Diprosone-OV – Fungsi – Obat Apa – Dosis Dan Efek Samping

315

Pruritus adalah penyakit yang terjadi pada kulit di sekitar tubuh manusia yang menyebabkan seseorang gatal-gatal. Ada banyak penyebab penyakit pruritus, salah satunya adalah kondisi kulit yang tidak sehat, seseorang tersebut memiliki reaksi alergi, dan lain-lain.

Diprosone-OV adalah salah satu obat yang berguna meredakan inflamasi yang disebabkan pruritus yang tidak kunjung sembuh. Obat ini juga digunakan bagi pruritus yang sangat kebal atau penyakit dermatitis lain yang responsif terhadap kortikosteroid. Biasanya penggunaan obat ini tergolong jangka pendek sekitar satu minggu.

Diprosone-OV adalah obat krim yang dikemas dalam tube 5 gram dan 10 gram. Obat ini diproduksi dan didistribusikan oleh PT Merck Sharp Dohme. Diprosone-OV termasuk dalam golongan obat keras, pasien dapat mendapatkan obat tersebut di apotek yang tersedia dengan menyerahkan resep dokter.

Komposisi Diprosone-OV

Diprosone-OV terdiri dari bahan aktif bernama, yaitu Betamethasone dipropionate (Betamethasone) sebesar 0,05 gram. Betamethasone adalah obat steroid jenis glukokortikoid yang bisa ditemukan juga pada tubuh manusia. Pada umumnya, kandungan obat ini digunakan untuk pengobatan sejumlah penyakit termasuk gangguan rematik, macam-macam penyakit kulit, kondisi penyebab alergi kulit, dan lain-lain.

Setelah Betamethasone diminum, maka obat berusaha mengendalikan radang supaya reda dengan melambatkan protein yang tumbuh, sel-sel darah putih  dan perpindahan fibroblast bakal ditekan sehingga mengakibatkan stabilnya pembuluh darah dan komponen sel.

Betamethasone sering kali digabungkan dengan kandungan gentamicin, asam salisilat, atau clotrimazole karena seluruh kandungan obat tersebut dipahami bisa mengobat penyakit kulit.

Dosis Penggunaan Diprosone-OV

Ketika pasien akan meminum obat, dosis yang tepat adalah berasal dari anjuran dokter. Namun pada dasarnya, dosis penggunaan Diprosone-OV sebagai berikut:

  • Oleskan dua kali dalam satu hari, yaitu pagi dan sore.
  • Oleskan Diprosone-OV pada bagian kulit atau kulit kepala yang sakit.
  • Hindari pemakaian obat terlalu lama

Efek Samping Diprosone-OV

Ketika pasien meminum obat, pasien tersebut bisa saja merasakan sesuatu yang berbeda pada tubuhnya dan lebih dikenal dengan maksud reaksi / efek samping. Efek samping yang kemungkinan terjadi saat meminum Diprosone-OV, antara lain:

  1. Pasien bisa mengalami kulit memerah dan terasa terbakar, hatal, iritasi kulit kering
  2. Pasien bisa mengalami Folikulitis
  3. Pasien bisa mengalami Hipertrikosis
  4. Pasien bisa mengalami Erupsi menyerupai akne
  5. Pasien bisa mengalami Dermatitis perioral atau kontak alergika
  6. Pasien bisa mengalami Maserasi kulit
  7. Pasien bisa mengalami penyebab bercak putih pada kulit
  8. Pasien bisa mengalami Infeksi sekunder
  9. Pasien bisa mengalami Atrofi kulit
  10. Pasien bisa mengalami Strie
  11. Pasien bisa mengalami Miliaria

Perhatikan bahwa pasien tidak akan merasakan seluruh efek samping, sehingga hanya satu atau beberapa reaksi samping yang tertera di atas.

Kontraindikasi Diprosone-OV

Kontraindikasi adalah suatu keadaan pasien yang menjadi alasan pencegahan tindak medis tertentu karena dapat membahayakan pasien yang menerima tersebut. Pasien tidak disarankan meminum Diprosone-OV adalah pasien yang memiliki reaksi alergi atau hipersensitivitas terhadap kandungan Diprosone-OV, yaitu Betamethasone.

Hal yang perlu diperhatikan

Beberapa hal yang perlu diperhatikan selama menggunakan Diprosone-OV, antara lain:

  1. Hentikan terapi bila terjadi iritasi atau sensitisasi pada kulit.
  2. Penggunaan yang lama dan di daerah kulit yang luas dapat menyebabkan infeksi
  3. Perhatikan penggunaan obat pada ibu yang sedang hamil, termasuk bayi dan anak kurang dari 12 tahun.
  4. Hindari pemakaian dan kontak dengan mata.
  5. Jangan menutup area kulit yang sedang diobati dengan kasa pembalut.
  6. Hindari penggunaan Diprosone-OV dengan minuman beralkohol secara bersamaan
  7. Simpan Diprosone-OV di tempat yang kering, sejuk dan dari sinar matahari.