan nutrisi, penyakit khusus, ataupun defisiensi selama masa kehamilan. Vitamin B kompleks dan vitamin E merupakan nutrien penting sebagai pembangun tubuh dan membantu menjaga tubuh dalam keadaan sehat.

Kandungan dan Indikasi Fundifar

Fundifar Kaplet digunakan untuk pasien defisiensi vitamin B dan E, seperti polineuritis. Fundifar merupakan multivitamin yang digunakan untuk memenuhi kebutuhan tubuh dalam mengatasi defisiensi vitamin B dan E. Fundifar mengandung vitamin B1 100 mg, vitamin B6 50 mg, vitamin B12 100 mcg, dan vitamin E 30 I

Vitamin B sangat bermanfaat bagi tubuh karena efeknya dalam membantu tumbuh kembang seorang individu, serta bermanfaat dalam fungsi tubuh lainnya. Tiamin (vitamin B1) berfungsi untuk mempertahankan kesehatan sistem saraf. Sedangkan, vitamin B6 berfungsi untuk membantu pembentukan hemoglobin di dalam darah yang berguna dalam mengangkut oksigen dalam darah ke seluruh tubuh.

Dosis Fundifar Kaplet

Fundifar kaplet diminum 1 kali sehari 1 kaplet, umumnya diminum sesudah makan. Konsumsi multivitamin ini sebaiknya mengikuti petunjuk yang tercantum pada label atau berdasarkan instruksi dokter. Jangan mengonsumsi obat lebih dari dosis yang direkomendasikan. Multivitamin ini sebaiknya dikonsumsi pada waktu yang sama setiap hari secara rutin untuk menghindari terlupanya konsumsi obat.

Efek Samping

Efek samping yang mungkin terjadi setelah penggunaan multivitamin ini adalah sembelit, diare putih, dan gangguan perut. Efek samping ini umumnya bersifat sementara dan dapat hilang saat tubuh melakukan adaptasi terhadap konsumsi obat. Apabila terdapat gejala yang memburuk, maka segera konsultasikan terhadap dokter atau apoteker.

Apabila dokter meresepkan obat ini, berarti dokter telah mempertimbangkan manfaat yang ada lebih tinggi dibandingkan dengan risiko efek samping yang mungkin terjadi. Umumnya, efek samping yang timbul tidak bersifat serius.

Reaksi alergi yang sangat serius sangatlah jarang terjadi. Namun, apabila terjadi gejala alergi serius seperti ruam, gatal atau bengkak (khususnya pada wajah, lidah, atau tenggorokan), gejala pusing yang parah, dan kesulitan bernapas, segera hubungi dokter dan konsultasikan dengan dokter. Alangkah lebih baik apabila pengobatan dihentikan sementara waktu.

Namun, akibat kelebihan multivitamin adalah timbulnya berbagai gangguan kesehatan yang mengancam kesehatan.

Perhatian Khusus

  • Sebelum mengonsumsi obat, sebaiknya konsultasikan dengan dokter atau apoteker apabila memiliki alergi terhadap berbagai bahan tambahan yang terkandung di dalam obat. Produk ini mengandung berbagai bahan non aktif yang dapat menyebabkan reaksi alergi atau masalah lain.
  • Sebelum mengonsumsi obat ini, beritahukan kepada dokter atau apoteker terkait dengan riwayat penyakit, khususnya riwayat penggunaan alkohol, gangguan hepatik, dan gangguan lambung (seperti ulkus dan kolitis).
  • Hati-hati saat diberikan kepada wanita hamil.
  • Selain itu, obat ini dapat menembus kelenjar susu pada payudara ibu. Konsultasikan dengan dokter sebelum menyusui anak.

Interaksi Obat

Interaksi obat dapat mempengaruhi bagaimana obat bekerja atau bahkan dapat meningkatkan risiko efek samping yang serius. Sebelum mengonsumsi obat ini, konsultasikan dengan dokter atau apoteker terkait dengan seluruh obat herbal atau non resep yang mungkin digunakan, khususnya suplemen atau vitamin.

Apabila mengonsumsi multivitamin yang mengandung zat besi, hindari konsumsi obat bersamaan dengan antasida, bifosfonat (alendronat), levodopa, obat tiroid (levotiroksin), atau antibiotik lain (tetrasiklin, kuinolon seperti siprofloksasin). Konsultasikan dengan dokter atau apoteker terkait jarak penggunaan antar obat untuk menghindari interaksi obat yang terjadi.