10 Dampak Setelah Operasi Ganglion Wajib Diwaspadai

Ganglion merupakan benjolan berlemak seperti kista yang termasuk tumor jinak  tumbuh pada lapisan bawah kulit pada area sendi atau tendon. Munculnya benjolan berlemak atau sering disebut kista ganglion sering dialami wanita tetapi tidak menutup kemungkinan dapat menyerang kaum pria yaitu pada usia antara 20 hingga  40 tahun.

Penyebab ganglion secara umum

Pada umumnya kista ganglion tidak berbahaya karena termasuk non kanker namun tetap bisa membesar. Pada saat ganglion semakin membesar itulah akan beresiko mengganggu pergerakan persendian dan menyebabkan rasa nyeri ketika terjadi gesekan berulang atau terbentur sesuatu. Untuk lebih memahami tentang Jenis jenis kista:Penyebab-Gejala dan Bahaya  maka dengan sendirinya kita akan mengerti tentang cara mencegah kista .

Pada dasarnya pemicu munculnya kista ganglion sangat berhubungan dengan kebiasaan dan gaya hidup sehari hari disamping faktor lain yang cenderung diabaikan banyak orang, Diantaranya:

  • Faktor makanan – Kista ganglion dapat muncul akibat mengkonsumsi makanan tertentu yang mengandung zat karsinogenik . zat karsinonenik yaitu zat berbahaya yang mampu merubah senyawa asam deoksirigonukleat (DNA) yang ada dalam sel sehingga mempermudah tumbuhnya sel sel abnormal dalam bentuk sel kanker , Misalnya makanan yang digoreng dengan minyak yang telah digunakan berulang ulang.
  • Kebiasaan buruk – Kebiasaan dan gaya hidup yang tidak sehat dalam jangka panjang dapat menyebabkan munculnya ganglion misalnya bahaya merokok, Mengkonsumsi obat obatan terlarang , Mengkonsumsi obat warung terus menerus tanpa resep dokter atau akibat minum minuman beralkohol.
  • Faktor alam – Munculnya ganglion dapat disebabkan karena paparan sinar matahari setiap hari dan terus menerus. Bahaya radiasi sinar matahari dapat merusak jaringan kulit, Merusak warna pigmen asli kulit dan mempermudah munculnya mutasi gen dalam sel sel tubuh yang sehat sehingga tumbuh tumor jinak atau ganglion.
  • Benturan Ketika pergelanagn tangan atau bagian lengan terbentur atau terkena hantaman yang kuat maka rentan terjadi kerusakan saraf dan tekanan pada pembuluh darah sehingga menimbulkan tumbuhnya ganglion.

  • Patah tulang – Seseorang yang mengalami patah tulang maka saraf , Otot dan jaringan disekitarnya akan mengalami tekanan yang bisa menyebabkan pembungkus sendi menjadi rusak lalu muncul penggumpalan cairan akibat respon dari cedera dari patah tulang itu sendiri yang nantinya menyebabkan tumbuhnya benjolan berlemak yang mirip seperti daging tumbuh.
  • Infeksi dan peradangan – Ketika selubung tendon mengalami tekanan akibat cedera maka akan timbul luka, Infeksi lalu terjadi peradangan. Peradangan memicu terbentuknya cairan yang semakin lama menggumpal seperti daging tumbuh llau menonjol pada permukaan kulit dimana tendon mengalami luka dalam. Cairan tersebut akan mengeras dan seperti kista  jika tidak segera diambil tindakan pembedahan.
  • Akibat partikel halus – Serbuk serbuk halus hasil dari olahan industri seperti serbuk kayu, Senyawa nikel, Benson, Senyawa arsenik atau percikan logam dapat masuk kedalam pori pori kulit dan mengendap selama  berhari hari dimana kondisi tersebut dapat merusak jaringan kulit secara berttahap dan memicu munculnya ganglion dimasa depan.
  • Cairan berbahaya – Menggunakan berbagai macam cairan yang berhubungan dengan peningkatan kecantikan fisik misalnya penggunaan cairan zat kimia secara berukang atau jangka panjang yang disuntikan pada aliran darah  yang diklaim memiliki kemampuan memutihkan kulit dari dalam, Ternyata dapat merusak jaringan kulit, Memicu munculnya ciri ciri penyakit autoimun dan menyebabkan sel sel tubuh mudah mengalami mutasi gen menjadi sel sel tumor atau kanker. Kondisi inilah yang dapat menimbulkan munculnya kasus ganglion .

Ciri ciri ganglion secara umum

Munculnya ganglion pada awalnya tidak akan disadari karena untuk tumbuh membesar membutuhkan waktu sedikit lama dan cenderung tidak menimbulkan rasa sakit ketika ganglion tumbuh dengan ukuran yang masih kecil.

  • Tumbuh tonjolan pada area pergelangan tangan atau dekat dengan area persendian
  • Ganglion memiliki bentuk dan ukuran 1 hingga 3 centimeter, Berbentuk bulat berbatas jelas dan tegas
  • Ganglion bisa muncul secara tiba tiba tetapi juga dapat hilang dengan sendirinya
  • Lokasi yang ditumbuhi ganglion akan mudah terserang kelelahan, lemas, Linu dan pegal pegal.
  • Benjolan berlemak yang mengalami pembesaran akan menimbulkan rasa sakit ketika mendapat benturan
  • Ganglion dapat muncul sewaktu waktu pada pergelangan tangan ketika digunakan untuk beraktivitas berat
  • Umumnya ganglion bersifat lunak tetapi tidak dapat bergeser atau bergerak maju mundur layaknya daging tumbuh
  • Area kulit yang ditumbuhi ganglion tidak mengalami perubahan warna dan tidak menimbulkan sensasi rasa gatal

Solusi pengobatan

Cara yang paling ideal untuk mencegah munculnya gejala ganglion dimasa yang akan datang adalah dengan melakukan pengobatan dengan teknik pembedahan/Operasi yaitu metode pengangkatan benjolan berlemak atau ganglion.

  • Teknik operasi aspirasi – Tujuan utama dari operasi kecil adalah mengangkat benjolan berlemak sampai tuntas tanpa meninggalkan jejak berupa serat serat atau sisa akar dilapisan kulit bagian dalam termasuk bagian pembungkus sendi, Sehingga  tidak dapat memicu ganglion tumbuh kembali dimasa depan. Caranya dokter akan melakukan teknik Aspirasi  yaitu sayatan kecil dan menggunakan kamera mini untuk melihat bentuk dan ukuran ganglion secara jelas kemudian menggunakan media jarum aspirating yang dimasukan dalam kulit dan menjangkau kista ganglion agar cairan mudah disedot dengan cepat .
  •  Teknik Operasi klasik atau eksisi  – Pengangkatan benjolan berlemak dengan metode operasi klasika atau metode eksisi  yaitu dengan menggunakan csirsn anastesi lokal keedalam jaringan yang ditumbuhi ganglion yang telah membesar. Melumuri cairan anastesi padaa permukaan yang terdekat dengan area yang ditumbuhi ganglion agar karakter benjolan yang membengkak dapat diminimaliskan.

Dampak setelah operasi ganglion

Pada setiap individu dampak setelah operasi ganglion dapat muncul dengan karakter yang berbeda beda, Hal ini disebabkan karena  faktor usia, Faktor hormon dan akibat kondisi dari Saraf saraf, Otot, imunitas  serta sel sel tubuh setelah operasi setiap manusia pada dasarnya memiliki kekuatan yang berbeda beda.

1.Rasa nyeri

Dampak setelah operasi ganglion umumnya adalah munculnya rasa nyeri yang timbul tenggelam dan akan meningkat intensitas rasa sakitnya pada malam hari.  Rasa nyeri yang terus menerus berlangsung dapat menimbulkan keluhan lain berupa sensasi rasa linu dan senut senut pada lokasi yang diangkat ganglionnya.

  1. Benjolan muncul kembali

Teknik opearsi pengangkatan dapat mencegah agar ganglion tidak muncul kembali dimasa yang akan datang tetapi adakalanya ganglion bisa muncul sewaktu waktu pada pasien yang didalam tubuhnya memiliki riwayat kanker dari salah satu atau kedua orangtuanya atau pernah menjalani operasi kanker sebelumnya.

  1. Pembatasan gerak

Salah satu dampak setelah operasi ganglion yang cukup meresahkan adalah larangan dari dokter untuk pasien yaitu tidak membuat pergerakan apapun pada lokasi yang telah diangkat ganglionnya setidaknya hingga 10 hari atau lebih. Kondisi inilah yang menyebabkan ruang gerak menjadi terbatas dan tidak nyaman.

  1. Mengurangi aktivitas

Pada pasien yang telah sembuh dari masalah ganglion tidak serta merta boleh melakukan kegiatan yang berhubungan dengan angkat mengangkat barang atau beban berat. Kondisi ini sangat berat bagi orang orang yang terbiasa bekerja mengandalkan kekuatan tangan dan kakinya ketika bekerja misalnya pekerja tambang, Pekerja diproyek bangunan, Pedagang keliling dan lain lain. Dokter akan menyarankan agar Tubuh tidak terlalu lelah karena hanya akan menyebabkan munculnya rasa nyeri pada lokasi ganglion yang dulu pernah diangkat melalui metode operasi.

  1. Area tangan kaku

Tindakan pengangkatan benjolan berlemak pada area pergelangan tangan atau punggung dari area  jari jari tangan tidak selamanya meningkatkan rasa nyaman ketika digerakkan karena sebagian besar menimbulkan dampak setelah operasi ganglion yaitu berupa munculnya pembengkakan, Jari jari menjadi kaku, Mengalami sensasi kebas, Kesemutan dan sakit saat digerakkan.

  1. Muncul jaringan parut

Bagi wanita dampak setelah operasi ganglion yang cukup mengganggu penampilan adalah terbentuknya jaringan parut pada lokasi yang pernah dilakukan pengangkatan ganglion dan terbukti tidak mudah untuk dihilangkan kecuali dilakukan metode bedah plastik. 


  1. Infeksi

Infeksi merupakan dampak setelah operasi ganglion yang bisa terjadi akibat pasien tidak menjaga dan merawat bekas operasi secara maksimal , Karena peningkatan kadar gula dalam darah atau gejala diabetes melitus, Karena reaksi dari injeksi kortison yang diaplikasikan setelah operasi selesai atau akibat  pada lokasi pembedahan yang mengalami kepekaan sehingga jaringan kulit yang tidak bisa cepat kering atau merapatkan diri untuk memulihkan luka bekas operasi.

  1. Kerusakan saraf

Salah satu dampak setelah operasi ganglion yang berbahaya adalah munculnya resiko kerusakan saraf  dan pembuluh darah disekitar lokasi pembedahan ganglion. Kerusakan saraf dapat menyebabkan pergelanagan tangan atau jari jari tidak bisa digerakkan dalam waktu yang cukup lama.

  1. Penurunan mobilitas sendi

Penurunan mobilitas sendi sering dialami orang orang dewasa dan lanjut usia sebagai dampak setelah operasi ganglion yang mengerikan. Menurunnya kualitas dari mobilitas sendi dapat muncul karena saraf saraf sekitar persendian telah mendapat desakan dan tekanan berulang oleh ganglion sebelum diangkat melalui metode operasi.

10. Komplikasi

Munculnya komplikasi sebagai dampak setelah operasi ganglion seringkali menyerang para lanjut usia karena sangat berkaitan dengan daya tahan tubuh mereka yang secara alami telah mengalami penurunan. Komplikasi yang dimaksud dapat misalnya rentan terserang gejala osteo-arthritis.

, , ,
Post Date: Wednesday 11th, October 2017 / 03:43 Oleh :
Kategori : Kista