Ini Dia Minuman Penyebab Keputihan Paling Berbahaya

720

Keputihan merupakan keluhan kesehatan seputar organ reproduksi yang paling sering menyerang wanita dimana penyebabnya adalah adanya pertumbuhan jamur jenis candida albicans yang muncul disebabkan oleh banyak faktor.

Penyebab keputihan

Secara umum munculnya keputihan ringan hingga munculnya penyebab keputihan berlebihan  yang wajib diketahui wanita  adalah :

  1. Karena kondisi psikologi yang tidak stabil atau stres
  2. Karena tidak merawat kebersihan vagina
  3. Biasa muncul sebelum masa siklus haid tiba
  4. Pemakaian celana dalam yang terlalu ketat
  5. Karena faktor makanan yang terlalu manis atau pedas , Ternyata minuman juga bisa menyebabkan munculnya masalah keputihan, Dimana kondisi tersebut bisa mengakibatkan penderitanya merasa tidak nyaman saat melakukan aktivitas.  Minuman yang terbukti sebagai minuman penyebab keputihan diantaranya:

1.Nanas dan mentimun

Buah nanas dan mentimun selain dapat dimakan langsung dapat pula dibuat menjadi jus . Kedua buah ini sama sama memiliki banyak nutrisi baik bagi kesehatan tubuh tetapi mengkonsumsinya secara berlebihan dapat menyebabkan produksi hormon estrogen pada wanita menjadi lebih aktif . Kondisi inilah yang menyebabkan mengapa organ kewanitaan selalu dalam keadaan lembab. Ketika kelembaban semakin meningkat maka jumlah lendir divaginapun secara otomatis juga ikut meningkat.

2.Minuman jenis soft drink

Mengkonsumsi minuman jenis soft drink atau minuman yang bersoda terus menerus beresiko meningkatkan pertumbuhan bakteri atau jamur penyebab keputihan dimana pemicunya adalah bahan pengawet dan kadar glukosa yang ada didalamnya.  Bahan pengawet serta tingginya jumlah gula fruktosa yang ada pada minuman soft drink dapat mempengaruhi kelembaban vagina menjadi lebih kuat sehingga sangat mudah diambil alih jamur jenis candida albicans untuk berkembang biak. Jamur Candida Albicans merupakan biang keladi penyebab meningkatnya keasaman pada organ vagina sehingga vagina selalu dalam keadaan yang lembab.

3. Minuman terbuat dari anggur

Hindari bahaya makan buah anggur berlebihan termasuk anggur yang telah diproses menjadi minuman. Intinya hindari apapun jenis minuman yang terbuat dari sari buah anggur secara berlebihan karena buah ini mengandung kadar gas, Alkohol dan gula buah yang sangat tinggi serta kadar glikemik yang dapat meningkatkan keasaman pada organ vagina dan mempermudah pertumbuhan bakteri atau jamur penyebab keputihan.

Solusi terbaik

  • Merawat daerah kewanitaan – Membiasakan diri untuk meningkatkan informasi tentang cara merawat  daerah kewanitaan agar tidak keputihan dan berbau  yaitu selalu menjaga kebersihan organ intim dengan mencucinya dengan air bersih hangat atau  air rebusan daun sirih setelah buang air atau membersihkan dengan cairan khusus yang dibuat dari manfaat daun sirih.  Lakukan  secara berkala untuk mencegah pertumbuhan jamur candida penyebab keputihan.
  • Cairan antiseptik – Menggunakan cairan antiseptik yang diformulasikan khusus untuk membersihkan organ kewanitaan tetapi sesuai dengan aturan yang tertera dikemasan atau konsultasikan terlebih dahulu pada dokter yang terkait.
  • Hindari celana ketat – Menghindari memakai pakaian dalam (celana dalam) yang terlalu sempit/ketat dan tidak berbagi (saling bergantian memakai celana dalam dengan milik orang lain)
  • Pemilihan bahan celana – Hindari vagina menjadi lembab dan basah akibat pakaian dalam yang terbuat dari bahan yang sulit menyerap keringat. Rekomendasi terbaik adalah celana yang terbuat dari katun.
  • Mengganti pakaian dalam – Mengganti celana dalam jika organ vagina sudah terasa tidak nyaman akibat keringat yang muncul karena pergerakan tubuh disela sela aktivitas harian.
  • Minum probiotik – Membiasakan diri mengkonsumsi probiotik atau yogurt dimana didalamnya mengandung jutaan bakteri baik bernama Lactobacillus dimana fungsi probiotik untuk kesehatan tubuh terbukti secara klinis mampu melindungi organ vagina dari pertumbuhan jamur atau bakteri penyebab keputihan.
  • Memperbaiki pola makan –Memperbanyak minum air putih dan mengkonsumsi sayuran hijaun yang tidak mengandung gas misalnya bayam atau katuk serta memperbanyak konsumsi buah buahan yang juga tidak mengandung gas tetapi mengandung banyak vitamin C misalnya buah  jeruk atau jambu biji.