Anhissen – Fungsi Obat – Obat Apa – Dosis Dan Efek Samping

√ Verified Pass quality & scientific checked by advisor, read our quality control guidelance for more info

Anhissen merupakan obat yang dikenal sebagai obat anti alergi atau anti histamin. Obat anhissen ini diproduksi oleh sunthi sepuri, yang diproduksi ke dalam dua sediaan yang berbeda yaitu tablet dan syrup. Obat anhissen tablet mengandung zat aktif loratadine sebanyak 10mg dalam setiap tabletnya, dan 5mg loratadine dalam setiap 5ml syrup. Dokter atau apoteker biasa menggunakannya untuk mengurangi efek alergi seperti gatal-gatal atau muncul ruam.

Berikut ini beberapa ulasan indikasi dari obat anhissen:

  1. Mengurangi gejala-gejala alergi seperti gatal-gatal atau dikenal juga dengan sebutan urtikaria. Obat ini dapat menyembuhkan urtikaria dari yang sedang hingga kronis, juga dapat menyembuhkan alergi kulit lainnya.
  2. Untuk mengobati gejala rhinitis alergi atau yang sering dikenal dengan sebutan hay fever, gejala-gejala rhinitis alergi antara lain: mata seperti terbakar, sakit kepala, hidung berair, dan rasa gatal pada bagian tubuh tertentu.
  3. Obat anhissen juga berfungsi untuk mengurangi rasa gatal akibat penyakit kimura.

Zat Aktif Pada Obat Anhissen

Zat aktif yang terkandung dalam obat anhissen adalah loratadine. Loratadine masuk ke dalam golongan obat antihistamin trisiklik, yaitu loratadine bertindak sebagai inverse agonis selektif histamin perifer H-1 reseptor. 

Secara alamiah histamin dalam tubuh manusia sudah ada, dan akan bereaksi ketika terjadi suatu hal yang dianggapnya tidak baik, reaksi yang terjadi salah satunya gatal-gatal yang akan disebut alergi nantinya. Maka loratadine memiliki cara kerja menghentikan efek histamin pada tubuh manusia, untuk mengurangi efek alergi yang akan terjadi pada suatu individu.

Dosis Konsumsi Obat Anhissen

Setiap obat sudah memiliki dosisnya masing-masing, oleh karena itu jangan menentukan dosis minum sendiri, tanyakan pada ahlinya seperti dokter dan apoteker. Hal ini untuk mencegah over dosis dan ketergantungan terhadap obat tertentu. Sebagaimana obat lainnya obat anhissen juga sudah memiliki ketentuan dosisnya sendiri, dosis yang wajar yang sudah ditentukan agar obat anhissen bekerja secara efektif adalah sebagai berikut:

  • Dosis wajar bagi anak usia diatas 12tahun sampai orang dewasa yaitu 10mg sebanyak satu kali sehari.
  • Dosis wajar bagi anak usia 6-12 tahun adalah 10mg satu kali sehari
  • Dosis wajar bagi anak usia 2-5 tahun yaitu 5mg sekali sehari

Efek Samping Konsumsi Obat Anhissen

Biasanya beberapa obat akan memiliki reaksi yang berbeda-beda bagi setiap individu. Dan efek samping yang mungkin terjadi pada satu individu tidak akan terjadi pada individu lainnya. Hal ini bisa dipengaruhi oleh kondisi tubuh pengguna obat tersebut. Berikut ini merupakan efek samping yang mungkin terjadi saat mengkonsumsi obat anhissen:

  1. Mengalami sakit kepala.
  2. Pada sebagian orang akan mengalami retensi urin, atau sulit buang air kecil.
  3. Mengalami gangguan pencernaan seperti muntah-muntah, mual hingga diare.
  4. Pada sebagian lainnya mengalami pandangan mata yang kabur.
  5. Yang sangat jarang sekali terjadi adalah pengguna mengalami sedasi dan retardasi psikomotor.
  6. Mengalami kram perut.

Kontraindikasi Obat Anhissen

Kontraindikasi saat konsumsi anhissen bisa terjadi karena kesehatan tubuh pengguna atau mungkin riwayat penyakit pengguna obat anhissen, berikut ini beberapa kontraindikasi yang mungkin terjadi, antara lain:

  • Jangan mengkonsumsi atau memberikan obat ini jika memiliki riwayat hipersensitif atau alergi berat. Terutama alergi terhadap zat aktif yang terkandung dalam obat anhissen ini. Ataupun memiliki riwayat alergi terhadap obat yang masuk ke dalam golongan antihistamin atau yang mengandung zat aktif loratadine.
  • Dan hindari penggunaan obat anhissen pada konidisi neonatal atau bayi prematur. Dan hidari konsumsi obat anhissen ini bagi penderita penyakit asma.

Interaksi Obat Anhissen

Dalam dunia kedokteran ada obat yang bisa memberikan efektifitas tinggi jika dikonsumsi bersamaan dengan obat lain, bisa juga sebaliknya. Oleh karenanya berikut ini beberapa obat yang dapat berinteraksi dengan baik dengan obat anhissen:

  1. Kethoconazole
  2. Erythromycin
  3. Fluoxetenine
  4. Clarythromycin
  5. Cymetidine
  6. Furanocoumarin
  7. Amprenavir

Peringatan Dan Cara Pakai Obat Anhissen

Berikut ini beberapa hal yang harus diketahui saat anda menggunakan obat anhissen:

  1. Jangan memberikan obat anhissen kepada penderita penyakit asma.
  2. Jangan memberikan obat anhissen ini kepada orang lain sekalipun anda mengetahui orang tersebut memiliki gejala yang sama dengan yang anda rasakan, lebih baik sarankan orang tersebut untuk berkonsultasi dengan dokter, karena kondisi kesehatan tubuh setiap individu berbesa-beda.
  3. Jangan mengkonsumsi obat anhissen bersamaan dengan alcohol, karena mengkonsumsi obat anhissen bersamaan dengan alcohol akan meningkatkan resiko sedasi obat anhissen ini pada tubuh pengguna.
  4. Jangan membuang obat ini ke dalam toilet, karena hal ini dapat beresiko merusak lingkungan.
  5. Sebutkan obat-obatan yang saat ini sedang anda konsumsi, baik obat herbal maupun hanya suplemen atau vitamin. Karena sebagian obat mungkin akan merusak kinerja zat aktif di dalam tubuh pengguna, atau bahkan lebih buruknya dapat memberian efek obat yang bertolak belakang dari fungsi yang seharusnya.
  6. Obat anhissen ini dapat diberikan dengan makanan atau sebelum makan. Namun lebih baik konsumsi obat anhissen ini setelah makan, untuk menghindari efek samping gangguan pencernaan.
  7. Gejala-gejala alergi yang mungkin dapat dikurangi atau dihentikan dengan mengkonsumsi obat anhissen ini antara lain, hidung berair, mata terasa terbakar, iritasi pada mata, kulit gatal dan muncul ruam, hidung gatal dan bersin-bersin.
  8. Sebaiknya periksakan kesehatan tubuh anda terlebih dahulu sebelum mengkonsumsi obat anhissen ini, untuk menghindari efek alergi atau mungkin penyakit lain yang memiliki kontraindikasi dengan obat anhissen.
  9. Jika anda akan melakukan pemeriksaan tes alergi, sebaiknya tidak mengkonsumsi obat anhissen ini selama dua hari terakhir, karena biasanya mengkonsumsi obat anhissen dalam pemeriksaan alergi akan mempengaruhi hasilnya.
  10. Jangan memberikan mengkonsumsi obat ini jika memiliki riwayat penyakit gangguan hati, Karena obat ini dapat memberikan efek yang lebih buruk bagi penderita penyakit gangguan hati.
  11. Selalu konsultasikan dengan dokter yang menangani anda mengenai perkembangan dan perubahan apa saja yang mungkin anda alami saat mengkonsumsi obat anhissen. Jika menemukan ciri-ciri alegri lainnya pada saat mengkonsumsi obat anhissen, maka segera hentikan pemakaian dan segera hubungi dokter yang menangani anda untuk mendapatkan penanganan yang lebih lanjut.
  12. Simpan obat anhissen di tempat yang sejuk dan kering, jangan sampai terpapar sinar matahari langsung karena hal ini dapat menyebakan kerusakan pada zat aktif yang terkandung di dalam obat anhissen. Jangan memasukan obat anhissen ke dalam lemari es, Karena hal ini juga dapat merusak zat aktif yang terdapat di dalam obat anhissen.
  13. Jangan berikan obat ini pada anak usia di bawah dua tahun.
  14. Jika muncul rasa kantuk dan sakit kepala saat mengkonsumsi obat anhissen ini lebih baik jangan mengendarai atau menggunakan mesin sendiri, karena hal ini dapat membahayakan diri anda.
  15. Jangan mengkonsumsi double dosis jika anda melupakan jadwal minum obat anhissen ini, jika lupa segeralah minum obat anhissen ini, namun jika mendekati dengan jadwal selanjutnya maka lebih baik jangan di konsumsi, lewatkan saja, konsumsi di jam berikutnya saja.
fbWhatsappTwitterLinkedIn