Coal Tar – Obat Apa – Fungsi – Dosis – Efek Samping

519

Obat Apa?

Coal tar merupakan produk sampingan dari produksi kokas dan gas batubara yang mana merupakan turunan dari batubara. Coal tar berbentuk cairan berwarna hitam. Kokas sendiri merupakan bahan bakar yang mengandung karbon dengan persentase yang tinggi dan juga sedikit mengandung kotoran. Sedangkan gas batubara sendiri merupakan bahan bakar yang berbentuk gas dan mudah terbakar. Dari komposisi coal tar ini mungkin Anda membayangkan hal yang cukup berbahaya, namun coal tar dapat digunakan untuk pengobatan dalam bidang medis, selain memiliki kegunaan dalam bidang industri. Obat ini merupakan jenis obat topikal, yaitu obat yang digunakan pada bagian luar tubuh (kulit) biasanya sebagai obat oles. Coal tar pertama kali ditemukan sekitar tahun 1665 dan baru digunakan sebagai obat medis pada awal tahun 1800. Obat ini kemungkinan memiliki kemampuan antifungal (anti jamur), anti peradangan, anti gatal dan anti parasit.

Obat coal tar mengandung senyawa seperti senyawa heterosiklik, hidrokarbon aromatik polisiklik dan fenol. Ada baiknya Anda menyimpan obat ini dengan suhu dibawah 25° Celsius. Obat coal tar digunakan dalam pengobatan psoriasis dan seborrheic dermatitis (dalam bahasa Indonesia: dermatitis seboroik). Berikut akan dijelaskan mengenai fungsi, dosis dan efek samping dari obat coal tar ini.

Fungsi

Seperti yang sudah disebutkan di atas bahwa obat ini digunakan sebagai pengobatan luar tubuh dan berkaitan dengan pengobatan beberapa jenis-jenis penyakit kulit. Berikut dijelaskan beberapa fungsi dari obat tersebut.

  • Digunakan untuk perawatan penyakit psoriasis

Psoriasis merupakan jenis penyakit autoimun yang berlangsung cukup lama, penyakit ini ditandai dengan adanya kelainan pada kulit. Penyakit autoimun sendiri merupakan kondisi dimana sistem imun dalam tubuh menyerang sel dan jaringan serta organ tubuh sendiri. Kelainan kulit yang terjadi akibat penyakit ini berupa kulit terasa gatal, berwarna merah serta bersisik. Psoriasis dapat meliputi sebagian kecil kulit tubuh hingga dapat meliputi hampir sebagian besar kulit. Bila terjadi luka dimana psoriasis terjadi pada kulit, maka akan dapat memicu terjadinya perubahan kulit yang berkaitan dengan psoriasis ini, peristiwa ini disebut fenomena Koebner, dimana fenomena ini menunjukkan adanya iritasi pada kulit diakibatkan oleh luka pada kulit yang mengalami psoriasis.

Terdapat 5 jenis psoriasis yang diketahui, yaitu erythrodermic, pustular, inverse, gluttate dan plaque. Penyakit ini diperkirakan diakibatkan oleh faktor keturunan (genetik) yang dipicu oleh kondisi lingkungan. Selain penyebab tersebut, penyakit ini juga kemungkinan disebabkan oleh pola hidup yang kurang baik seperti konsumsi alkohol berlebih, merokok dan obesitas (kelebihan berat badan). Selain itu, infeksi HIV (Human Immunodeficiency Virus) juga diperkirakan merupakan penyebab penyakit tersebut (penyakit yang disebabkan oleh HIV adalah AIDS). Tidak hanya itu, infeksi mikroba seperti bakteri dan efek samping dari pengobatan dengan menggunakan obat maupun metode tertentu diduga juga dapat menyebabkan penyakit ini. Sampai saat ini belum ditemukan obat yang dapat benar – benar menyembuhkan penyakit psoriasis ini, yang ada saat ini adalah perawatan yang dapat meminimalisr gejala yang ditimbulkan oleh penyakit tersebut. Salah satu perawatan penyakit ini adalah dengan menggunakan obat coal tar.

  • Mengobati dermatitis seboroik

Dermatitis seboroik merupakan jenis penyakit kulit yang dapat berlangsung dalam jangka waktu yang cukup panjang. Daerah kulit yang banyak mengandung kelenjar penghasil minyak adalah yang paling sering terkena penyakit ini, daerah – daerah tersebut antara lain adalah dada, wajah dan kulit kepala. Penyakit ini sering dikaitkan dengan ketombe karena memiliki beberapa kesamaan, namun ketombe dan dermatitis seboroik bisa dikatakan merupakan dua hal yang berbeda, ketombe merupakan bentuk ringan dari dermatitis seboroik, dimana ketombe tidak berkaitan dengan adanya peradangan. Penyakit ini juga dapat mengakibatkan kurangnya rasa percaya diri akibat gangguan yang ditimbulkannya pada kulit wajah dan juga kulit kepala.

Gejala – gejala dari penyakit ini antara lain adalah terkelupasnya kulit wajah dan kulit kepala, kulit yang terkelupas biasanya berwarna kekuningan atau keabuan, kulit berwarna kemerahan, gatal pada kulit, rasa sakit dan untuk beberapa kasus rambut rontok dapat terjadi. Penyebab pasti dari penyakit ini belum diketahui, namun diperkirakan penyakit ini disebabkan oleh infeksi jamur, faktor keturunan, pengaruh lingkungan, aktivitas hormon dan faktor yang berkaitan dengan sistem imunitas. Penyakit ini dapat diobati dengan menggunakan obat yang mengandung senyawa anti jamur dan anti peradangan, seperti yang telah disebutkan di atas, coal tar memiliki dua khasiat tersebut sehingga dapat digunakan dalam pengobatan penyakit dermatitis seboroik ini.

  • Mengobati ketombe

Ketombe merupakan kondisi kulit berupa terkelupasnya kulit yang terkadang disertai rasa gatal, yang mana kondisi ini pada umumnya terjadi pada daerah kulit kepala. Selain gejala – gejala tersebut, ketombe juga dapat menunjukkan gejala – gejala seperti kulit berwarna merah dan berminyak serta rasa geli atau gatal pada kulit. Penyebab dari ketombe dapat bermacam – macam, mulai dari pengaruh penyakit lainnya seperti dermatitis seboroik serta psoriasis maupun akibat kondisi dan faktor tertentu seperti kulit yang kering, kulit sensitif terhadap beberapa produk yang berkaitan dengan rambut dan kulit kepala, ataupun karena adanya aktivitas jamur dan bakteri. Obat coal tar dapat digunakan sebagai pengobatan penyakit ini karena memiliki kandungan anti jamur dan juga dapat meluruhkan sel kulit mati.

Dosis

Pada bagian ini akan dijelaskan mengenai dosis penggunaan dari obat coal tar ini. Sebelum melanjutkan ke penjelasan mengenai dosis, ada baiknya Anda mengetahui kontraindikasi dan tindakan pencegahan dalam pemakaian obat ini. Kontraindikasi dari obat ini adalah obat coal tar ini tidak dapat digunakan pada kulit yang meradang dan kulit yang mengalami kerusakan parah. Tindakan pencegahan atau dalam bahasa Inggris disebut sebagai precaution dari obat ini antara lain:

  1. Untuk pemakaian pada daerah wajah, area dekat mata dan selaput membran , gunakan obat ini dengan hati-hati.
  2. Jangan gunakan obat ini pada area alat kelamin dan dubur.
  3. Hindari pemakaian pada penderita psoriasis dengan kondisi yang memburuk.
  4. Hindari terkena sinar matahari langsung ataupun lampu ultraviolet paling tidak selama 24 hingga 72 jam setelah penggunaan.
  5. Bila sedang menjalani perawatan Goeckerman, semua coal tar yang terdapat pada kulit perlu dihilangkan sebelum terpapar radiasi.
  6. Ibu hamil dan menyusui diharapkan berkonsultasi dengan dokter sebelum menggunakan obat ini.

Di atas telah disebutkan beberapa kontraindikasi dan tindakan pencegahan yang perlu diperhatikan sebelum mengunakan obat ini. Ada baiknya Anda berkonsultasi dengan dokter sebelum memakai obat coal tar ini. Selanjutnya akan dibahas mengenai dosis obat coal tar yang dilansir dari MIMS (Monthly Index of Medical Specialities).

  • Dewasa:
  1. Untuk penderita dermatitis seboroik, dosis yang diberikan sebagai sampo yang mengandung 5% ekstrak alkoholik dari coal tar. Digunakan dengan cara membasahi rambut terlebih dahulu, usapkan sampo pada rambut dan kulit kepala, lalu bilas seluruh rambut dan kulit kepala. Ulangi prosedur tersebut, pijat kulit kepala selama beberapa menit lalu bilas sampai bersih.
  2. Untuk penderita ketombe, dosis yang diberikan sebagai sampo yang mengandung 5% ekstrak alkoholik dari coal tar. Digunakan dengan cara membasahi rambut terlebih dahulu, usapkan sampo pada rambut dan kulit kepala, lalu bilas seluruh rambut dan kulit kepala. Ulangi prosedur tersebut, pijat kulit kepala selama beberapa menit lalu bilas sampai bersih.
  3. Untuk penderita psoriasis subakut dan kronis, dosis yang diberikan sebagai emulsi mengandung 40% berat/volume coal tar suling. Penggunaan dilakukan dengan air mandi yang hangat ditambahkan sebanyak 30 ml, rendam tubuh dengan air campuran tersebut selama 5 menit lalu dikeringkan.
  4. Untuk penderita psoriasis, dosis yang diberikan sebagai salep mengandung 1% berat/volume ekstrak alkoholik coal tar. Penggunaan dengan mengolesi coal tar tersebut pada bagian yang kulit atau kulit kepala yang mengalami psoriasis sebanyak 2 hingga 3 kali sehari, pijat secara perlahan lalu biarkan kering.
  • Anak-anak:
  1. Untuk penderita dermatitis seboroik, dosis yang diberikan sebagai sampo yang mengandung 5% ekstrak alkoholik dari coal tar. Digunakan dengan cara membasahi rambut terlebih dahulu, usapkan sampo pada rambut dan kulit kepala, lalu bilas seluruh rambut dan kulit kepala. Ulangi prosedur tersebut, pijat kulit kepala selama beberapa menit lalu bilas sampai bersih.
  2. Untuk penderita ketombe, dosis yang diberikan sebagai sampo yang mengandung 5% ekstrak alkoholik dari coal tar. Digunakan dengan cara membasahi rambut terlebih dahulu, usapkan sampo pada rambut dan kulit kepala, lalu bilas seluruh rambut dan kulit kepala. Ulangi prosedur tersebut, pijat kulit kepala selama beberapa menit lalu bilas sampai bersih.
  3. Untuk penderita psoriasis subakut dan kronis, dosis yang diberikan sebagai emulsi mengandung 40% berat/volume coal tar suling. Penggunaan dilakukan dengan air mandi yang hangat ditambahkan sebanyak 30 ml, rendam tubuh dengan air campuran tersebut selama 5 menit lalu dikeringkan.
  4. Untuk penderita psoriasis bagi anak-anak dengan usia lebih dari 12 tahun, dosis yang diberikan sebagai salep mengandung 1% berat/volume ekstrak alkoholik coal tar. Penggunaan dengan mengolesi coal tar tersebut pada bagian yang kulit atau kulit kepala yang mengalami psoriasis sebanyak 2 hingga 3 kali sehari, pijat secara perlahan lalu biarkan kering.
  • Lansia:
  1. Untuk penderita dermatitis seboroik, dosis yang diberikan sebagai sampo yang mengandung 5% ekstrak alkoholik dari coal tar. Digunakan dengan cara membasahi rambut terlebih dahulu, usapkan sampo pada rambut dan kulit kepala, lalu bilas seluruh rambut dan kulit kepala. Ulangi prosedur tersebut, pijat kulit kepala selama beberapa menit lalu bilas sampai bersih.
  2. Untuk penderita ketombe, dosis yang diberikan sebagai sampo yang mengandung 5% ekstrak alkoholik dari coal tar. Digunakan dengan cara membasahi rambut terlebih dahulu, usapkan sampo pada rambut dan kulit kepala, lalu bilas seluruh rambut dan kulit kepala. Ulangi prosedur tersebut, pijat kulit kepala selama beberapa menit lalu bilas sampai bersih.
  3. Untuk penderita psoriasis subakut dan kronis, dosis yang diberikan sebagai emulsi mengandung 40% berat/volume coal tar suling. Penggunaan dilakukan dengan air mandi yang hangat ditambahkan sebanyak 30 ml, rendam tubuh dengan air campuran tersebut selama 5 menit lalu dikeringkan.

Efek Samping

Efek samping yang kemungkinan terjadi akibat penggunaan obat coal tar ini antara lain sebagai berikut:

  1. Iritasi pada kulit
  2. Kulit atau rambut menjadi berwarna
  3. Jerawat
  4. Kulit sensitif terhadap sinar matahari
  5. Ruam

Demikian penjelasan mengenai obat coal tar beserta fungsi, dosis dan efek samping dari obat tersebut. Semoga penjelasan mengenai obat coal tar ini dapat menambah wawasan serta berguna bagi Anda.