8 Penyebab Bahu Turun Penting Untuk Diwaspadai

Penyebab bahu turun atau tidak seimbang umumnya ditimbulkan dari kebiasaan sehari hari yang kurang baik dan juga tidak ergonomis yang kemudian merusak bentuk dari bahu dan akhirnya bahu terlihat turun. Tanpa disadari, kebiasaan yang dilakukan setiap hari membuat bentuk tubuh terlihat tidak proporsional bahkan juga bisa merusak tulang belakang anda. Selain itu, penyebab bahu turun juga bisa disebabkan karena penyakit atau kelainan dan untuk lebih lengkapnya akan kami ulas secara lengkap berikut ini.

  1. Faktor Keturunan

Posisi bahu yang terlihat turun bisa disebabkan karena keturunan atau genetik. Jika ini adalah penyebabnya, maka tidak bisa disembuhkan atau diobati karena memang menjadi faktor keturunan. Apabila orang tua, kakek atau nenek anda memiliki posisi bahu yang turun, maka bisa jadi gen yang sama juga akan diturunkan pada anda.

  1. Mengangkat Beban Berat Sebelah

Bagi seseorang yang lebih sering menggunakan tas samping atau memanggul sesuatu dengan salah satu bagian bahu juga bisa menyebabkan posisi bahu terlihat turun dan juga penyebab bahu sakit sebelah kiri atau kanan. Dalam sebuah studi Teesude University mengungkapkan jika seseorang terlalu sering membawa beban yang berat sebelah, maka tidak hanya bisa menyebabkan nyeri otot dan nyeri punggung, namun semakin lama juga bisa membuat posisi bahu semakin turun.

  1. Sering Membungkuk

Kebiasaan buruk lainnya yang bisa menyebabkan bahu turun adalah terlalu sering membungkuk. Membungkuk saat bekerja di depan komputer, belajar atau bermain smartphone tidak hanya bisa menyebabkan kerusakan pada tulang belakang namun juga membuat posisi bahu semakin lama akan turun serta pundak kaku dan pegal.

  1. Cedera Sendi Acromioclavicular

Sambungan AC ini memiliki mobilitas yang terbatas sehingga jika sebuah gerakan dilakukan terlalu bersemangat atau kuat, maka bisa menyebabkan cedera. Cedera sendi AC ringan bisa disebabkan karena kejadian traumatis seperti terjatuh atau salah melakukan gerakan tertentu. Beberapa gejala yang terlihat dari cedera sendi AC ini diantaranya adalah nyeri pada leher, terlihat benjolan di bagian atas bahu, hilangnya kekuatan bahu dan terdengar suara atau gemeretak saat bahu sedang digerakkan.

  1. Capsulitis Perekat Bahu

Capsulitis perekat bahu atau juga disebut dengan bahu beku juga menjadi penyebab mengapa bahu seseorang terlihat turun dan juga bisa menjadi menyebabkan kelainan tulang belakang. Seseorang yang memiliki penyakit diabetes akan berisiko lebih tinggi terkena masalah ini dan juga bisa disebabkan karena kebiasaan memposisikan bahu terlalu lama seperti berbaring atau duduk dengan posisi monoton dalam waktu lama tanpa digerakkan.

  1. Arthritis Bahu

Arthritis bahu umumnya menyebabkan nyeri di bagian bahu kanan, bahu kiri atau bahkan keduanya yang akan sangat terasa asat tidur di malam hari. Namun jika sendi glenohumeral terpengaruh, maka rasa sakit bisa terasa di bagian tengah bahu. Saat ini terjadi, tidak hanya gerakan yang menjadi sangat terbatas, namun posisi bahu juga akan berubah semakin turun dan juga menjadi penyebab tubuh bungkuk.


  1. Tendonitis Biseps

Tendonitis biseps juga menjadi penyebab bahu terlihat turun dan juga timbul rasa sakit dan berdenyut di bahu anterior. Kondisi ini sering didefinisikan sebagai radang tendon otot bisep yang serupa seperti otot bahu yang ditarik. Tendonitis biseps ini bisa disebabkan karena gerakan berulang terlalu ekstrem dan juga bisa terjadi karena penuaan.

  1. Kifosis

Kifosis atau sering disebut dengan kelainan tulang belakang bagian atas karena terlalu sering membungkuk ke arah depan juga bisa menjadi penyebab bahu turun dan penyebab sakit tulang belakang. Ada beberapa faktor yang menyebabkan kifosis bisa terjadi seperti duduk terlalu membungkuk, sering mengangkat benda berat sehingga tulang belakang membengkok, penuaan dan sebagainya.

Selain beberapa faktor diatas, ada banyak hal lain yang bisa menjadi penyebab bahu turun dan umumnya karena kebiasaan buruk yang tanpa disadari dilakukan sehari hari. Untuk itu, hindari berbagai aktivitas terlalu berlebihan, mengangkat berat dan juga terlalu sering diam dengan posisi yang sama untuk mencegah masalah persendian tersebut.

, , ,

Follow Halosehat

ig-halosehatgroup