6 Fungsi Asam Sulfat yang Wajib Anda Ketahui

3839

Asam sulfat merupakan bahan kimia yang memiliki sifat universal, atau biasa disebut dengan rajanya zat kimia. Hal itu dikarenakan dari berbagai aplikasi dari asam sulfat itu sendiri dapat digunakan untuk bahan baku ataupun agen pengolahan. Asam sulfat adalah bahan kimia yang sangat umum digunakan di seluruh dunia. Selain itu kimia itu dapat digunakan untuk seluruh hampir semua industri seperti pupuk, farmasi, bensin, baterai mobil, pemurtih kertas, sugar bleaching, pengolahan air, agen sulfonasi, serat selulosa, pewarna dan lain sebagainya. Selain itu anda juga harus mewaspadai bahaya celana skinny. 

Asam sulfat sendiri merupakan bahan kimia untuk industri yang memang sangat penting dan paling banyak dimanfaatkan. Asam sulfat sendiri merupakan sejenis asam kuat, cairan berminyak meskipun bentuknya sendiri berkabut. Penggunaan asam sulfat yang tidak terbatas untuk bahan berbagai produksi industri sangat dibutuhkan seperti pada pembuatan baterai, kertas kaca, deterjen, bahan peledak, pupuk, bensin, bahan bakar jet, minyak pelumas, dan lain-lain sampai pada proses pembuatan obat membutuhkan peran penting dari asam sulfat ini. Sebelumnya anda juga harus mengetahui tentang bahaya sinar ultraviolet. Nah, artikel berikut akan membahas tentang 6 fungsi asam sulfat yang wajib anda ketahui. Berikut adalah ulasannya.

  1. Untuk Refining Minyak

Fungsi asam sulfat yang pertama adalah untuk refining minyak mentah. Dalam hal proses pembuatan minyak mentah menjadi minyak yang siap pakai untuk bahan bakar diperlukan peranan penting dari asam sulfat sebagai katalisator. Dalam hal ini asam sulfat sering digunakan pada SAAU atau Sulfuric Acid Alkilasi Unit Satuan. Peran asam sulfat sendiri sangat penting untuk industri perminyakan. Oleh karenanya industri selalu memiliki pasokan asam sulfat yang lebih untuk memakainya dalam proses pembuatan minyak siap pakai yang diolah dari minyak mentah. Selain itu anda juga disarankan untuk mengetahui bahaya rontgen. 

  1. Pengolahan Logam

Fungsi asam sulfat berikutnya adalah untuk pengolahan logam. Pengasaman sendiri sangat identik dengan istilah yang menggambarkan tentang pengolahan logam untuk menghilangkan kotoran, karat, dan juga skala permukaan seperti proses pembuatan baja. Sekarang, fungsi asal sulfat sendiri ini menurun digunakan oleh industri. Pasalnya, insutri lebih memilih asam klorida untuk menggantikan peran dari asam sulfat. Namun demikian, asam sulfat masih sering juga digunakan mengingat harga dari asam klorida yang cukup terbilang mahal. Sehingga untuk menurunkan biaya proses produksi pengolahan logam, lebih memilih alternatif asam sulfat yang harganya lebih terjangkau. Anda juga disarankan untuk mengetahui gejala darah kotor. 

  1. Untuk Pembuatan Rayon

Fungsi asam sulfat selanjutnya adalah untuk pembuatan rayon. Rayon tekstil sendiri terbuat dari serat selulosa yang berasal dari bahan utama kayu, Selulosa ini akan dilarutkan ke dalam Tetra Amine Tembaga demi menghasilkan cairan berupa biru yang tebal. Kemudian akan disuntikan ke dalam asam sulfat yang kemudian akan bekerja membentuk serat rayon. Rayon sendiri sangat difavoritkan karena bentuknya yang dapat bersaing dengan bahan dari sutra untuk kain yang harganya mahal. Namun meski memiliki keunggulan yang mengkilap dan lembut, serta halus, Rayon sendiri tidak berfungsi untuk melindungi tubuh dari panas, sehingga cocok digunakan untuk negara-negara yang memiliki iklim lembab dan panas. Anda juga disarankan untuk mengetahui penyebab alergi kulit. 

  1. Memproduksi Baterai Tipe Timbal Asam

Fungsi asam sulfat selanjutnya adalah untuk memproduksi baterai tipe timbale asam. Baterai ini merupakan baterai yang bertipe tertutup dan digunakan oleh banyak industri otomotif untuk memproduksi mobil dan truk. Baterai unit timbale asam ini merupakan baterai yang diciptakan pada tahun 1895 oleh orang berkebangsaan Prancis, Gaston Plant. Asam sulfur difungsikan untuk membentuk encer dan bertindak sebagai elektrolye yang memungkinkan mengalirkan electron di antara pelat dalam baterai. Anda disarankan juga untuk mengetahui bahaya mandi di kolam renang umum. 

  1. Untuk Panen Kentang

Fungsi asam sulfat selanjutnya adalah untuk panen kentang. Biasanya petani kentang akan memperkejakan kontraktor yang menangani dalam hal penyemprotan ladang mereka. Pengerjaan biasanya dimlau dari sebelum panen sampai puncak hijau hingga mati kembali. Selain itu, dan juga menghitamkan dalam satu sampai dua hari. Tugas dari asam sulfat ini adalah membantu untuk mengeringkan bahan serta mencegah kentang agar tidak kusut. Penyemprotan itu sendiri biasanya memanfaatkan asam sulfat untuk membantu bekerja. Asam sulfat penting digunakan karena sangat membantu petani agar kentang tetap awet dan juga peralatan yang mereka gunakan akan terjaga dan awet untuk digunakan dalam waktu berikutnya. Anda disarankan mengetahui tentang bahaya perokok pasif. 

  1. Pembuatan Obat

Fungsi asam sulfat selanjutnya adalah untuk pembuatan obat. Biasanya obat kemoterapi yang digunakan untuk mengatasi berbagai penyakit kanker. Sel kanker sendiri sangat sensitive dengan kerusakan DNA yang berasal dari sel normal. Sehingga pengobatan kemoterapi sendiri dengan cara sel-sel kanker dihancurkan yaitu melalui perusakan pada DNA mereka. Proses ini biasanya disebut dengan alkilasi DNA, sementara jenis obat yang dikenal adalah alkylating agen antineplastik yang menggunakan asam sulfat dalam proses pembuatan obatnya.