20 Cara Mengatasi Anemia Pada Ibu Hamil Paling Aman di Lakukan

√ Verified Pass quality & scientific checked by advisor, read our quality control guidelance for more info

Saat hamil, bukan hanya perut saja yang terasa berat. Badan pun terasa lebih mudah lemas. Hal ini tak ayal terjadi karena ibu hamil harus berbagi nutrisi dan suplai darah dengan bayi yang dikandungnya. Pembagian nutrisi serta suplai darah ini pun tak jarang membuat ibu hamil terkena anemia alias kurang darah. Maka dari itu, penting bagi Anda untuk memahami cara mengatasi anemia pada ibu hamil.

Kekurangan darah dapat memberikan dampak buruk bagi ibu hamil. Ibu hamil yang kekurangan darah akan sulit berkonsentrasi, mudah capek, bahkan bisa pingsan. Dan bisa saja kondisi kurang darah ini dapat memicu keguguran atau kondisi buruk lainnya bagi janin.

Anda yang tengah berbadan dua tentunya tak ingin hal semacam ini terjadi pada Anda bukan? Anda juga tentunya tak ingin hal buruk menimpa janin Anda. Untuk itu, cermati cara mengatasi anemia pada ibu hamil di bawah ini. Apa sajakah?

1. Banyak makan sayur-sayuran hijau

Sayuran-sayuran hijau seperti bayam dan juga brokoli terbukti kaya akan zat besi dan dapat membantu Anda terhindar dari anemia. Untuk itu, konsumsi sayuran hijau secara rutin, sertakan dalam menu harian Anda. Ingat, jangan merebus apalagi menggoreng sayuran hijau terlalu lama karena hal tersebut dapst mengurangi nutrisi di dalam sayuran hijau termasuk zat besi.

2. Kurangi begadang

Begadang adalah salah satu  faktor yang dapat memperparah anemia dan dapat memperburuk suplai darah. Bila Anda hamil dan keseringan begadang, hal itu tidak baik bagi Anda dan janin. Untuk itu, tidurlah sebelum jam 11 malam agar suplai darah ke tubuh berjalan dengan maksimal.

3. Konsumsi daging-dagingan merah

Daging-dagingan merah seperti daging sapi misalnya,dapat meningkatkan kadar zat besi di dalam tubuh. Nah, ibu hamil jangan lupa untuk selalu konsumsi daging-dagingan merah, ya, agar Anda tidak pingsan dan tidak kekurangan zat besi?

4. Minum air putih yang cukup

Inilah hal yang sering dilupakan oleh ibu hamil dalam cara mengatasi anemia pada ibu hamil. Seiring dengan perkembangan janin yang semakin besar, wajar apabila kita jadi mudah pergi ke kamar kecil. Hal ini membuat kita merasa malas untuk minum terlalu banyak. Padahal, minum banyak dapat mengurangi risiko anemia dan membantu melancarkan peredaran darah dan nutrisi dalam tubuh lho.

5. Makan buah-buahan

Buah-buahan mengandung berbagai zat alami yang dapat membantu melancarkan peredaean darah dan meningkatkan zat besi dalam tubuh. Buah-buahan juga mengandung banyak air sehingga kita tidak akan dehidrasi: sesuatu yang memperparah anemia. Nah, selalu konsumsi buah-buahan segar setiap hari, terutama yang berair ya! [AdSense-B]

6. Kurangi konsumsi kafein

Konsumsi kafein dapat memperparah anemia dan dapat membuat Anda mudah dehidrasi. Selain itu, kafein berlebihan juga berbahaya bagi janin Anda dan membuat Anda kesulitan tidur di malam hari. Nah, kesulitan tidur inilah yang membuat suplai darah berkurang. Untuk itu, jangan terlalu banyak mrngonsumsi kafein ya saat Anda hamil.

7. Olahraga ringan

Siapa bilang ibu hamil tidak bisa berolahraga? Ibu hamil dianjurkan untuk berolahraga agar tubuh lebih rileks dan janin menjadi lebih sehat. Dengan berolahraga, suplai darah pun menjadi optimal dan proses sekresi pun menjadi lancar. Namun jangan berolahraga terlalu berlebihan dan membahayakan janin ya. Olahraga ringan saja seperti berenang misalnya.

8. Hindari terlalu lama bermalas-malasan

Bermalas-malasan memang tidak membuat Anda lelah. Namun hal itu akan membuat Anda menjadi mudah lemas dan pusing. Aliran darah pun menjadi tidak lancar akibatnya. Jadi, hamil memang membuat Anda mudah lelah, tetapi setidaknya lakukan aktivitas yang wajar dan jangan hanya tiduran sepanjang hari, ya.

9. Jangan diet berlebihan

Saat hamil, kita memang membutuhkan asupan nutrisi yang cukup. Apalagi, kita harus membaginya dengan janin di perut. Untuk itu, jangan diet berlebihan karena hal itu akan mengurangi asupan zat besi dan memperburuk proses suplai darah. Jangan makan berlebihan, tetapi juga jangan diet ketat.

10. Bangun pagi

Biasakan bangun pagi setiap hari. Bangun pagi dapat membuat suplai darah menjadi lebih optimal dan membuat tubuh lebih mudah mendapatkan udara yang sehat dan segar. Untuk itu, usahakan untuk selalu bangun pagi dengan cara menghindari begadang. [AdSense-A]

11. Minum susu teratur

Susu tidak hanya kaya akan kalsium tetapi juga mengandung zat besi yang dapat menyehatkan Anda. Saat anemia menyerang, jangan lupa untuk mengonsumsi susu. Akan lebih baik apabila Anda mengonsumsi susu yang murni atau susu berkalsium tinggi.

12. Hindari ruangan pengap

Ruangan pengap dapat membuat suplai oksigen menjadi berkurang dan membuat Anda mudah lemas. Padahal, suplai oksigen ini sangatlah penting bagi peredaran darah Anda lho. Nah, Anda tak mau bukan memperparah kondisi Anda? Untuk itu, hindari berada di ruangan yang pengap dan senantiasa cari udara segar.

13. Konsumsi telur

Dalam sebutir telur, terdapat berbagai zat yang positif bagi tubuh Anda dan hal itu termausk zat besi. Mengonsumsi telur secara rutin dapat menghindarkan Anda dari anemia dan juga bermanfaat bagi janin Anda. Namun, hindari telur setengah matang ya karena mengandung bakteri yang tidak baik bagi janin.

14. Maksimalkan oksigen

Suplai oksigen sangatlah berguna dalam membantu lancarnya peredaran darah Anda. Untuk itu, maksimalkan oksigen yang masuk ke dalam tubuh Anda agar Anda tidak mengalami anemia. Hal ini bisa Anda peroleh dengan cara berjalan-jalan di tempat yang penuh dengan tanaman hijau serta bangun lebih pagi karena suplai oksigen di pagi hari jauh lebih baik daripada di waktu-waktu lain.

15. Hindari stress

Stress dapat membuat peredaran darah menjadi tidak lancar dan membuat anemia menjadi lebih parah. Lagipula, stress juga sangat berbahaya bagi kesehatan janin Anda, lho. Jadi saat Anda sedang hamil, hindari stress dan ciptaka suasana menyenangkan untuk diri Anda sendiri ya.

16. Konsumsi asam folat

Asam folat tidak hanya berguna untum memperkuat janin. Asam folat juga dapat mengurangi risiko anemia dan menambah kadar zat besi pada darah lho. Asam folat dapat Anda temukan di dalam sayuran-sayuran hijau, buah-buahan seperti pepaya dan pisang, dan biji-bijian seperti kacang kedelai.

17. Memeriksakan darah

Bila Anda sering mengalami anemia, ada baiknya memeriksakan kadar hemoglobin darah ke rumah sakit. Hal ini bertujuan agar Anda lekas mendapatkan penanganan yang baik dan tidak berisiko tinggi bagi nyawa Anda dan tentunya janin. [AdSense-C]

18. Selalu bersikap tenang

Merasa mudah marah? Lebih baik hentikan kebiasaan tersebut. Mudah marah dan panik jelas akan mengganggu peredaran darah Anda dan hal ini memperburuk anemia. Jadi, daripada selalu marah-marah, lebih baik coba tenangkan pikiran dengan hal-hal yang menyenangkan bagi Anda.

19. Konsumsi kacang-kacangan

Konsumsilah kacang-kacangan secara rutin saat hamil. Hal ini bisa membuat janin lebih kuat dan juga membuat kadar zat besi dalam darah Anda meningkat. Konsumsi kacang-kacangan seperti kacang merah dan kacang hijau, baik dengan dibuat sup atau diblender sebagai minuman.

20. Konsumsi penambah zat besi

Bila diperlukan, konsumsi vitamin penambah zat besi saat anemia Anda menunjukkan tanda-tanda yang mengganggu dan membuat Anda sulit untuk beraktivitas. Namun, sebaiknya konsultasikan kepada dokter kandungan Anda.

Nah, itulah cara mengatasi anemia pada ibu hamil. Jagalah selalu kondisi badan Anda saat hamil, karena ada dua nyawa yang harus Anda perhatikan, bukan?

fbWhatsappTwitterLinkedIn