Home Featured Pele Sang Legenda Sepak Bola Kena Infeksi Saluran Kemih, Apa Penyebab dan Gejalanya?

Pele Sang Legenda Sepak Bola Kena Infeksi Saluran Kemih, Apa Penyebab dan Gejalanya?

by Erlita

Bagi para penggemar sepak bola khususnya, nama Pele pasti sudah tak asing lagi, ya dialah sang legenda sepak bola asal Brasil yang kini berusia 78 tahun. Walau telah pensiun, publik masih sangat memerhatikannya karena ia kini merupakan duta olahraga. Menurut kabar terhangat, Pele mendapat perawatan di rumah sakit tepat setelah pertemuannya dengan Kylian Mbappe, bintang Paris Saint-Germain, bagaimana bisa?

Walau masih dugaan, dilaporkan bahwa Pele terkena infeksi saluran kemih jadi sangat perlu menerima perawatan di rumah sakit sampai beberapa waktu. Dilansir dari laman CNN hari Kamis (4/4), Pepito Fornos selaku juru bicara Pele mengabarkan bahwa dokter mengatakan bahwa kemungkinan dua hari ke depan Pele sudah pulih dan sementara ini harus dirawat dengan antibiotik selama rawat inap.

Namun sebenarnya, apa yang bisa membuat seseorang sampai bisa terkena infeksi saluran kemih atau disebut juga dengan infeksi saluran kencing? Penyebab utama biasanya adalah bakteri yang masuk ke saluran kemih lewat lubang kencing dan risiko penyakit ini jauh lebih besar dialami oleh para wanita walau pria pun juga bisa, seperti kasus Pele.

Infeksi kandung kemih sendiri merupakan terjadinya infeksi pada organ sistem kemih, seperti kandung kemih, ureter, uretra atau bahkan ginjal; hanya saja, memang uretra dan kandung kemihlah yang paling kerap terserang. Gejala umum yang dapat dirasakan oleh para orang dewasa yang terkena infeksi kandung kemih antara lain adalah:

  • Nyeri pada punggung atau perut bawah.
  • Warna urine lebih gelap dan pekat.
  • Bau urine menyengat.
  • Hematuria atau urine keluar disertai darah.
  • Sering buang air kecil.
  • Tubuh mengalami kelemahan.
  • Tubuh demam.
  • Saat buang air kecil akan ada sensasi panas seperti terbakar disertai rasa nyeri.

Pengobatan dengan jenis antibiotik tertentu dari dokter adalah yang biasanya dilakukan, seperti pada perawatan Pele. Dengan obat antibiotik biasanya gejala bakal mereda dan dipastikan tubuh penderita akan lebih cepat pulih. Namun jika antibiotik dirasa kurang efektif, penting untuk segera kembali ke dokter.

You may also like