8 Efek Samping Minum Air Kencing Sendiri Bagi Kesehatan

√ Verified Pass quality & scientific checked by advisor, read our quality control guidelance for more info

Air kencing atau urin merupakan air buangan dari kandung kencing (dalam tubuh) yang keluar melalui saluran kencing. Air kencing juga biasa disebut dengan air seni. Karena merupakan air buangan, tentu seperti yang kita yakini selama ini, air kencing bersifat kotor dan tentu bukan untuk dikonsumsi kembali.

Namun, sebagian kalangan di zaman dulu, ternyata biasa menggunakannya untuk tujuan pengobatan dengan meminum air kencing sendiri. Mereka melakukannya pada pagi hari, yaitu air kencing yang pertama kali keluar. Mereka meyakini air kencing dapat bermanfaat bagi kesehatan tubuh dan mengobati berbagai macam penyakit dari mulai penyakit ringan hingga berat seperti menyembuhkan jerawat, eksim, asma, dan asam urat.

Sementara itu, pada zaman sekarang biasanya meminum air kencing sendiri dilakukan dalam keadaan darurat apabila tidak terdapat air yang aman untuk diminum, misalnya dalam keadaan tenggelam atau terkatung-katung di lautan lepas, maupun saat tersesat di pedalaman hutan. Sebab meminum urin dipercaya dapat menggantikan dan mencegah kekurangan cairan tubuh sementara.

Walaupun dianggap memiliki khasiat yang baik bagi kesehatan, namun nyatanya air kencing juga memiliki efek samping. Berikut efek samping minum air kencing sendiri yang perlu kita ketahui.

1.  Menyebabkan Mual dan Muntah

Bagi orang yang baru akan memulai pengobatan menggunakan air kencing, harus sudah mempersiapkan diri sebab bau khas dari air kencing ini bisa mengundang rasa jijik dan dapat menyebabkan mual dan muntah. Terlebih kita tahu dari mana asalnya air tersebut. Apabila kita terus membayangkannya, tentu rasa mual tersebut akan berlangsung terus-menerus.

2.  Tidak Disarankan Bagi Penderita Penyakit Kelamin

Bagi orang yang menderita penyakit kelamin atau infeksi saluran kencing perlu menghindari terapi minum air kencing ini. Sebab dikhawatirkan akan menyebabkan adanya penyakit lain yang ditimbulkan dari bakteri yang terdapat di dalamnya.

3.  Kualitas Urin yang Buruk

Kualitas urin bergantung pada makanan atau minuman yang dikonsumsi, terutama bagi mereka yang sedang mengonsumsi beberapa jenis obat. Juga bagi orang yang merokok atau melakukan terapi kesehatan sebaiknya tidak meminum air kencing sendiri. Karena kurangnya bukti tentang manfaat air seni ini, wanita hamil disarankan untuk tidak mengonsumsinya. Kita juga harus menghindari minum air kencing dalam jumlah besar dan dalam  jangka waktu yang lama. Karena tentunya segala hal yang berlebihan memang tidak baik. Apalagi dalam hal ini adalah urin.

4.  Memperparah Infeksi Pencernaan

Efek samping minum air kencing sendiri berikutnya adalah memperparah infeksi pencernaan. Lambung yang sensitif dapat mengalami iritasi akibat meminum air kencing, dan meminunnya akan memperparah keadaan tersebut.

5.  Diare

Diare terjadi biasanya dikarenakan ada yang salah dengan apa yang kita makan atau minum. Salah satunya bisa karena adanya bakteri yang terkandung dalam makanan atau minuman. Nah, diare bisa terjadi juga ketika kita dengan sengaja meminum air kencing sendiri. Karena air kencing adalah hasil metabolisme tubuh yang mengeluarkan zat-zat yang tidak diperlukan oleh tubuh atau kelebihan-kelebihan zat maupun vitamin dan tentunya mengandung bakteri.

6.  Iritasi Kerongkongan

Kerongkongan biasa digunakan untuk jalur masuknya makanan dan minuman bisa saja mengalami radang atau iritasi apabila kita mencoba-coba meminum air kencing sendiri. Karena secara logis, kerongkongan tercipta untuk menelan makanan atau minuman yang bersih dan bergizi baik. Jadi saat kita mengonsumsi sesuatu yang dianggap aneh seperti air kencing, ditakutkan memberikan respons buruk terhadap kesehatan kerongkongan.

7.  Iritasi kulit

Mengonsumsi urin bukan ide bagus bagi pemilik kulit sensitif. Sebab hanya akan memperburuk masalah. Kulit yang terkena urin seperti bibir, mulut, atau tangan misalnya. Juga ketika seseorang disengat ubur-ubur, air kencing yang bersentuhan dengan luka sengatan justru akan bereaksi buruk dan menghasilkan racun yang akan menambah rasa sakit tersebut.

8.  Tidak Pantas Dikonsumsi

Dalam agama Islam, air seni bersifat najis yang kalau terkena kulit harus dibasuh dengan air wudhu terlebih dulu sebelum beribadah. Begitu juga apabila terkena pakaian, maka harus segera diganti dengan alasan yang sama. Selain dari sudut pandang agama, dari segi sopan santun pun mengonsumsi air seni merupakan hal yang masih tabu dan jarang dilakukan orang-orang. Alasannya tentu logis, karena air seni bersifat kotor dan bukan untuk dikonsumsi.

Para ahli, dokter, dan tenaga medis umumnya menyarankan agar kita lebih fokus pada pola makan yang baik dan seimbang, gaya hidup sehat, serta pengobatan yang sudah umum dilakukan dan terjamin khasiatnya. Walaupun urin dipercaya memiliki berbagai manfaat, namun masih belum ada penelitian yang mendukung manfaat meminum air kencing untuk kesehatan manusia sampai saat ini. Biasanya hanya berdasarkan pengalaman dan anggapan orang-orang zaman dulu. Pada akhirnya, keputusan untuk menjalani terapi ini ada di tangan Anda sendiri.

fbWhatsappTwitterLinkedIn