Beniazide – Fungsi – Obat Apa – Dosis Dan Efek Samping

345

Beniazide adalah salah satu jenis obat yang mampu membantu mengobati pencegahan penyakit tbc pulmonal dan ekstrapulmonal secara maksimal hingga dapat disembuhkan dengan sempurna. Obat ini diproduksi oleh Rocella Laboratories dan masuk ke dalam golongan obat yang hanya bisa didapatkan menggunakan resep dari dokter saja.

Kandungan Beniazide

Beniazide mengandung dua buah zat aktif dengan nama Isonicotine hydrazine sebanyak 400 mg dan pyridoxine hydrochloride sebanyak 10 mg. Kedua obat tersebut memang biasa difungsikan sebagai obat yang mampu memabntu mengobati dan menyembuhkan penyakit Tuberkulosis dengan baik dan sering dianjurkan oleh banyak dokter apabila menemukan penderita dengan kasus serupa.

Fungsi Beniazide

Beniazide memiliki fungsi atau indikasi untuk membantu mengobati beberapa jenis peyakit atau kondisi dibawah ini:

  • Dapat digunakan untuk menyembuhkan penyakit tuberkulosis pulmonal
  • Digunakan untuk membantu mengobati penyakit tuverkulosis ekstrapulmonal

Dosis Penggunaan Beniazide

Dalam menggunakan Beniazide, terdapat beberapa jenis atau alternatif penggunaan yang bisa diterapkan dan disesuaikan dengan kondisi penderitanya. Macam dosis penggunaan Beniazide diantaranya:

  • Untuk pengguna usia dewasa, dapat diberikan sebanyak 400 mg setiap harinya
  • Untuk pengguna usia anak, dpat diberikan sebanyak 10 hingga 20 mg per kilogram berat badan anak setia harinya dengan dosis maksimal adalah 400 mg per harinya.
  • Obat dapat diberikan 1 jam sebelum makan atau 2 jam setelah makan
  • Obat juga dapat diberikan bersamaan dengan makanan dengan tujuan untuk mengurangi rasa tidak nyaman yang dirasakan pengguna pada are gastrointestinal

Efek Samping Beniazide

Seperti obat lainnya, Beniazide juga mampu menimbulkan efek samping bagi beberapa penderitanya. Penderita yang mengonsumsi Beniazide akan mengalami salah satu maupun beberapa efek samping dari Beniazide. Berikut dibawah ini macam efek samping Beniazide:

  • Pengguna dapat mengalami mual dan muntah
  • Pengguna dimungkinkan merasakan rasa tidak nyaman di area epigastrium
  • Pengguna dapat mengalami reaksi hati
  • Pengguna dapat mengalami reaksi hematologi
  • Pengguna dapat mengalami reaksi metabolik serta endokrin
  • Pengguna dimungkinkan mengalami Lupus Eritematosus Sistemik
  • Pengguna dimungkinkan menalami sindrom reumatik
  • Penggunadapat merasakan efek neroktoksik seperti neuropati perifer

Kontraindikasi Beniazide

Saat akan atau sedang menggunakan Beniazide terdapat beberapa jenis kondisi yang harus diketahui sehingga dapat dihindari adanya kontraindikasi. Macam-macam kondisi yang mampu memunculkan kontraindikasi diantaranya:

  • Tidak diperkenankan untuk diberikan kepada pengguna yang memiliki hipersensitivitas atau alergi terhadap obat ini dan bahan penyusunnya
  • Tidak diperbolehkan diberikan kepada pengguna yang memiliki penyakit hati parah seperti sirosis hati yang disebabkan oleh obat

Hal-hal Yang Harus Diperhatikan

Dalam mengonsumsi Beniazide, terdapat beberapa hal yang harus diperhatikan dengan baik dan jeli. Berikut dibawah ini macam-macam hal yang harus diperhatikan saat mengonsumsi Beniazide:

  • Jauhkan Beniazide dari jangkauan anak, balita dan hewan peliharaan
  • Simpan Beniazide di suhu ruangan yang sesuai sekitar 5 hingga 30 derajat celsius
  • Jauhkan Beniazide dari paparan sinar matahari secara langsung
  • Simpan Beniazide di tempat yang kering, sejuk dan tidak lembab.
  • Tidak diperkenankan untuk menggandakan dosis penggunaan Beniazide tanpa sepengetahuan atau ijin dari dokter atau tenaga ahli medis lainnya.
  • Tidak diperkenankan mengonsumsi minuman alkohol selama menggunakan Beniazide
  • Perhatikan penggunaan Beniazide untuk penderita diabetes
  • Pada penderita gangguan fungsi ginjal atau penyakit ginjal, penggunaan Beniazide mampu menimbulkan tendensi kejang
  • Lakukan pemeriksaan mata sebelum pengguna memulai menggunakan Beniazide

Beniazide Untuk Wanita Hamil

Penggunaan Beniazide untuk wanita yang sedang hamil atau menyusui tidak diperkenankan karena diketahui mampu memberikan efek yang membahayakan bagi ibu hamil, janin atau bahkan bayi yang sedang disusui. Maka dari itu penggunaan Beniazide harus diperhatikan secara ketat dan juga dibatasi.