10 Perawatan Cacar Air Pada Orang Dewasa dan Anak Anak

Cacar air adalah salah satu jenis penyakit yang disebabkan oleh infeksi virus. Cacar air akan menyebabkan timbulnya benjolan yang berisi air pada seluruh tubuh, gatal dan kulit yang kemerahan. Penyakit ini akan mudah menular kepada orang yang belum terkena cacar air dan sudah mendapatkan vaksin, cacar air adalah salah satu jenis penyakit menular yang sangat cepat, terutama pada anak. Biasanya penyakit ini akan muncul pada anak-anak hingga remaja dan jarang ditemukan pada orang tua. Biasanya cacar air tidak menyebabkan komplikasi dan bisa disembuhkan dengan rawat jalan.

Karakateristik Cacar Air

Infeksi yang menyebabkan cacar air bisa sembuh dalam waktu antara 8 hingga 10 hari. Pertama biasanya cacar air tidak akan langsung muncul dalam bentuk benjolan. Pada dua hari pertama virus masuk ke tubuh maka aka menyebabkan demam dan kulit berubah menjadi kemerahan. Beberapa orang juga bisa merasa demam, sakit kepala, mual dan tidak nafsu makan.

Gejala cacar air pada hari berikutnya maka benjolan kecil merah akan mulai muncul dan badan menjadi tidak terlalu panas. Benjolan bisa muncul di semua bagian tubuh dan akan memecah bila sudah akan sembuh. Pada tahap air benjolan akan mengering sendiri dan berapa akan pecah. Benjolan cacar air yang pecah biasanya akan menyebabkan bekas pada kulit.

Penyebab Cacar Air

perawatan cacar airPenyebab utama cacar air adalah sebuah infeksi virus yang bernama virus varicella zoster. Virus memiliki waktu penyebaran yang sangat cepat. Bahkan kontak langsung pada bagian kulit yang ruam bisa menyebabkan penularan. Terkena pecahan dari benjolan cacar air juga akan cepat menular. Virus ini juga dapat menular lewat udara dan air sehingga terkadang penderita harus mendapatkan tempat khusus. Orang yang sudah pernah mendapatkan vaksin cacar air dan tidak kebal tetap akan terkena cacar air.

Siapa yang Bisa Terkena Cacar?

Cacar air biasanya banyak terjadi pada anak-anak dan orang dewasa. Meskipun sudah mendapatkan vaksin namun resiko terkena cacar memang masih tinggi. Orang yang memiliki resiko tinggi terkena cacar air adalah sebagai berikut:

  1. Bayi yang ibu kandungnya belum pernah menerima vaksin cacar.
  2. Bayi yang ibu kandungnya belum pernah mendapatkan cacar air.
  3. Ibu hamil yang belum pernah terkena cacar air.
  4. Anak-anak yang sedang menjalankan pengobatan asma
  5. Orang yang memiliki ketahanan tubuh rendah.
  6. Orang yang berinteraksi dengan penderita cacar air secara langsung.

Fakta Tentang Cacar Air


Banyak fakta yang beredar bahwa orang akan terkena cacar air seumur hidup sekali. Cacar air memang akan menyebabkan tubuh menjadi tidak nyaman dan biasanya anak-anak menjadi lemah. Berikut ini adalah beberapa fakta tentang cacar air.

  • Virus penyebab cacar air yaitu varicella akan tetap berada dalam tubuh setelah menginfeksi tubuh. Cacar air hanya akan terjadi dalam satu kali seumur hidup dan tidak akan menyerang lagi.
  • Cacar air dapat terjadi lagi untuk kedua dan ketiga, namun jenis virus yang menyerang bukan berasal dari penyebab cacar air. Kondisi ini disebabkan karena pertumbuhan virus herpes zoster yang menyerang saat kondisi tubuh sedang lemah.
  • Penderita usia lanjut dan orang dewasa bisa mendapatkan infeksi herpes zoster yang sering disebut dengan cacar air kedua atau ketiga.
  • Vaksin cacar air wajib diberikan sejak bayi masih berusia antara 12 dan 15 bulan. Kemudian akan diulang lagi pada usia 4 dan 6 tahun.
  • Orang yang tidak mendapatkan vaksin cacar tetap akan mudah terkena infeksi cacar air meskipun sudah menghindari penularan. Hal ini disebabkan karena virus memiliki pergerakan yang cepat untuk menular terlebih pada orang yang belum mendapatkan vaksin.

Perawatan Cacar Air

Perawatan cacar air biasanya bisa dilakukan dengan rawat jalan. Obat-obatan untuk meringankan demam, sakit kepala dan gejala lain biasanya akan diberikan oleh dokter. Namun perawatan di rumah tetap harus dilakukan untuk menghindari resiko yang lebih parah. Berikut ini adalah beberapa langkah perawatan yang bisa dilakukan.


  1. Jangan menggaruk daerah kulit yang merah dan ruam. Menggaruk kulit hanya akan membuat kulit menjadi panas sehingga lebih baik jika diberikan salep untuk meringankan rasa gatal dan panas.
  2. Jangan memencet atau menggaruk benjolan kecil yang sudah menjadi cacar. Hal ini untuk mengurangi resiko infeksi, penyebaran cacar ke orang lain dan bekas cacar yang tidak bisa hilang.
  3. Sebaiknya potong kuku agar tidak menyebabkan luka atau infeksi pada cacar air saat tidak sengaja menggaruk bekas luka.
  4. Gunakan sarung tangan dan pakaian yang tertutup agar cacar air segera bisa keluar.
  5. Penderita juga bisa mandi air soda untuk mengurangi rasa gatal. Campur sedikit baking soda dalam air mandi dan gunakan untuk mandi.
  6. Dilarang untuk memberikan obat sakit kepala karena bisa menyebabkan demam dan sakit yang lebih serius.
  7. Gunakan pelembab pada kulit agar kulit yang terkena cacar tidak terlalu kering. Biasanya dokter akan memberikan pelembab berupa salep.
  8. Gunakan pakaian yang ringan dan tidak membuat kulit menjadi lebih gatal atau panas.
  9. Berikan makanan yang lembut dan hangat agar penderita cacar air tetap nyaman dan tubuh tidak terlalu lemah.
  10. Pada beberapa kondisi tertentu perawatan cacar air membutuhkan beberapa jenis obat-obatan yang hanya bisa diberikan oleh dokter. Biasanya ibu hamil, orang lanjut usia dan bayi memerlukan perawatan di rumah sakit.

Pencegahan Cacar Air

Upaya pencegahan agar tidak tertular cacar air memang bisa dilakukan untuk mengurangi resiko. Meskipun orang yang belum pernah menerima vaksin cacar memiliki resiko yang cukup tinggi. berikut ini beberapa hal yang bisa dilakukan untuk mencegah penularan cacar air.

  1. Cacar air pada anak sangat rentan dan cepat menular. Untuk mengatasi hal ini sebaiknya anak yang terkena cacar air harus berada di rumah dan tidak sekolah untuk sementara waktu.
  2. Bila salah satu anggota keluarga terkena cacar air maka buatlah wilayah khusus untuk mereka. Hal ini untuk mencegah penularan agar tidak terjadi. Anda tetap bisa membiarkan anak-anak bermain di dalam rumah dan tidak terkena udara luar.
  3. Anak-anak yang belum pernah menerima vaksin sebaiknya harus segera mendapatkan vaksin. Langkah ini menjadi langkah yang paling tepat karena cacar air hanya bisa dicegah dengan vaksin.
  4. Ibu hamil yang terkena cacar air tidak bisa mendapatkan vaksin karena berbahaya untuk janin.
  5. Tidak ada makanan yang bisa menyembuhkan cacar air, tapi anak-anak atau orang yang terkena cacar air harus mengkonsumsi makanan yang penuh dengan nutrisi agar tubuh tetap kuat dan bisa pulih dari infeksi dalam waktu yang cepat.

Baca juga : Cara menghilangkan cacar air

,
Oleh :
Kategori : Cacar Air