14 Penyebab Neuropati Perifer Sebaiknya Kita Ketahui Dengan Jelas

√ Verified Pass quality & scientific checked by advisor, read our quality control guidelance for more info

Penyebab neuropati perifer ada berbagai macam faktor. Tentunya beberapa faktor penyebab tersebut perlu Anda ketahui agar dapat dicegah. Berikut ini beberapa faktor penyebab neuropati perifer yang dapat terjadi dan dialami pada seseorang.

1. Diabetes

Gejala diabetes memang cukup sulit untuk dideteksi kecuali dengan menggunakan peralatan medis. Oleh karena itu sebaiknya Anda selalu melakukan pengecekan gula darah secara berkala agar bisa melakukan deteksi awal terhadap penyakit tersebut.

Diabetes merupakan jenis penyakit yang bisa menimbulkan komplikasi berupa timbulnya berbagai penyakit lainnya. Misalnya saja seperti timbulnya kerusakan macam-macam penyakit saraf yang tentunya akan mengganggu motorik Anda sehingga menghambat aktivitas sehari-hari Anda.

2. Infeksi

Setiap orang tentunya bisa saja mengidap infeksi baik yang ditimbulkan oleh adanya virus maupun bakteri atau bahkan parasit lainnya. Infeksi seperti HIV dan cacar atau difteri serta hepatitis C sebenarnya tergolong sebagai jenis infeksi yang cukup berbahaya sehingga perlu segera mendapat penanganan sejak dini.

Infeksi ini bisa menimbulkan terjadinya gangguan saraf seperti halnya gangguan pada bagian saraf tepi manusia. Oleh karena itu perawatan pasien yang mengidap suatu infeksi perlu diperhatikan dengan benar.

3. Autoimun

Penyakit autoimun pada dasarnya terdiri dari beberapa jenis antara lain sindrom Guillain Barre dan lupus atau bisa juga sindrom Sjogren dan rheumatoid arthritis. Penyakit autoimun juga menjadi salah satu faktor penyebab gangguan saraf tepi sehingga kondisi ini perlu ditangani sejak awal.

Penyakit neuropati perifer yang disebabkan oleh adanya penyakit autoimun sebenarnya dapat diatasi dengan beberapa penanganan seperti misalnya melalui transfusi tukar plasma darah atau bisa juga melalui pemberian kortikosteroid.

4. Genetik

Gejala neuropati perifer juga bisa disebabkan oleh faktor genetik. Misalnya saja seperti adanya penyakit Charcot Marie Tooth yang dialami oleh seseorang sejak lahir. Faktor genetik berkaitan pula dengan faktor keturunan sehingga orang yang menderita penyakit Charcot Marie Tooth akan mengalami kerusakan pada sistem sarafnya sejak lahir.

Penyakit tersebut memang merupakan jenis kelainan bawaan lahir dan dapat menurunkan kemampuan motorik serta kemampuan sensorik pada penderita. [AdSense-B]

5. Hipotiroidisme

Hipotiroidisme pada dasarnya merupakan suatu jenis kelainan yang terjadi pada bagian kelenjar tiroid sehingga kelenjar tiroid tersebut tidak dapat menghasilkan hormon dalam jumlah yang cukup. Pada penderita hipotiroidisme akan terjadi proses metabolisme tubuh yang melambat sehingga energi yang diproduksi oleh tubuh pasien akan berkurang.

Kondisi ini dapat menimbulkan berbagai masalah kesehatan seperti misalnya nyeri sendi dan saraf. Dalam hal ini termasuk pula timbul gangguan saraf tepi pada pasien.

6. Kekurangan Vitamin Neurotropik

Vitamin neurotropik terdiri dari vitamin B1 dan vitamin B6 serta vitamin B12. Berbagai vitamin ini bisa Anda temukan pada berbagai jenis makanan misalnya seperti pada telur atau lainnya. Anda juga bisa mendapatkan vitamin neurotropik dalam bentuk suplemen yang bisa Anda dapatkan di toko obat atau apotek.

Kekurangan vitamin tersebut dapat menyebabkan Anda mengalami gangguan saraf sehingga sensorik dan motorik Anda lambat laun akan turut mengalami gangguan.

7. Liver

Penyakit liver atau penyakit hati disebabkan oleh berbagai macam faktor seperti misalnya karena virus atau konsumsi alkohol. Kerusakan hati yang bisa saja dialami oleh seseorang ini bisa mengakibatkan terjadinya kerusakan pada beberapa bagian organ tubuh dan bahkan dapat mengancam jiwa penderitanya.

Penyakit ini bisa membuat penderitanya mengalami kelelahan kronis dan juga berujung pada melemahnya saraf. Saraf bisa saja mengalami kerusakan pada pasien penderita penyakit liver. [AdSense-A]

8. Gagal Ginjal

Ginjal sebenarnya berfungsi untuk menyaring kotoran serta kelebihan cairan dari darah. Jika ginjal mengalami gangguan dan tidak dapat berfungsi dengan baik maka kotoran akan semakin menumpuk.

Kondisi seperti ini yang berlangsung lama dan tidak segera ditangani akan menyebabkan pasien mengalami gagal ginjal. Fungsi ginjal yang semakin menurun tentunya juga lambat laun akan menurunkan fungsi saraf. Kondisi ini salah satunya ditandai dengan adanya gangguan pada akibat kerusakan saraf tepi.

9. Vaskulitis

Vaskulitis merupakan peradangan yang terjadi pada pembuluh darah sehingga dapat menyebabkan terjadinya perubahan pada bagian dinding pembuluh darah. Perubahan yang terjadi pada dinding pembuluh darah ini ada bermacam-macam seperti penabalan dan penyempitan serta munculnya bekas luka.

Vaskulitis bisa menyebabkan terjadinya radang sendi dan gangguan pada bagian saraf tepi. Oleh karena itu kondisi ini sebaiknya tidak disepelekan dan sebaliknya kondisi ini harus segera ditangani sejakaal.

10. Amiloidosis

Amiloidosis pada dasarnya merupakan suatu jenis penyakit langka yang akan muncul pada saat zat amiloid berkumpul pada berbagai organ. Amiloid merupakan sejenis protein abnormal yang diproduksi pada bagian sumsum tulang dan dapat menumpuk pada jaringan atau organ tubuh.

Zat amiloid yang menumpuk sebenarnya dapat memberikan pengaruh pada kinerja ogan dan juga bentuknya termasuk organ saraf.

11. Kerusakan Saraf

Kerusakan saraf yang timbul karena adanya berbagai macam faktor penyebab juga berpeluang menimbulkan penyakit penyebab neuropati perifer. Kerusakan saraf bisa disebabkan berbagai hal seperti adanya cedera atau trauma.

Kerusakan saraf juga bisa terjadi karena adanya penyakit lainnya yang diderita oleh seseorang. Selain itu kerusakan saraf juga bisa terjadi sebagai efek samping dari operasi. Kerusakan saraf sebaiknya segera ditangani agar tidak sampai menimbulkan gangguan saraf dalam bentuk lainnya.

12. Kanker Darah

Kanker darah seringkali disebut juga dengan istilah leukemia. Kondisi ini ditandai dengan adanya kanker yang menyerang sel darah putih. Sebenarnya sel darah putih berfungsi untuk melindungi tubuh terhadap benda asing atau penyakit.

Sel darah putih dihasilkan oleh sumsum tulang belakang yang dimiliki oleh setiap manusia. Kanker darah menimbulkan gejala berupa kerusakan saraf yang kemudian akan berlanjut dengan timbulnya penyakit jenis lainnya yang cukup serius.

13. Limfoma

Limfoma disebut juga dengan kanker kelenjar getah bening. Penyakit ini sebenarnya tergolong sebagai penyakit yang cukup langka. Umumnya gejala yang dialami oleh penderita limfoma berupa kelenjar pembesaran limfa.

Selain itu pasien penderita limfoma juga akan mengalami kelelahan sehingga pasien semakin melemah. Pasien juga akan mengalami penurunan berat badan yang cukup drastis. Kelemahan saraf juga akan menjadi gejala dari penyakit limfoma sehingga pasien menjadi semakin tidak berdaya.

14. Penggunaan Obat

Mengonsumsi obat dalam jangka panjang tentu saja tidak dianjurkan. Sebab mengonsumsi obat dalam jangka waktu yang cukup lama bisa menimbulkan berbagai macam efek samping. Salah satu efek samping tersebut berupa neuropati perifer.

Beberapa jenis obat yang dapat menimbulkan efek samping jika dikonsumsi dalam jangka waktu yang cukup lama antara lain obat antibiotik dan obat kemoterapi. Selain itu obat anti konsulvan juga bisa menimbulkan gangguan pada bagian saraf manusia.

Penyebab neuropati perifer sebaiknya dihindari dengan melakukan berbagai macam upaya sebisa mungkin. Salah satu cara untuk mencegah gangguan saraf adalah dengan memiliki gaya atau pola hidup sehat. Sehingga dengan demikian kondisi kesehatan penderita bisa diupayakan bebas dari penyakit tersebut.

fbWhatsappTwitterLinkedIn