Belut Kolesterol Tinggi yang Perlu Diwaspadai!

√ Verified Pass quality & scientific checked by advisor, read our quality control guidelance for more info

Suka mengonsumsi belut? Ini adalah suatu hal wajar karena memang belut memiliki cita rasa yang luar biasa. Meskipun belut identik dengan citranya yang menjijikan, namun sebenarnya rasa yang dimiliki belut sangatlah nikmat. Belut atau monopterus albus ini merupakan salah satu hewan laut yang memiliki segudang kandungan manfaat bagi kesehatan tubuh. Di Indonesia sendiri, kita mengenal tiga jenis belut yang dapat dikonsumsi. Jenis tersebut adalah belut sawah, belut bermata satu serta belut rawa. Apabila ketiganya dibandingkan, maka belut sawah adalah jenis belut yang paling familiar serta banyak dikonsumsi oleh masyarakat. Habitat hidupnya yang dapat tinggal di sawah, rawa hingga kali ini seringkali dilirik sebagai peluang bisnis.

Belut Kolesterol Tinggi

belut kolesterolBelut sendiri mengandung energi yang cukup banyak, yakni totalnya sekitar 303 kilokalori/ 100 gram. Nilai energi ini bahkan dikatakan lebih tinggi dibandingkan dengan yang dimiliki oleh telur dan daging sapi. Namun apakah belut mengandung kolesterol tinggi? Sayang sekali jawabannya adalah iya. Mengonsumsi belut secara berlebihan dapat memicu peningkatan kolesterol LDL normal sedangkan kolesterol HDL normal semakin menurun secara signifikan. Peristiwa ini dapat memicu gejala hiperkolesterolemia atau tanda-tanda kolesterol tinggi. Apabila keadaan kolesterol tinggi tidak segera diatasi, hal ini dapat memicu timbulnya penyakit yang disebabkan oleh kolesterol tinggi. Beberapa penyakit akibat kelebihan kolesterol tersebut diantaranya adalah penyakit stroke serta penyakit jantung.

Meskipun memiliki kandungan kolesterol yang cukup tinggi, belut juuga memiliki kandungan zat yang baik bagi kesehatan tubuh Anda. Berikut ini adalah beberapa penjabaran dari manfaat kandungan tersebut, yakni:

  • Protein. Fakta menunjukkan bahwa belut memiliki kandungan protein yang jauh lebih tinggi dari telur dan juga setara dengan daging sapi. Yakni kisarannya adalah sekitar 18,4 g/ 100 gram. Maka dari itu, belut sangat cocok digunakan sebagai makanan sumber protein untuk semua usia.
  • Leusin. Di dalam belut juga ditemukan kandungan leusin yang berguna untuk melakukan perombakan serta pembentukan kembali protein otot.
  • Arginin. Tidak hanya leusin dan protein, danum di dalam belut juga ditemukan kandungan arginin atau asam amino non esensial. Arginin ini dapat mempengaruhi kinerja hormone pertumbuhan manusia atau dikenal juga dengan sebutan human growth hormone (HGH). HGH ini memiliki peran dalam membentuk kesehatan otot agar penumpukan lemak tubuh berkurang. Hasil uji laboratorium juga memberikan pemaparan bahwa arigin dapat membantu proses penghambatan bagi pertumbuhan sel-sel kanker payudara.
  • Zat Besi. Belut juga terkenal kaya akan zat besi. Di dalam satu buat belut dapat ditemukan zat besi sebanyak 20 mg / 100 gr. Kandungan ini bahkan jauh lebih besar dari yang dimiliki oleh telur maupun daging. Untuk penderita anemia, mengonsumsi belut sangatlah dianjurkan.
  • Fosfor. Kandungan lain yang terdapat di dalam belut adalah fosfor yang jumlahnya dua kali lebih banyak dari yang dimiliki oleh telur. Tanpa adanya fosfor, kalsium tidak dapat membentuk massa tulang. Maka dari itu konsumsi fosfor dan kalsium haruslah seimbang.
  • Kaya vitamin. Belut juga memiliki kandungan vitamin, lho! Beberapa vitamin tersebut diantaranya adalah vitamin A dan B. Vitamin A yang ditemukan di dalam belut sekitar 1.600 SI/ Kandungan ini baik untuk pemeliharaan sel epitel. Sedangkan kandungan vitamin B ini sangat berguna bagi kofaktor, yakni enzim yang berperan dalam proses metabolisme tubuh.

Demikianlah beberapa penjabaran belut kolesterol tinggi yang wajib Anda ketahui. Selamat mencoba dan semoga bermanfaat!

fbWhatsappTwitterLinkedIn

Add Comment

Your email address will not be published.

share pendapat, pengalaman, dan info anda mengenai topik ini, baca policy kami.