Ketahui 5 Efek Makan Daging Setiap Hari Yang Mematikan

Daging merah adalah salah satu lauk yang disarankan untuk dikonsumsi sebagai sumber protein hewani. Selain protein hewani, kebutuhan nutrisi manusia berdasarkan akg resmi juga meliputi lemak, omega 3, zat besi, dan vitamin B kompleks juga dapat bersumber dari daging merah ini. Rasanya yang khas dan dapat diolah menjadi berbagai macam masakan menjadikan daging merah salah satu primadona dalam dunia kuliner. Tidak segan-segan para ibu rumah tangga pun memilih daging sebagai salah satu lauk wajib dalam setiap menu makan keluarganya. Di balik manfaat dan kandungan nutrisi yang ada dalam daging, sempatkah terpikir dalam benak kita mengenai keamanan konsumsi daging ini dalam setiap menu makan kita? Berikut adalah beberapa efek negatif yang dapat timbul dalam tubuh kita akibat makan daging setiap hari:

1. Gangguan Jantung

Penyakit jantung menjadi ancaman bagi para penikmat daging dalam setiap menu makannya. Daging merah mengandung senyawa karnitin yang dapat menyebabkan pengerasan pembuluh darah. Gangguan pada jantung ini dipengaruhi juga oleh peningkatan kadar kolesterol yang tinggi dalam tubuh sehingga menyebabkan adanya penyumbatan pembuluh darah. Dan pengerasan pembuluh darah inilah yang berperan dalam munculnya beberapa jenis-jenis penyakit jantung. Beberapa penyakit jantung yang dapat muncul yaitu penyakit jantung koroner, aritmia, gagal jantung, kardiomiopati, dan serangan jantung.

2. Rentan Terkena Kanker

Konsumsi daging merah juga dapat meningkatkan resiko terjadinya kanker usus besar dan kanker payudara. Kanker usus besar sendiri terjadi ketika adanya peningkatan pertumbuhan lesi di dalam usus besar. Pertumbuhan lesi ini dipengaruhi oleh bahan nitrosamine yang muncul ketika daging dimasak terlalu lama. Sedangkan kanker payudara terjadi karena adanya ketidakseimbangan hormon dalam tubuh akibat terlalu sering mengkonsumsi daging. Perubahan hormon yang tidak seimbang ini dapat memicu pertumbuhan sel kanker payudara. Bahkan berdasarkan penelitian, perubahan hormon ini dapat dipicu hanya dengan mengkonsumsi daging 3 kali dalam seminggu. Potensi kanker ini akan lebih meningkat jika kurangnya asupan makanan kaya serat yang masuk ke dalam tubuh selain daging.

3. Gangguan Pencernaan

Daging merah kerapkali dapat menumbuhkan bakteri Eschericia Coli secara alami, bisa karena penyimpanan atau pengolahan yang tidak tepat. Bakteri ini dapat menyebabkan gangguan pencernaan dalam tubuh misalnya sembelit dan diare. Gangguan pencernaan ini juga dipengaruhi oleh kurangnya kandungan serat dalam daging, baik daging merah ataupun daging ayam. Solusinya adalah selalu perhatikan cara mengolah daging dengan benar dan perkaya makanan yang mengandung serat tinggi untuk mencukupi kebutuhan serat dalam tubuh.

4. Naiknya Kolesterol

Kolesterol sebenarnya dibutuhkan oleh tubuh untuk proses pembakaran dalam menghasilkan energi. Namun kolesterol tinggi justru berdampak buruk bagi kesehatan tubuh. Fenomena kolesterol tinggi ini sudah sering terjadi dalam riwayat kesehatan masyarakat. Naiknya kolesterol dalam tubuh sendiri salah satunya dipengaruhi oleh konsumsi jaringan lemak yang biasanya ada beserta daging merah. Ketika konsumsi jaringan lemak ini terlalu banyak maka dapat menyebabkan penyumbatan pembuluh darah dan muncul resiko penyakit lainnya. Seseorang yang mempunyai kadar kolesterol tinggi akan merasakan beberapa gejala kolesterol tinggi seperti sakit kepala tegang, leher kaku, sering pusing, sering kesemutan, hingga mengalami mati rasa. Jika tidak ada penanganan serius, kolesterol tinggi akan memunculkan penyakit serius lain seperti stroke dan penyakit jantung.

5. Obesitas


Obesitas juga menjadi salah satu ancaman ketika mengkonsumsi daging setiap hari. Penumpukan lemak hewani akibat setiap hari makan daging akan menyebabkan terbentuknya jaringan lemak di semua bagian tubuh. Hal inilah yang menjadi penyebab obesitas. Obesitas sendiri ditandai dengan adanya peningkatan berat badan secara signifikan. Jika tidak ditangani dengan baik, obesitas ini akan sangat merugikan. Beberapa penyakit akan mudah muncul ketika seseorang mengalami obesitas, antara lain sakit jantung, kanker, diabetes, dan tekanan darah tinggi.

Konsumsi daging memang disarankan, akan tetapi mengkonsumsinya secara berlebihan justru sangat tidak dianjurkan. Terlebih ketika menu makan hanya berisi daging saja, tanpa adanya sayuran sebagai asupan sumber serat. Konsumsi daging secara bijak akan memberikan manfaat bagi kesehatan tubuh. Sebaliknya, konsumsi daging secara tidak beraturan justru akan menimbulkan berbagai resiko serius untuk kesehatan tubuh. Menjaga kesehatan berawal dari menjaga pola makan dan jenis makanan yang kita konsumsi.

, , ,
Post Date: Friday 03rd, November 2017 / 20:51 Oleh :
Kategori : Makanan Berbahaya