Osteotomi – Pengertian – Tindakan – Perawatan – Efek Samping

469

Sebagian besar tubuh manusia terdiri dari otot dan daging. Namun kedua bagian tersebut tak akan dapat bergerak secara baik tanpa adanya tulang yang menyangga dan membuatnya dapat berfungsi secara penuh. Tulang merupakan salah satu bagian yang penting dalam kehidupan manusia. bahkan bisa dikatakan bahwa tulang merupakan faktor yang dapat membuat manusia hidup secara wajar dan tidak terganggu.

Tulang sendiri memiliki banyak sekali fungsi dan manfaat yang membuatnya menjadi hal yang sangat penting. Selain menjadi tempat menempelnya daging dan otot. Tulang sendiri juga berfungsi untuk menjaga dan melindungi organ-organ yang berada di dalam tubuh manusia. seperti paru-paru, jantung dan organ lain yang sangat rentan terhadap kerusakan.

Tulang dengan fungsinya yang kompleks dan beragam ini membuatnya sangat penting bagi kehidupan manusia. Banyak sekali metode-metode yang digunakan untuk dapat menjaga kekuatan pada bagian tulang. Metode tersebut ditujukan untuk dapat membuat tulang tetap sehat dan tetap terjaga kekuatannya. Sebagaimana yang kita ketahui. Jika terjadi kerusakan pada tulang maka akan sangat berpengaruh terhadap kehidupan kita secara menyeluruh. Penyakit dan kelainan pada tulang sendiri memiliki ragam yang yang sangat bermacam-macam.

Kita mengenal penyakit skoliosis dan atritis yang keduanya merupakan penyakit yang cukup sering terjadi pada tulang. Beberapa penyakit dan kelainan pada tulang memiliki banyak sekali jenis dan penyebabnya. Ada juga kelainan yang berasal dari kekurangan sebuah asupan nutrisi, namun ada kelainan yang berasal dari pola hidup yang tak baik dan juga bisa berasal dari keturunan.

Penanganan penyakit dan kelainan yang terjadi pada tulang memiliki banyak sekali metode. Setiap metode dapat memrikan hasil yang berbeda-beda. Biasanya metode yang akan digunakan sangat berhubungan erat dengan tujuan dan penyakit dari tulang itu sendiri. salah satu metode yang sering digunakan untuk dapat mengatasi masalah pada tulang adalah Osteotomi. Tak banyak yang mengetahui metode yang satu, mungkin ada beberapa yang tau dan paham karena pernah menjalani atau berkutat dalam dunia medis. Kali ini kita akan membahas mengenai beberapa hal yang berhubungan dengan osteotomi. Ada banyak hal yang harus kita ketahui mengenai tindakan osteotomi ini sendiri. Beberapa hal yang yang harus kita ketahui mengenai osteotomi adalah.

Osteotomi

Tindakan penanganan pada kelainan dan penyakit tulang memiliki ragam yang berbeda-beda. Setiap jenis penyakit atau kelainan pada tulang akan memiliki penanganan yang berbeda pula. Penanganan ini biasanya sangat tergantung dari keadaan pasien, serta letak dimana kerusakan atau penyakit itu berada. Pada beberapa kasus yang bisa saja terjadi, terkadang tindakan operasi akan berhubungan dengan tindakan pembuangan atau pemotongan dari bagian tulang itu sendiri. Tindakan tersebut adalah tindakan yang harus dilakukan jika memang keadaan tulang sudah sangat mengkhawatirkan dan tidak dapat diobati dengan metode yang lebih baik.

Osteotomi ini sendiri merupakan salah satu tindakan medis yang digunakan untuk mengatasi masalah yang terjadi pada tulang. Metode yang digunakan adalah dengan melakukan pemotongan bagian dari tulang tersebut. Pemotongan ini sendiri bertujuan untuk dapat menata ulang komposisi dari tulang tersebut.  Metode ini sendiri sering dilakukan dalam berbagai penyakit dan kelainan yang terjadi pada tulang.

Selain digunakan untuk mengatas penyakit dan kelainan yang terjadi pada tulang. Metode ini sendiri juga sering digunakan untuk merekonstruksi bagian tulang yang mengalami kerusakan. Kerusakan ini sendiri memiliki banyak sekali penyebab. Beberapa penyebab yang membuat kerusakan pada area tulang bisanya berasal dari trauma yang cukup keras, seperti kerusakan pada tulang yang diakibatkan oleh kecelakaan. Operasi osteotomi ini sendiri merupakan salah satu operasi yang tergolong operasi besar. Maka, tak mengherankan jika tindakan operasi ini merupakan salah satu tindakan operasi yang tergolong cukup berbahaya dan memiliki resiko yang cukup besar. Karena hal tersebut, maka tindakan operasi osteotomi ini sendiri sering dijadikan sebagai tindakan terakhir untuk melakukan perawatan dan penyembuhan pada kelainan tulang.

Kapan Operasi Osteotomi dilakukan ?

Oseotomi merupakan sebuah tindakan medis yang yang digunakan untuk memperbaiki kerusakan susunan pada tulang. Operasi ini sendiri tak dapat menyembuhkan penyakit seperti osteoporosis dan sejenisnya. Tujuan dari penggunaan operasi ini biasanya untuk memperbaiki kondisi tulang yang mengalami kelainan atau ketidaknormalan. Penanganan ini biasanya berupa pemotongan maupun penambahan. Pada beberapa kasus terkadang tulang yang dipotong akan dapat disusun kembali menggunakan beberapa bantuan alat tambahan. Atau juga terjadi pada penambahan dari panjang tulang itu sendiri. Biasanya tindakan ini digunakan untuk mengurangi beberapa simptom yang muncul dari penyakit. beberapa simptom yang diharapkan dapat diatasi adalah:

  • Kurangi rasa sakit;
  • Tingkatkan rentang gerak;
  • Tahan kerusakan lebih lanjut pada sendi;
  • Tunda pengoperasian dengan artroplasti lutut.

Seperti yang telah disebutkan sebelumnya bahwa tindakan yang satu ini digunakan untuk mengobati beberapa kelainan atau masalah yang timbul dan dapat menyebabkan gangguan pada kehidupan sehari-hari. Beberapa kondisi yang biasa menyebabkan pemilihan operasi ini seperti:

  • Kelainan pada tulang secara genetik
  • Kerusakan akibat trauma yang keras, seperti kecelakann
  • Adanya tulang yang tumbuh tidak normal
  • Bentuk tulang yang tidak sesuai
  • Rasa sakit pada persendian tulang
  • Ketidakmampuan persendian untuk berfungsi secara maksimal.
  • Terganggunya organ atau jaringaan disekitar tulang akibat pertmbuhan tulang

Operasi ostetomi sendiri merupakan sebuah operasi besar yang dapat menyebabkan  beragam jenis resiko muncul. Pada beberapa tindakan operasi yang berlangsung biasanya akan dapat dipengaruhi oleh beberapa kondisi yang terdapat pada pasien, seperti

Faktor yang disebutkan diatas biasanya dapat mempengaruhi hasil dan metode yang akan dilakukan oleh dokter selama operasi berlangsung. Operasi akan disesuaikan dengan kebutuhan dan keadaan pasien. Pada beberapa kasus operasi tidak akan dilakukan jika kondisi pasien memang berada dalam kondisi yang dirasa kurang sehat atau kurang baik.

Tindakan Sebelum Operasi

Biasanya bagi mereka yang akan menjalani tindakan operasi osteotomi ini sendiri akan menjalani konsultasi sejenak dengan dokter. Konsultasi ini sendiri berguna bagi pasien untuk mengetahui berbagai hal yang berhubungan dengan tindakan operasi, seperti metode yang akan digunakan, manfaat yang akan diperoleh dan resiko yang mungkin saja akan terjadi. Saat menjalani konsultasi ini sendiri dokter akan melihat riwayat kesehatan pada pasien secara menyeluruh. Tindakan ini sendiri bertujuan untuk lebuh tau dan lebih paham mengenai kemungkinan-kemungkinan yang bisa diambil dan bisa terjadi. Pada saat konsultasi biasanya ada beberapa hal yang ingin diketahui oleh dokter seperti

  • Ada tidaknya gejala alergi
  • Apakah pasien pernah menjalani operasi serupa sebelumnya
  • Adakah obat yang sedang di konsumsi oleh pasien.

Setelah menjalani konsultasi tersebut maka pasien akan menjalani beberapa tes yang bertujuan untuk dapat mengetahui kondisi pasien secara total. Ada beberapa tes yang akan dilakukan oleh pasien seperti

Setelah menjalani bebrapa pemeriksaan tersebtu maka pasien akan menjalani tindakan operasi.

Tindakan operasi

Dalam melakukan tindakan operasi maka pasien akan berada dalam kondisi tidak sadarkan diri. Kondisi ini akan lebih memudahkan bagi dokter untuk melakuka tindakan operasi. Selama operasi dilakukan maka kondisi organ vital pasien akan terus diawasi melalui beberapa peralatan yang ada di dalam ruang operasi. Metode operasi yang akan digunakan sendiri akan sangat bergantung pada jenis operasi yang yang dilakukan. Beberapa jenis operasi osteotomi adalah

  • Osteotomi lutut

Operasi osteotomi jenis ini adalah jenis operasi osteotomi yang digunakan untuk memperbaiki kondisi lutut yang mengalami osteoatritis pada salah satu bagian sendi. Operasi ini berfungsi untuk mengurangi rasa sakit yang disebabkan osteoatriris. Selain  itu metode ini juga berfungsi untuk menghindarkan penyebaran dari penyakit tersebut ke sisi sendi yang masih sehat.

  • Osteotomi Dentofasial

Operasi osteotomi jenis ini bisanya dilakukan untuk merekonstruksi rahang. Hal ini biasanya dikarenakan  kondisi medis. Bedah yang satu ini juga sering disebut sebagai bedah ortognatik. Pada pelaksanaan pembedahan ini dokter akan memotong bagian tulang yang tidak dibutuhkan dan kemudian akan merekonstruksi bagian rahang yang diinginkan.

  • Ostetomi tulang belakang korektif

Osteotomi ini berfungsi untuk membenarkan posisi dari tulang belakang. Tindakan pembenahan ini sendiri biasanya dilakukan dengan cara mengurangi atau menambah susunan tulang belakang.

Proses pemulihan luka operasi biasanya dapat terjadi dalam hitungan minggu. Namun untuk pemulihan kondisi tulang yang telah menjalani operasi biasanya membutuhkan waktu beberapa bulan. Karena itu dalam beberapa waktu tersebut pasien akan terus melakukan latihan untuk membiasakan diri bergerak dengan susunan tulang yang baru.

Perawatan Pasca Operasi

Perawatan pada pasien yang menjalani tindakan operasi osteotomi ini cukup beragam. Biasanya perawatan pasca operasi akan disesuaikan dengan tindakan operasi yang dilakukan. Beberapa perawtan pasca operasi yang biasa dilakukan adalah

  • Minum obat pereda nyeri yang diresepkan
  • Oleskan kompres es atau dingin ke area operasi selama 15-20 menit empat kali sehari. Bungkus es dengan handuk, jangan meletakkannya langsung di kulit
  • Angkat kaki yang terluka untuk mengurangi pembengkakan
  • Jika gips diterapkan, ikuti instruksi perawatan kulit dari dokter
  • Gunakan kruk atau alat bantu jalan. Jangan memindahkan berat badan ke kaki yang sakit sampai dokter memberikan izin
  • Jagalah agar area potongan tetap bersih dan kering.
  • Tanyakan kepada dokter kapan aman untuk mandi, berenang, atau membuka tempat operasi untuk air
  • Melalui 6-8 minggu, Anda harus mulai bekerja dengan ahli fisioterapi. Terapi akan fokus pada keseimbangan, memperluas jangkauan gerakan dan latihan kekuatan
  • Ikuti instruksi dokter.

Efek samping

Sama halnya dengan tindakan operasi yang lain, tindakan operasi osteotomi ini sendiri juga merupakan tindakan yang banyak memiliki resiko. Ada beberapa resiko dan efek samping yang bisa saja muncul seperti

  • Pendarahan
  • Reaksi terhadap anestesi
  • Infeksi
  • Alergi
  • Pembekuan darah
  • Mual dan muntah
  • Cedera saraf dan pembuluh darah
  • Kemerahan, pembengkakan.
  • Peningkatan rasa sakit.
  • Keluarnya cairan dari sayatan.
  • Nyeri atau bengkak.
  • Perubahan bentuk susunan tulang
  • Tulang terasa lebih pendek atau lebih panjang

Itu tadi beberapa hal yang berhubungan dengan tindakan osteotomi. Tindakan tersrbut merupakan tindakan operasi yang tergolong operasi besar. Karena itu tindakan ini terkadang menjadi salah satu solusi terakhir untuk mengatasi masalah yang ada. Semoga informasi ini bermanfaat.