Home Featured Mengenal Queefing Alias Kentut Vagina, Normalkah?

Mengenal Queefing Alias Kentut Vagina, Normalkah?

by Putri Yohani Masnun

Pernahkah Anda mendengar atau bahkan mengalami buang angin namun bukan dari anus melainkan dari vagina? Jika ya, artinya Anda sedang mengalami queefing atau disebut juga kentut bagina. Angin yang keluar dari vagina ini sama sekali tidak berbau, dan seringkali dengan suara nyaring sehingga dapat membuat perempuan yang mengalaminya merasa malu. Umumnya seorang wanita mengalami queefing saat sedang berhubungan badan, karena gesekan yang dihasilkan penis menyebabkan udara terdorong ke dalam. Meskipun begitu, ada beberapa faktor lainnya yang dapat menyebabkan queefing pada wanita.

Queefing merupakan kondisi yang normal terjadi dan umumnya tidak membahayakan. Selain karena aktivitas seksual, udara yang terperangkap di dalam vagina juga bisa jadi menandakan otot panggul pada vagina dan pelvis mulai melemah. Jika itu masalahnya, maka senam kegel sangat dibutuhkan untuk kembali menguatkan otot panggul tersebut. Anda patut curiga dengan adanya masalah pada vagina atau rahim, jika queefing mengeluarkan bau yang tajam, seperti masalah keputihan.

Penyebab Queefing

Wanita kebanyakan mengalami queefing saat sedang atau selesai melakukan seks dengan pasangan, namun selain itu ada beberapa penyebab lainnya seperti berikut.

  1. Memasukkan benda ke dalam vagina. Hal ini bisa saja terjadi saat dokter melakukan pemeriksaan bagian dalam organ reproduksi wanita dengan menggunakan alat atau spekulum.
  2. Kehamilan dan Menjelang Menopause. Seorang wanita yang hamil biasanya akan mengalami penurunan kekuatan otot panggul, begitu juga dengan wanita yang telah melahirkan. Selain itu, wanita yang akan memasuki masa menopause juga sering mengalami hal yang sama karena otot panggulnya yang sudah melemah.
  3. Aktivitas olahraga. Bahkan saat berolahraga seperti stretching dan yoga pun dapat menyebabkan udara terperangkap dalam vagina dan memicu terjadinya queefing. Hal ini tidak berbahaya sama sekali namun tetap saja sering membuat wanita menjadi malu.
  4. Prosedur medis. Tindakan pengobatan atau prosedur medis seperti operasi atau kolonoskopi juga dapat menyebabkan queefing, karena aliran udara di dalam tubuh menjadi kacau.
  5. Fistula pada vagina. Ini termasuk masalah yang buruk bagi wanita yang sering mengalami kentut vagina, karena adanya fistula atau lubang dari organ lain yang terhubung ke vagina seperti kolon atau rektum. Ini bisa terjadi karena trauma pasca melahirkan atau kecelakaan, dan cukup berbahaya bila dibiarkan. Jika ini penyebab Anda mengalami queefing, biasanya akan ditandai dengan aroma yang tidak sedap.

Jadi jika Anda mengalami queefing atau kentut vagina, tidak perlu panik apalagi malu karena ini tidaklah sama dengan buang angin yang keluar dari anus. Hanya saja tetap perlu waspada jika dirasakan gejala yang berbeda dari kondisi queefing yang normal. Pemeriksaan ke dokter adalah langkah yang tepat untuk memastikan kondisi organ reproduksi sedang dalam keadaan sehat atau tidak.

You may also like