Apakah Penyakit Autoimun Menular? Ini Penjelasannya

62

Penyakit autoimun merupakan penyakit yang muncul dikarenakan sistem kekebalan tubuh yang justru menyerang tubuh sendiri. Normalnya, sistem kekebalan tubuh menyerang benda asing seperti virus dan bakteri yang masuk ke dalam tubuh, sehingga tubuh dapat terhindar dari infeksi dan berbagai penyakit. Namun karena adanya gangguan pada sistem imunitas tubuh, sel tubuh justru dianggap sebagai sel asing yang harus dilawan. Karena itu, sistem imunitas tubuh melepaskan senyawa protein autoantibodi yang bertujuan untuk menyerang sel tubuh yang sehat.

Beberapa penyebab autoimun yaitu riwayat keluarga, jenis kelamin dimana wanita lebih rentan terkena penyakit autoimun dibandingkan laki-laki, dan kondisi lingkungan. Penyakit ini terbagi dalam beberapa kelompok dengan gejala yang beragam, dan sangat berbahaya hingga dapat menyebabkan kematian. Gejala yang muncul biasanya ditandai dengan kondisi tubuh yang mudah lelah, otot pegal-pegal, muncul ruam pada kulit, demam, kesemutan, kerontokan rambut yang tidak wajar dan sulit berkonsentrasi.

Apakah Penyakit Autoimun Menular?

Hingga saat ini penyakit autoimun masih belum dapat disembuhkan, namun penderita dapat menjalani serangkaian perawatan dan pengobatan yang membantu menekan gejala. Pengobatan juga bertujuan untuk mencegah terjadinya flare, yaitu kondisi dimana gejala muncul secara tiba-tiba dan sangat berat. Meski penyakit autoimun berbahaya, penyakit ini bukanlah penyakit menular. Karena itu, Anda tidak perlu takut untuk berinteraksi dengan orang-orang yang menderita penyakit tersebut.

Mengapa penyakit autoimun tidak menular? Hal ini dikarenakan penyebab penyakit ini bukanlah disebabkan virus atau bakteri yang sangat mudah menyebar dan berpindah tempat. Penyakit autoimun terjadi karena adanya gangguan pada sistem imunitas tubuh sehingga sel tubuh yang sehat ikut diserang. Jadi kondisi ini  terjadi karena kesalahan dalam tubuh itu sendiri, bukan karena agen atau patogen yang dapat menyebar.

Penyebab penyakit autoimun sendiri belum dapat diketahui secara pasti. Namun beberapa faktor resiko diduga memberikan kontribusi terhadap munculnya penyakit ini. Beberapa di antaranya yang dapat memicu seseorang terserang penyakit autoimun adalah perubahan hormon di dalam tubuh, stres yang cukup berat, kondisi lingkungan yang ekstrem, tergolong pada etnis tertentu dan adanya riwayat keturunan baik dari orang tua maupun saudara. Penyakit ini mungkin tidak dapat disembuhkan, namun dengan mewaspadai faktor resiko tersebut kita dapat mengantisipasi munculnya penyakit autoimun.

Jenis penyakit autoimun sendiri cukup banyak bahkan lebih dari 80 jenis, dan semuanya memliki gejala yang khas. Beberapa di antaranya yang cukup sering muncul adalah penyakit lupus, diabetes tipe 1, multiple sclerosis, penyakit graves, guillain Barre Syndrom, rheumatoid arthritis, psoriasis, kolitis ulseratif, dan banyak lagi jenis lainnya. Meski penyakit ini tidak menular, bukan berati kita bisa bersantai dan menganggap remeh. Waspada dan melakukan tindakan pencegahan adalah cara terbaik yang dapat dilakukan agar dapat terhindar dari penyakit autoimun.