Casodex – Fungsi – Obat Apa – Dosis dan Efek Samping

√ Verified Pass quality & scientific checked by advisor, read our quality control guidelance for more info

Casodex merupakan jenis obat yang biasa digunakan untuk perawatan pengobayan berbagai jenis penyakit, diantaranya pada penyakit jerawat yang biasa dialami oleh wnaita, penyakit kanker prostat, penyakit hirsutisme pada wanita, terapi pergantian hormon dan juga kondisi lainnya yang dialami oleh pasien. adapun zat aktif yang terkandung di dalam obat ini adalah Astrazeneca.

Fungsi obat

  • Terapi pergantian hormon pada wanita transgender
  • Pubertas prekoks laki-laki
  • Jerawat yang terjadi pada wanita
  • Penyakit kanker prostat

Komposisi obat

Astrazeneca

Hal- hal yang perlu diperhatikan sebelum menggunakan obat casodex

  1. Sebaiknya lkaukan konsultasi terlebih dhaulu sebelum pasien berniat menggunakan obat ini. hal ini juga dilakukan agar pasien emndapatkan manfaat obat yang lebih jelas.
  2. Untuk lebih berhati-hati dalam menggunakan obat ini pada apsien yang mmeiliki penyakit diabetes.
  3. Sebaiknya saat paisen menggunakan obat ini menghindari terkena sinar matahari
  4. Simpan obat pada suhu ruang dan jauhkan dari terkena sinar matahari secara langsung.
  5. Untuk lebih berhati-hati pada pasien yang memiliki riwayat penyakit gangguan fungsi hati.
  6. Jauhkan obat dari jangkauan anak-anak dan juga hewan peliharaan
  7. Jangan mengehntikan pengobatan  secara tiba-tiba, sebaiknya anda melakukan konsultasi terlebih dahulu pada dokter
  8. Untuk lebih berhati-hati pada pasien yang memiliki riwayat penyakit gejala gagal ginjal
  9. Obat ini dapat menyebbakan kantuk, sebaiknya apsien jangan mengemudikan kendaraan atau jangan mengoprasikan mesin yang membutuhkan konsentrasi khusus.
  10. Jangan membuang obat yang sudah tidak digunkaan ke dalam toilet, karena akan emngkontaminasi lingkungan. sebaiknya lakukan konsultais terlebih dhaulu, agar pasien mendapatkan informasi mengenai cara membuang obat yang baik dan benar
  11. Saat menggunakan obat ini sebaiknya pasien harus lebih rajin monitor glukosa darah.

Interaksi obat

Interaksi obat biasanya akan etrjadi apabila pasien memiliki kondiis kesehatan yang dapat mempengaruhi kinerja obat. atau juga saat pasien menggunakan obat-obatan yang dapat mempengaruhi kerja obat. untuk itu saat konsultais sebaiknya beritahu dokter mengenai jenis obat yang digunakan pasien dan juga kondisi kesehatan yang dialami oleh pasien. berikut daftar obat yang dapat bErinteraksi dnegan obat casodex:

  1. Obat warfarin
  2. Obat midazolam
  3. Obat Atorvastatin
  4. other CYP3A4 substrates

Dosis obat

Untuk dosis obat biasanya akan disesuaikan dengan jenis penyakit pasien, tingkat keparahan dan juga usia pada pasien, untuk itu sebaiknya saat menggunakan obat ini disesuaikan dnegan resep anjuran dokter maupun yang tertera di dalam kemasan obat. berikut dosis obat casadox ini sbeaiknya digunakan 1 kali dalam sehari. untuk perawatan awal bisa dipakai selama 3 hari. setelah itu sebaiknya pasien lakukan konsultais pada dokter.

Efek samping

Efek samping dapat terjadi akibat dari penggunaan obat yang tidak sesuai dnegan anjuran dan juga saran dari dokter. untuk itu sebaiknya pasien melakukan konsultasi telebih dahulu untuk meminimalisir efek samping yang akan terjadi nantinya. data yang disebutkan memang bukan data komperensif meski jarang ditemukan namun apabila terjaid dapat menimbulkan resiko. berikut daftar efek samping yang mungkin terjadi:

  1. Efek smaping gejala diare
  2. Efek smaping mual
  3. Efek samping hipertensi
  4. Efek samping gangguan tidur
  5. Efek samping perut kembung
  6. Efek samping edema prifer
  7. Efek samping berat badan naik
  8. Efek samping rasa sakit

Kontraindikasi

  • Jangan memberikan obat ini pada pasien yang memiliki hipersensitifitas terhadap kandungan yang terdapat di dalam obat.
  • Obat ini kontraindikasi pada apsien yang sedang hamil. sebaiknya lakukan konsultais pada dokter
  • Jangan menggunakan obat bersamaan dengan alkohol karena dapat menimbulkan resiko yang tidak diinginkan
  • Obat ini kontraindikasi pada pasien yang sedang hamil.
fbWhatsappTwitterLinkedIn