5 Efek Samping Beras Merah, Dibalik Segudang Manfaatnya

Pada kenyataannya beras merah banyak memiliki manfaat baik bagi kesehatan tubuh karena rendah kalori dan tidak mengandung gula berlebih yang tetap bisa dikonsumsi pada penderita diabetes.  Namun ada faktor kebiasaan dan gaya hidup tertentu yang menyebabkan manfaat positif dari beras merah menjadi hilang.

Efek samping beras merah

Salah satu keuntungan dari beras merah adalah dapat menjadi tips mudah untuk  cara diet cepat dengan beras merah paling menyehatkan yang bisa dikonsumsi segala usia. Nmaun jika dikonsumsi secara sembarangan dan tidak sesuai dengan anjuran ahli gizi atau prosedur 4 sehat 5 sempurna maka dapat menimbulkna beberapa masalah sebagai berikut:

1.Gangguan pencernaan lambung

Beras merah memgandung asam fiktat dan senyawa lektin yang jika dikonsumsi secara berlebihan, Setiap hari dan jangka panjang maka akan muncul efek samping beras merah berupa gangguan penyerapan zat zat mineral dalam tubuh. Asam fiktat dan lektin dapat mempersulit protein untuk dicerna oleh tubuh sehingga mengganggu kinerja sistem pencernaan termasuk gangguan pencernaan lambung pada manusia yang diawali dengan adanya luka dan peradangan .

2. Gangguan mental

Di dalam beras merah juga terkandung zat Leaky gut syndrome yang dapat menyebabkan jaringan usus rusak dan mengganggu kelancaran aliran darah  sehingga memudahkan bakteri atau mikroba lain untuk mengurai dan meningkatkan resiko munculnya gangguan pada  saraf , Pembuluh darah serta jaringan otak yang mengacu pada kelainan mental. Mengkonsumsi beras merah secara bijak dan tidak setiap hari merupakan solusi terbaik agar terhindar dari efek samping beras merah yang mengganggu kesehatan jaringan seputar pencernaan.

3.Reaksi alergi

Beras merah yang tidak dicuci bersih dapat menimbulkan efek samping beras merah dalam bentuk reaksi alergi. Kondisi mudah terjadi pada siapa saja  karena beras merah bisa saja telah terkontiminasi oleh kotoran dan urine dari beberapa hewan misalnya tikus, Cecurut, Kecoa, Lipan dan sebagainya, Dimana kotorannya mengandung bakteri atau virus yang beresiko mengganggu jaringan dalam bentuk reaksi alergi.  Salah satu ciri ciri alergi yang perlu di waspadai adalah Misalnya ruam kemerahan yang gatal.

4. Badan kurus

Beras merah rendah kalori, Rendah lemak  dan memiliki karbohidrat yang huruk tetapi mampu menekan rasa lapar lebih lama sehingga menyebabkan seseorang kehilangan selera untuk makan makanan jenis lain yang lebih bergizi. Jika dikonsumsi terus menerus tanpa di imbangi gizi yang seimbang maka dapat menyebabkan tubuh kekurangan gizi dan menyebabkan munculnya efek samping beras merah berupa berat badan yang terus menurun.

Dari pada beras putih ternyata Komposisi didalam beras merah dapat cepat rusak dan tidak mampu bertahan dengan kualitas terbaiknya terhadap serangan iklim yang berubah ubah . Kondisi ini dapat merubah beras merah memiliki kadar gizi yang  semakin menurun dan tubuh lebih cepat menjadi mudah lemas dan kurus.

5. Mengandung timbal, Arsenik dan kadmium

Beras merah dapat mengandung zat zat berbahaya seperti  Timbal, Arsenik atau kadmium saat penyimpananya berhubungan langsung dengan kondisi kurang baik, tempat yang kotor, Dibiarkan terlalu lama di lantai, Tanah,  Berada pada tingkat udara yang penuh dengan radikal bebas dan kelembaban ruangan yang berubah ubah. Dampak bahaya keracunan timbal bagi kesehatan tubuh manusia sama besarnya dengan zat arsenik atau kadmium yang ada pada kepulan asap rokok dan asap hitam kendaraan.

Membersihkan beras merah dengan prosedur yang tidak tepat dapat memicu munculnya efek samping beras merah yaitu menyebabkan zat Timbal, Arsenik atau zat kadmium yang melekat pada beras merah tidak sepenuhnya terangkat dan terbuang melalui pembilasan . Hal ini berbahaya karena dipastikan akan mencederai dinding saluran usus dan memicu ganggguan pencernaan.


Cara mengurangi dampak buruk beras merah

  • Tidak mengkonsumsi beras merah setiap hari dalam jumlah yang berlebihan, Imbangi dengan gizi dari makanan lain agar manfaat beras merah tetap dalam kondisi yang terbaik bagi kesehatan tubuh.
  • Tidak di anjurkan membuat menu masakan nasi goreng menggunakan beras merah karena dapat meningkatkan kerusakan zat karbohidrat yang ada didalamnya.
  • Mencuci beras merah sebelum dimasak dengan teliti dan berulangkali dengan air yang mengalir (Dari pancuran atau ledeng). Mencuci beras dengan terburu buru atau hanya dengan sekali bilas saja beresiko menyebabkan munculnya efek samping beras merah akibat zat zat kimia berbahaya atau bakteri hasil dari kotoran hewan pengerat yang sebelumnya melekat tidak seutuhnya terangkat.

,

Follow Halosehat

ig-halosehatgroup

Oleh :
Kategori : Makanan Berbahaya