5 Penyebab Radang Ginjal (Nefritis) Paling Sering Terjadi

5506

Radang ginjal atau yang sering disebut dengan glomerulonefritis merupakan salah satu penyakit pada organ ginjal yang menyebabkan kerusakan pada organ tersebut. Rusaknya organ ginjal menyebabkan proses penyaringan darah dan cairan tidak bisa berjalan dengan baik sehingga tubuh mengalami pembengkakan akibat adanya penimbunan cairan di dalam tubuh. Ginjal yang sehat seharusnya bisa menjaga agar sel darah merah dan protein tidak bocor dan keluar bersama dengan urin. Namun akibat ginjal mengalami gangguan, urin biasanya akan bercampur dengan darah atau berbusa akibat adanya kebocoran sel darah merah dan protein yang keluar dari tubuh bersama dengan urin.

Radang ginjal umumnya disebabkan oleh komplikasi dari penyakit lainnya. Untuk lebih jelasnya, berikut ini beberapa faktor yang bisa menyebabkan penyakit radang ginjal:

1. Kelainan pada Sistem Imun

Sistem kekebalan tubuh memiliki fungsi utama untuk melawan infeksi virus, bakteri, jamur, atau berbagai macam infeksi yang menyebabkan penyakit. Namun pada beberapa kasus, sistem kekebalan tubuh justru bisa berbalik menyerang organ tubuh seseorang. Pada penderita radang ginjal, lebih tepatnya penderita glomerulonefritis, sistem imun penderita justru menyerang organ glomeruli. Glomeruli merupakan penyaring kecil yang ada di dalam ginjal yang berfungsi untuk membuang cairan berlebih, elektrolit dan juga sampah dari aliran darah.

Kerusakan pada glomeruli itulah yang menjadi penyebab radang ginjal dan mengganggu fungsi ginjal secara keseluruhan. Beberapa penyakit yang bisa menyebabkan kelainan pada sistem ini meliputi penyakit lupus, vaskulitis (inflamasi pada pembuluh darah), serta nefropati imunoglobin A (IgA).

(Baca juga: jenis-jenis penyakit autoimun)

2. Infeksi

Radang ginjal juga bisa disebabkan oleh infeksi-infeksi tertentu, seperti infeksi bakteri, virus, atau jamur. Jenis bakteri yang sering menyebabkan radang ginjal adalah bakteri streptokokus. Terjadinya infeksi pada ginjal tersebut biasanya terjadi setelah adanya infeksi pada saluran pernapasan atau infeksi pada kulit yang disebabkan oleh jenis bakteri yang sama. Selain bakteri streptokokus, jenis bakteri lain, virus, dan juga jamur juga bisa menyebabkan radang ginjal. Sebagai contoh penyakit HIV, hepatitis B, hepatitis C, serta endocarditis (radang pada katup jantung) juga bisa menyebabkan radang ginjal.

3. Penyakit Tekanan Darah Tinggi atau Hipertensi

Seperti yang kita tahu, hipertensi adalah penyakit yang menyebabkan kerusakan pada pembuluh darah penderitanya. Resiko terjadinya kerusakan pembuluh darah tersebut juga bisa terjadi di organ ginjal. Jika pembuluh darah pada ginjal rusak maka selanjutnya yang akan terjadi adalah terjadinya kerusakan pada organ ginjal. Penderita bisa mengalami gagal ginjal dan juga radang ginjal. Bahkan yang perlu Anda waspadai adalah hipertensi merupakan penyebab kematian pada pasien hemodialisis.

Untuk itulah hendaknya Anda menghindari berbagai macam asupan makanan yang bisa memicu penyakit hipertensi seperti asupan garam berlebih serta beberapa jenis makanan yang banyak mengandung lemak berbahaya seperti makanan cepat saji serta gorengan. Jangan lupa untuk selalu mengontrol berat badan agar tidak terkena obesitas. Obesitas merupakan pemicu hipertensi pada kebanyakan orang.

(Baca juga: cara menurunkan darah tinggiobat tradisional darah tinggi)

4. Penyakit Diabetes

Penyakit diabetes adalah penyakit yang paling sering dihubungkan dengan penyakit pada ginjal. Penyakit diabetes merupakan penyakit yang ditandai dengan tingginya kadar gula di dalam darah. Sekitar 20% sampai 30% penderita diabetes sering mengalami masalah pada ginjalnya, terutama penyakit gagal ginjal yang sekaligus menyebabkan radang ginjal.

Pada penyakit diabetes, tingginya kadar gula dalam darah akan menyebabkan kerusakan pada jutaan unit penyaringan kecil yang ada di ginjal. Kondisi itulah yang lambat laun menyebabkan kerusakan pada ginjal hingga menyebabkan gagal ginjal dan radang ginjal. Untuk mencegah penyakit ini terjadi pada Anda, tindakan yang paling tepat adalah dengan mengontrol asupan gula harian, jangan sampai berlebih. Jangan lupa untuk selalu mengontrol berat badan untuk mencegah obesitas. Penelitian menunjukkan, obesitas merupakan salah satu pemicu penyakit diabetes.

(Baca juga: cara mencegah diabetesmakanan yang baik untuk diabetes)

5. Penyakit Batu Ginjal

Penyebab radang ginjal lainnya adalah batu ginjal. Penyakit batu ginjal menyebabkan adanya kristal batu di dalam ginjal yang bisa menyebabkan luka pada ginjal hingga memicu terjadinya infeksi. Batu ginjal juga sering menyebabkan infeksi di saluran kemih. Infeksi itu terkadang juga bisa menyebar hingga ke ginjal dan seringkali menyebabkan gangguan pada ginjal.

(baca juga: gejala batu ginjalbahaya batu ginjalmakanan penghancur batu ginjal)

Itulah beberapa faktor yang bisa menyebabkan penyakit radang ginjal. Jika tidak segera diobati, radang ginjal bisa menyebabkan komplikasi seperti kerusakan ginjal kronis bahkan bisa berujung pada gagal jantung dan edema paru.

Untuk itu, perlu kiranya bagi Anda untuk melakukan tindakan pencegahan dengan cara mengendalikan tekanan darah, asupan gula, rutin olah raga, mengurangi makanan yang mengandung banyak garam, hindari makanan yang kaya akan lemak, berhenti merokok, tidak mengkonsumsi minuman beralkohol, serta mengkonsumsi banyak air putih, setidaknya 8 gelas setiap hari.