4 Bahaya Keripik Singkong, Jangan Anggap Enteng

Anda pasti mengetahui dengan makanan singkong ini. Singkong adalah salah satu jenis makanan yang kaya dengan karbohidrat. Oleh karena itu, makanan ini di beberapa tempat dijadikan sebagai makanan pokok untuk menggantikan nasi. Perlu anda ketahui asal muasal singkong ini berasal dari Brazil dan Paraguay. Singkong masuk ke tanah air dibawa oleh koloni Portugis dan semenjak tahun 1810-an singkong menjadi tanaman idola untuk dikomersilkan.

Namun, pada saat ini singkong mulai ditinggalkan dengan hadirnya makanan-makanan modern siap saji. Padahal manfaat singkong sendiri sangatlah banyak diantaranya sebagai sumber energi, sumber serat, sumber vitamin K, sumber vitamin B kompleks, sumber mineral, dan bebas gluten. Saat ini yang lagi beredar di masyarakat adalah makanan dari olahan singkong, salah satunya adalah keripik singkong. Untuk olahan makanan yang satu ini perlu anda waspadai. Di samping manfaat dari singkong murni sendiri, ternyata keripik singkong menyimpan bahaya yang siap mengancam kesehatan anda dan termasuk makanan yang berbahaya bagi penderita kolesterol.

Nah, artikel berikut akan membahas tentang 4 bahaya keriping singkong, jangan anggap enteng karena mengancam langsung pada kesehatan anda. Kesalahan pertama yang membuat bahaya dari singkong ini adalah proses pembuatannya menjadi keripik. Berikut ulasannya.

  1. Kandungan Nutrisi Menurun Drastis

Meskipun singkong sendiri dikategorikan dengan kandungan nutrisi dan karbohidrat yang tinggi dan bermanfaat untuk kesehatan, namun saat diolah menjadi keripiki justru hal ini malah membuat kandungan nutrisi yang dimiliki singkong menurun. Hal ini bisa terjadi karena proses pengolehan singkong digoreng menggunakan minyak panas demi menghasilkan rasa renyah. Proses inilah yang membuat singkong menjadi olahan makanan yang rendah dengan nutrisi. Nah, apabila ini anda biarkan, justru akan membuat tubuh anda tidak terpenuhi dengan nutrisi. Sehingga dampaknya adalah anda kekurangan nutrisi. Kondisi ini akan meningkatkan resiko berbagai penyakit masuk ke dalam tubuh anda. Dan anda harus melakukan pertolongan pertama keracunan makanan.

  1. Mengandung Karsinogen

Karsinogen merupakan jenis senyawa kimia yang membawa sifat racun. Perlu anda ketahui bahwa senyawa ini adalah kandungan yang dimiliki oleh makanan yang kaya dengan kandungan karbohidrat terutama pada umbi-umbian dan salah satunya adalah singkong. Pada proses pembuatan keripik singkong menggunakan minyak panas. Karbohidrat yang dipanaskan dengan suhu tinggi akan merubah zat itu menjadi racun yaitu karsinogen. Dan jika anda mengonsumsi keripik singkong dalam jumlah besar, maka akibatnya adalah racun karsinogen akan mengendap dalam tubuh anda. Sehingga memungkinkan racun tersebut akan berubah menjadi penyakit yang mematikan untuk kesehatan anda.


  1. Kadar Garam Tinggi

Keripik singkong memang lezat dengan tekstur renyah yang membuat makanan ini menjadi idola untuk cemilan mengisi waktu luang. Dalam proses pembuatan keripik singkong menjadi renyah, selain menggunakan minyak yang panas, juga menggunakan garam. Perlu anda ketahui, apabila manusia mengonsumsi garam dengan kadar berlebihan maka akan mengalammi masalah kesehatan seperti penyakit ginjal dan darah tinggi. Untuk kebutuhan normal garam dalam tubuh adalah 2,3 gram per hari. Keripik singkong per ons nya memiliki kandungan garam 180 mg. jika anda dalam satu haru mengonsumsi keripik singkong sebanyak tiga sampai empat bungkus dengan berat masing-masing satu ons, anda dapat menghitung sendiri kandungan garam yang masuk ke dalam tubuh anda. Dari keripik singkong ini saja anda sudah memasukkan kadar garam ke dalam tubuh anda secara berlebihan. Belum dari kadar garam yang dibawa makanan lain yang anda konsumsi. Dapat dipastikan hal ini akan meningkatkan resiko penyakit mematikan seperti penyakit jantug, ginjal, stroke dan lainnya mengancam kesehatan anda.

  1. Kandungan Lemak Trans dan Lemak Jenuh

Kelebihan rasa dari keripik singkong adalah rasanya yang renyah. Tekstur renyah didapatkan saat proses pembuatan melalui digoreng dengan minyak yang panas. Minyak panas dengan suhu tinggi ini menjadi penyebab dari keripik mengandung lemak trans dan lemak jenuh. Perlu anda ketahui bahwa kedua lemak ini akan meningkatkan kadar kolesterol tinggi jahat dalam tubuh anda meningkat drastis. Kondisi inilah yang akan meningkatkan kesehatan anda beresiko terserang penyakit jantung dan penyumbatan pembuluh darah.

Dalam sebuah penelitian mengatakan bahwa lemak trans dan lemak jenuh ternyata juga dapat memicu penyakit diabetes tipe 2 dan penyakit jantung. Hal ini dapat terjadi karena aliran darah menuju jantung atau sebaliknya tersumbat. Dalam 100 gram keripik singkong mengandung 1 – 2,5 gram lemak jenuh. Inilah yang akan mengancam kesehatan anda terserang berbagai penyakit mematikan. Saran kami adalah konsumsi keripik singkong sekedarnya saja. Meskipun memang saat mengonsumsi keripik singkong ini anda tidak ingin menghentikannya. Malah yang ada, ketika keripik singkong sudah habis, anda mencari stok lagi ke toko. Jika ini tetap anda lakukan, maka bersiaplah terserang penyakit mematikan.

 

 

, , , ,

Follow Halosehat

ig-halosehatgroup