Penyakit Lupus Menular Atau Tidak? Ini Penjelasannya

155

Dalam keadaan normal, sistem imunitas tubuh berfungsi untuk melindungi tubuh dari berbagai benda asing yang masuk termasuk bakteri, jamur dan virus. Dengan begitu, tubuh tidak mudah terserang berbagai penyakit. Namun, keadaan justru berbalik pada penderita penyakit lupus, dimana sistem kekebalan tubuh justru berbalik menyerang sel tubuh yang sehat dan menyebabkan berbagai peradangan di bagian tubuh mana saja. Kondisi ini dapat menjadi berbahaya jika sistem kekebalan tubuh menyerang organ tubuh yang penting seperti ginjal, paru-paru dan jantung.

Gejala yang dialami penderita lupus bisa dibilang berbeda-beda pada setiap orang, ada yang bersifat ringan sehingga masih dapat beraktivitas dengan normal, namun ada pula yang sangat berat dan membutuhkan perawatan medis khusus. Sulitnya didiagnosis dan gejalanya yang tidak selalu tampak, membuat penyakit lupus sangat ditakuti, terlebih penyakit ini dapat menyebabkan kematian. Apalagi dapat menjadi penyebab sakit dada sebelah kiri yang seringkali membahayakan nyawa.

Apakah Penyakit Lupus Menular?

Karena penyakit ini cukup berbahaya, banyak yang khawatir dan bertanya-tanya, apakah penyakit lupus menular atau tidak. Pasalnya, jika sudah terkena penyakit lupus maka akan sangat sulit untuk disembuhkan. Faktanya, penyakit lupus tidak menular sama sekali. Jadi orangorang tetap bisa beraktivitas dan melakukan kontak langsung seperti biasanya pada penderita lupus dan tidak perlu menjauhkan diri dari mereka.

Penyebab penyakit lupus memang belum dapat dipastikan dengan jelas. Ada yang mengatakan penyebabnya adalah faktor genetik, namun ada pula yang mengaitkan sinar UV, jenis obat tertentu, bahan kimia terutama dalam makanan hingga stres dan hormon estrogen dianggap sebagai pemicunya. Yang jelas, penyakit ini sama sekali tidak menular kepada siapapun.

Penyakit Lupus Sulit Didiagnosis

Penyakit ini sekilas menunjukkan gejala penyakit lain, seperti misalnya jika terjadi ruam pada kulit terlihat mirip dengan penyakit dermatitis atau penyakit kulit lainnya. Begitu pula saat menyerang paru-paru dan menimbulkan nyeri di dada seakan menunjukkan penyakit paru-parulah yang menjadi penyebabnya. Inilah yang membuat penyakit lupus sulit didiagnosis, dan terkadang pengobatan yang dilakukan tidak memberikan hasil yang optimal karena terlambat diberikan.

Penyakit ini sangat berbahaya karena tidak dapat diprediksi menyerang bagian tubuh mana saja. Bahkan berbagai organ tubuh yang penting juga dapat menjadi sasaran dan menyebabkan penyakit komplikasi. Pengobatan yang dilakukan pun tidak memberikan jaminan kesembuhan secara total kepada penderita penyakit lupus. Tindakan medis dan perawatan yang dilakukan hanya untuk mengurangi gejala yang muncul agar tidak semakin parah. Beberapa dari mereka bisa mendapatkan masa remisi, artinya dapat terbebas dari obat-obatan meski tidak sembuh total.

Jika Anda atau keluarga mengalami gejala penyakit lupus seperti gejala penyakit autoimun kulit, jangan diabaikan dan segeralah pergi ke rumah sakit. Penyakit ini memang dapat membahayakan nyawa, namun dengan penanganan yang tepat penderita lupus tetap dapat hidup lebih lama dan beraktivitas dengan normal layaknya orang yang sehat.