Antalgin Indofarma – Fungsi – Obat Apa – Dosis Dan Efek Samping

1435

Antalgin Indofarma adalah obat pereda nyeri dan pereda demam yang terdapat dalam jenis NSAID atau Non Steroidal Anti Inflamatory Drugs. Obat ini mengandung pereda nyeri dan penghambat terjadinya pembengkakan. Antalgin Indofarma diproduksi oleh PT Indofarma dalam kemasan Dus yang berisi 10 strip dengan 10 tablet di tiap strip.

Kandungan Antalgin Indofarma

Tiap tablet mengandung antalgin 500mg

Fungsi Antalgin Indofarma

Fungsi utama Antalgin Indofarma adalah:

  • Sebagai analgesik atau penghilang rasa sakit dan nyeri seperti sakit kepala maupun sakit gigi.
  • menurunkan panas.
  • Menghambat terjadinya pembengkakan.
  • Mengatasi kolik (Nyeri luar biasa dkarenakan tersumbatnya salah satu saluran dalam rongga perut).
  • Perawatan sakit setelah operasi utamanya untuk mengurangi rasa sakit pada luka bekas operasi.

Antalgin bekerja dengan mengurangi sensitivitas saraf reseptor rasa nyeri. Selain itu antalgin juga dapat menurunkan demam dengan memberi efek langsung ke pusat pengatur suhu tubuh. Hal ini menyebabkan tubuh tidak lagi merasakan nyeri atau setidaknya terkurangi rasa nyeri yang dirasakan oleh tubuh.

Antalgin Indofarma bekerja pada saraf pusat dengan cara menekan terjadinya sintesa neurotransmitter yang dapat menyebabkan munculnya rasa nyeri dan demam. Dengan dihambatnya sintesa neurotransmitter tersebut maka otak tidak lagi menerima adanya rasa nyeri ataupun demam.

Tiga efek utama dari Antalgin Indofarma adalah sebagai analgesik atau pengurang rasa sakit atau nyeri, antipiretik atau pereda demam dan anti-inflamasi yang dapat mengendalikan dan mengurangi pembengkakan. Antalgin bersifat larut dalam air dan mudah diserap oleh tubuh.

Dosis Penggunaan Antalgin Indofarma

  • Dosis dan Cara Penggunaan :
  • Melalui mulut ( per oral )
  • Dewasa : sehari 3 kali 1 tablet

Efek Samping Antalgin Indofarma

  1. Gejala kepekaan yang manifestasinya kelainan pada kulit.
  2. Penggunaan Antagin dalam jangka panjang dapat menyebabkan agranulositosis atau berkurangnya jumlah sel darah putih yang ada dalam darah.
  3. Penderita yang pernah mengalami gangguan pembentukan darah / kelainan darahharus berhati hati dalam menggunakan obat ini.

Kontraindikasi Antalgin Indofarma

  • Pada penderita yang menderita gejala seperti ciri ciri alergi alergi terhadap derivat pirazolon. Penderita yang hipersensitif terhadap obat jenis ini.
  • Bayi yang berumur 3 bulan pertama atau dengan berat badan dibawah 5 kg.
  • Wanita hamil terutama 3 bulan pertama dan 6 minggu terakhir.
  • Penderita dengan tekanan darah < 100mmHg
  • Penderita yang memiliki riwayat alergi tehadap obat obatan golongan NSAID tidak boleh mengkonsumsi obat ini.
  • Penderita yang sedang menggunakan heparin atau biasa disebut obat pengencer darah harus lebih hati hati  karena Antalgin sendiri juga mengandung pengencer darah.

Hal-hal yang perlu diperhatikan

  • Obat ini termasuk golongan obat keras sehingga pemakaiannya memerlukan pengawasan dan resep dari dokter.
  • Pemakaian dalam jangka panjang dapat menyebabkan agranulositosis atau pengurangan jumlah sel darah putih dalam darah maka sebaiknya tidak digunakan terus menerus dalam jangka panjang. Mungkin bisa diimbangi dengan mengkonsumsi makan penambah sel darah putih.
  • Sebagai penurun panas, antalgin hanya berkerja sekitar dua jam, oleh karena itu sangat dianjurkan jika untuk menurunkan panas lebih baik dengan memperbanyak air minum dan menggunakan beberapa cara menurunkan panas dengan kompres guna mengurangi penggunaan obat jenis ini.
  • Simpan pada suhu 25-30oC (suhu normal)
  • Meski sudah ada aturan pemakaian, ada baiknya digunakan sesuai dengan resep dokter. Hal ini karena penggunaan dosis akan mungkin berbeda pada kondisi penderita yang berbeda
  • Tidak diperkenankan merubah dosis yang telah diberikan oleh dokter. Jika terlewat waktu meminum obat ini dan sudah mendekati waktu selanjutnya untuk meminum obat maka harus diminum seperti biasa tanpa mengganti waktu yang terlewat.
  • Pada dasarnya, secara alami suhu tubuh terkadang meningkat saat tubuh sedang melawan infeksi, jadi jika suhu tubuh meningkat masih dalam batas suhu tubuh normal manusia (37,5o-38oC) usahakan untuk tidak serta merta mengkonsumsi obat ini. Namun jika suhu tubuh sudah diatas 38oC maka segera berikan obat penurun panas baik itu obat penurun panas kimia maupun obat tradisional penurun panas.