Home Penyakit dan KelainanSakit Gigi Pengaruh Sakit Gigi Terhadap Kesehatan Mulut Pada Umumnya

Pengaruh Sakit Gigi Terhadap Kesehatan Mulut Pada Umumnya

by Nila

Riset menjelaskan bahwa akhir – akhir ini penyakit gigi erat hubungannya dengan kesehatan mulut pada umumnya. Kerap menyerang masyarakat luas di kota maupun di desa. Contohnya adalah hasil riset kesehatan umum / dasar yang dikenal dengan istilah RISKESDAS pada tahun 2007 yang lalu. Memberikan petunjuk tentang prevalensi nasional penyakit gigi berhubungan dengan kesehatan mulut secara keseluruhan. Mencapai tingkat sekitar 23, 4 % (dari berbagai sumber berita).

Terkait dengan kondisi di atas, sekedar berbagi informasi kepada anda yang awam terhadap dunia medis, di bawah ini kami jelaskan tentang ragam penyakit gigi yang menyebabkan mulut dan gusi / lidahpun sakit karena pengaruh gigi yang tidak sehat !

Penyakit pada karang gigi / Kalkulus muncul karena adanya sisa – sisa makanan yang tidak dibersihkan usai anda makan, apabila dibiarkan begitu saja tanpa gosok gigi maka kemungkinan besar dapat mengeras lalu berwarna kekuningan dan menghitam.

Dikenal ada 2 jenis karang gigi yang umum menyerang segala usia mulai dari balita hingga orang dewasa :

  1. Karang gigi jenis Supra Gingival adalah karang gigi yang ketingkatannya mencapai 1/3 servikal gigi.
  2. Karang gigi jenis Sub Gingival adalah karang gigi yang tingkat ketebalannya mencapai lebih dari 2/3 servikal gigi.

Penyakit pada radang mulut

Pada umumnya terjadi karena bersarangnya jamur, tanda dan gejala awal adalah lidah mulai mengeluarkan warna pucat disertai bercak – bercak kuning dan keputihan namun mudah untuk dikeruk, dimana bercak – bercak ini menyebabkan munculnya rasa perih teramat sangat apalagi jika digunakan untuk makan bahkan minum atau menggosok gigi. Pencegahan dan pengobatan adalah dengan tablet hisap antifungal dapat anda beli di apotek atau sesuai dengan anjuran dokter.

Penyakit hipersensitifitas gigi

Merupakan penyakit di area mulut yang memiliki gejala awal adalah rasa nyeri di gigi lalu terjadi pembengkakan gusi yang cukup parah, bagian gigi yang umum terserang adalah gigi graham pada gigi bagian bawah maupun gigi atas. Dalam istilah medis, penyakit ini diberi nama Impacted gigi atau pertumbuhan gigi graham yang kurang sehat dimana anda harus sigap dengan cara melakukan pengobatan ekstraksi atau pencabutan gigi.

Penyakit Stomatistis Sariawan

Tanda dan gejala awal adalah timbulnya rasa nyeri dibagian mukosa mulut, selanjutnya mulut mengeluarkan air yang berwarna putih seperti ludah.

Kondisi Coksacle Virus

Adalah mulut yang terkena penyakit terutama menyerang anak – anak, gejalanya adalah munculnya tanda titik – titik merah di area mulut karena serangan virus, dimana gejala awal ini akan disertai demam menggigil dan penyakit sangat mudah tertular kepada anak lain dalam kondisi sehat, sehingga anak yang duluan sakit wajib diisolasikan pada tempat terpisah seperti diberi kamar tersendiri, diberikan makanan yang banyak mengandung protein dan anak harus banyak istirahat.

Penyakit Glossitis

Gejalanya adalah lidah sakit karena rekahan. Dimana kondisi buruk ini muncul karena jaringan pelindung permukaan lidah sejak usia balita mengalami pertumbuhan yang kurang sempurna, cara mengatasi adalah kenali penyebabnya dimana penyakit ini dapat berlanjut menuju ke sakit anemia.

Penyakit bibir terasa perih

Mulut secara keseluruhan akan terasa sakit karena adanya jamur Syphilis yang pada umumnya dapat menular melalui oral seks, gejala awal adalah area mulut akan terasa perih namun menghilang dengan sendirinya setelah beberapa hari. Jika keluhan sakit tetap muncul selama 3 minggu maka kemungkinan besar anda terserang kanker.

Penyakit infeksi gusi

Yaitu terjadinya peningkatan peradangan karena gusi berkerut sehingga membentuk kantong diantara gusi dan gigi. Penyebabnya adalah banyak tumbuh plak gigi disertai sisa – sisa makanan yang kurang dibersihkan sehingga muncul penyakit karena infeksi dan abses. Gusi yang sakit akan rentan merusak tulang yang mendukung kesehatan gigi, merupakan penyebab utama gigi mati pada orang dewasa.

Kondisi gigi yang berwarna kuning kecoklatan

Adalah kondisi karies gigi seperti gigi rapuh, gigi berlubang, gigi kehitaman dan rusak berat disertai gusi berdarah dan bengkak dimana gusi yang sakit terlihat menyerupai sebutir bisul dan menimbulkan rasa nyeri yang dikenal dengan istilah abses gusi.

Penyakit mulut mengeluarkan aroma tak sedap

Menyerang terhadap semua usia yang sering mengalami sakit gigi berlubang dan mulut bau ketika pagi hari. Untuk mengatasi masalah ini dianjurkan mengkonsumsi bawang putih dan merah segar. Penyebabnya adalah hobi merokok dimana untuk menghindarinya adalah dengan rajin sikat gigi usai makan dan menjelang tidur pada malam hari, secara umum jaga kebersihan area mulut.

Penyakit bibir berdarah dan terlalu kering disertai sering Sariawan

Kondisi buruk ini umumnya menyerang orang dewasa namun di desa – desa tak jarang balita pun langganan terkena Kuam / Sariawan yang disebabkan oleh jamur Candida. Terhadap orang dewasa yang mempunyai kekebalan tubuh lemah maka jamur ini senang sekali bersarang dan berkembang di area mulut untuk selanjutnya akan menimbulkan rasa sakit lalu mengganggu sistem pencernaan.

Nah itulah penyakit gigi yang wajib untuk anda waspadai karena jika dibiarkan tanpa pengobatan yang rutin akan memicu area mulut menjadi turut sakit.

Seperti penjelasan dari kami tersebut di atas tentang RISKESDAS, lebih lanjut membicarakan tentang prevalensi karies dalam jumlah yang cukup tinggi disebabkan karena beberapa faktor tersebut di bawah ini yang kami rangkum dari berbagai sumber berita :

  1. Kepedulian masyarakat terhadap kesehatan mulut dan gigi dengan kunjungan rutin ke dokter gigi.
  2. Kebiasaan dari masyarakat di Indonesia yang lebih suka menjalani pola hidup kembali kepada alam / back to nature dapat dilihat dari cara mereka mengelola pekarangan rumah / ladang. Hampir sebagian besar senang bercocok tanam tanaman obat herbal. Contohnya adalah yang terbanyak memiliki manfaat untuk kehidupan manusia seperti tanaman teh / Camellia Sinensis yang terbanyak dikonsumsi oleh masyarakat luas karena multifungsi memiliki bau aromaterapi khas dengan harga murah dan cara menanam serta merawat yang tidak terlalu sulit adalah salah satu minuman kesehatan yang banyak mengandung zat antioksidan 2 kali lebih besar dari tanaman obat yang lainnya.
  3. Riset terbaru menjelaskan bahwa teh mengandung zat katekin guna mencegah sekaligus mengobati anda dari terserang sakit Jantung Koroner, Diabetes, Stroke, dan yang lainnya. Perhatikan cara pengolahan yaitu lebih efisien waktu jika dilakukan dengan cara – cara modern dimana produk teh dapat dibagi menjadi 3 jenis yaitu teh oolong, teh hitam dan teh hijau, dimana di Indonesia masyarakat luas lebih suka mengkonsumsi teh hitam beraroma khas dan umum dimanfaatkan sebagai minuman kesehatan antara lain menjaga kebugaran tubuh, kesehatan jantung, sebagai zat antioksidan alami, anti mikroba, anti kanker, dan yang terbaru adalah menjaga kesehatan mulut dengan mencegah terjadinya sakit gigi akut seperti karies dan penyakit periodontal, berawal dari tumpukan plak gigi dengan didukung oleh jaringannya lalu dibiarkan begitu saja oleh si pemilik tanpa rajin sikat gigi.

Terkait dengan multifungsi dari teh hitam yang terakhir tersebut di atas, untuk menjaga kesehatan mulut pada umumnya maka dianjurkan anda untuk lebih banyak memperhatikan kesehatan gigi sehingga terhindar dari penyakit mulut dan gigi, anda bisa melihat uraian singkat dari kami tersebut di bawah ini :

  • Memelihara kebersihan mulut ( menghilangkan plak dan bakteri ). Memelihara kebersihan mulut dapat dilakukan dengan berbagai cara, salah satu cara yang paling efektif adalah dengan menggosok gigi secara rutin, agar anda dapat memutus rantai penyebab terjadinya karies dan berbagai penyakit mulut lainnya.
  • Memperkuat gigi ( dengan flour ). Cara memperkuat gigi dengan menggunakan flour adalah dengan menggunakan pasta gigi yang mengandung flour. Namun beberapa dari anda mungkin masih percaya dengan menggunakan daun sirih untuk menyehatkan gigi. Yang paling sangat tidak dianjurkan adalah menyikat gigi dengan menggunakan batu bata ataupun dengan tanah liat, beberapa orang masih menggunakan cara ini dengan harapan gigi terlihat lebih bersih dan kuat. Justru pada kenyataannya penggunaan bata malah akan mengikis lapisan email gigi.
  • Mengurangi konsumsi makanan yang manis dan lengket. Makanan yang anda makan merupakan nutrisi yang penting untuk tubuh namun beberapa makanan mungkin tidak cocok untuk kesehatan gigi dan mulut, sebenarnya bukan tidak boleh namun apabila anda mengkonsumsi makanan manis dan lengket sebaiknya setelah itu langsung menggosok gigi dengan bersih agar sisa – sisa dari makanan tersebut tidak menempel pada sela – sela gigi yang akan mempercepat terjadinya proses karies dan berbagai penyakit mulut lainnya.
  • Konsumsilah setiap hari makanan berserat karena membantu menjaga kesehatan gigi. Jika gigi serta gusi anda sudah baik maka secara otomatis kesehatan mulut pun akan terjaga. Berhati – hati apabila anda suka menggunakan tusuk gigi usai makan karena dapat dengan mudah melukai area mulut, ganti cara ini dengan mengkonsumsi buah – buahan seperti apel, melon atau pepaya dimana buah – buahan ini dapat dengan mudah membantu anda guna menghilangkan sisa – sisa makanan yang menyangkut atau menempel pada sela / permukaan gigi.

Meskipun terlihat mengkhawatirkan, di Indonesia ada 19 provinsi adalah prevalensi penyakit gigi dan mulut melampaui prevalensi nasional, tertinggi adalah Jawa Barat sekitar 25,3 % dimana yang sering menyerang adalah karies gigi seperti prevalensi nasional sebesar 43,4 %, masih dipegang oleh Jawa Barat dengan prevalensi karies sekitar 39 %.

You may also like