Camylofin – Obat Apa – Cara Penggunaan – Dosis – Kegunaan – Efek Samping

296

Obat Apa?

Obat Camylofin merupakan jenis obat yang termasuk ke dalam kelompok antimuskarinik. Senyawa antimuskarinik sendiri merupakan jenis senyawa antikolinergik yang berperan dalam menghalangi aktivitas reseptor asetilkolin muskarinik. Reseptor tersebut merupakan jenis neurotransmitter (senyawa yang berperan dalam transfer informasi pada sistem syaraf) yang reseptornya merupakan protein yang ditemukan pada sinapsis dan selaput sel lainnya. Antikolinergik merupakan senyawa yang menghalangi neurotransmitter asetilkolin yang terdapat pada sistem syaraf pusat dan tepi. Senyawa antikolinergik ini menghambat impuls syaraf parasimpatik.

Seraput syaraf parasimpatik berperan dalam gerakan tanpa sadar yang dilakukan oleh otot polos yang mana terdapat pada saluran kemih atau saluran kencing, saluran pencernaan, paru-paru dan bagian tubuh lainnya. Oleh karena memiliki beberapa sifat tersebut, obat Camylofin dimanfaatkan sebagai pengendur aktivitas otot polos. Beberapa kegunaan obat Camylofin ini adalah untuk perawatan kolik usus, kolik bilier dan beberapa jenis penyakit lainnya. Pada bagian berikutnya akan dijelaskan mengenai cara penggunaan, dosis, kegunaan dan efek samping dari obat tersebut.

Cara Penggunaan

Penggunaan obat Camylofin dapat dilakukan dengan dua cara yaitu intravena dan injeksi intramuskular. Penggunaan secara terapi intravena sering dikenal dengan istilah infus, cara ini menyalurkan obat-obatan atau nutrisi yang diperlukan oleh tubuh langsung ke dalam tubuh melalui pembuluh darah. Selain dengan cara terapi intravena, obat Camylofin juga dapat digunakan dengan cara injeksi intramuskular, cara ini mungkin lebih dikenal dengan istilah suntik di masyarakat. Sebenarnya injeksi intramuskular merupakan cara memasukkan obat-obatan ke dalam tubuh dengan menginjeksi obat-obatan tersebut langsung ke dalam otot. Injeksi ke dalam otot dilakukan karena otot memiliki lebih banyak banyak dan lebih besar pembuluh darah dibandingkan jaringan subkutan (jaringan yang terdapat pada kulit).

Dosis

Pada bagian ini dijelaskan mengenai dosis pemakaian obat Camylofin. Anda perlu berkonsultasi dengan dokter terlebih dahulu sebelum menggunakan obat tersebut. Hal ini penting dilakukan agar Anda dapat memperoleh dosis pemakaian yang tepat sesuai dengan kondisi kesehatan dan penyakit yang diderita. Dosis yang dilampirkan disini dilansir dari MIMS (Monthly Index of Medical Specialities).

  • Dewasa:
  1. Untuk penderita kolik intestinal, dosis parenteral (tidak melalui mulut) yang diberikan sebanyak 1 mL atau 25 mg secara injeksi intramuskular atau intravena, maksimal hingga tiga kali sehari.
  2. Untuk penderita kolik bilier, dosis parenteral (tidak melalui mulut) yang diberikan sebanyak 1 mL atau 25 mg secara injeksi intramuskular atau intravena, maksimal hingga tiga kali sehari.
  3. Untuk penderita kolik renal, dosis parenteral (tidak melalui mulut) yang diberikan sebanyak 1 mL atau 25 mg secara injeksi intramuskular atau intravena, maksimal hingga tiga kali sehari.
  4. Untuk penderita dismenore, dosis parenteral (tidak melalui mulut) yang diberikan sebanyak 1 mL atau 25 mg secara injeksi intramuskular atau intravena, maksimal hingga tiga kali sehari.

Kegunaan

Seperti yang disebutkan sebelumnya, obat Camylofin memiliki fungsi untuk relaksasi atau bisa dibilang sebagai pengendur kerja otot polos. Ada beberapa penyakit yang berkaitan dengan aktivitas otot polos tersebut, obat Camylofin dapat digunakan untuk meringankan gejala yang ditimbulkan oleh penyakit tersebut. Berikut dijelaskan mengenai beberapa fungsi obat Camylofin terhadap beberapa penyakit tertentu.

  • Mengobati kolik intestinal

Kolik intestinal atau kolik usus merupakan jenis penyakit yang berkaitan dengan perut. Penyakit ini disertai dengan rasa sakit yang hebat pada bagian perut. Hal ini mendorong penderita untuk segera buang air besar. Rasa sakit yang diderita biasanya berupa kram otot pada saat usus bekerja terlalu intens dan terlalu aktif. Penyakit kolik pada intestinal ini disebabkan oleh kontraksi kejang yang terjadi pada bagian yang tebal atau yang tipis. Kontraksi kejang tersebut paling sering berasal dari usus halus, yang kemudian terasa ke seluruh bagian usus.

Kejang pada usus ini kemungkinan disebabkan oleh iritasi. Iritasi yang terjadi pada usus bisa terjadi karena adanya penyakit pada perut atau pankreas, terlalu banyak makan makanan sekali makan, makan makanan yang berkualitas rendah, makan makanan yang asing, luka yang diakibatkan oleh bakteri dan obstruksi usus. Gejala  dari penyakit ini antara lain adalah sakit perut hebat yang terus meningkat hingga sakit terasa ke bagian tubuh lain seperti pinggang dan area kemaluan. Obat Camylofin dapat digunakan untuk meredakan kontraksi otot polos yang berlebihan yang menjadi penyebab rasa sakit yang terjadi pada usus.

  • Mengobati kolik bilier

Kolik bilier merupakan kondisi kesehatan dimana rasa sakit terjadi pada empedu dikarenakan batu empedu menghalangi saluran empedu. Rasa sakit sering terjadi pada saat malam hari atau setelah makan makanan berat. Rasa sakit dapat dialami oleh penderita secara berulang. Batu empedu yang terdapat pada saluran empedu dapat terbentuk karena adanya pengendapan kristal yang mengumpul membentuk batu. Selain karena terbentuk oleh pengendapan kristal, batu empedu juga dapat terbentuk karena pengendapan kolesterol.

Pembentukan batu empedu kolesterol dipengaruhi oleh beberapa faktor risiko seperti kandungan nutrisi makanan, kehilangan berat badan secara cepat, puasa yang berkepanjangan, sirosis hati, diabetes melitus, kontrol kelahiran, obesitas, kehamilan, ras, riwayat keluarga, jenis kelamin dan umur. Obat Camylofin dapat digunakan untuk menangani gejala rasa sakit yang dialami oleh penderita, obat ini akan mengendurkan atau merelaksasi kerja otot polos sehingga rasa sakit dapat diredam.

  • Mengobati kolik renal

Kolik renal merupakan jenis gangguan kesehatan berupa sakit pada saluran kemih atau saluran kencing. Rasa sakit ini dapat disebabkan oleh adanya batuk saluran kemih yang menghalangi bagian saluran kemih, yang termasuk ke dalam saluran kemih adalah uretra, kandung kemih, saluran kencing dan ginjal. Batu kemih ini dapat terdapat dimana saja pada saluran kemih. Batu kemih ini terbentuk saat beberapa mineral seperti asam urat dan kalsium terjebak pada urin hingga terakumulasi membentuk kristal yang keras.

Beberapa faktor risiko yang dapat menyebabkan terjadinya batu kemih ini antara lain adalah makanan yang mengandung senyawa yang dapat menyebabkan batu tersebut terbentuk seperti protein dan oksalat, riwayat keluarga, obesitas, dehidrasi (karena kurang minum atau karena kehilangan cairan karena berkeringat, diare atau muntah), operasi bypass lambung, infeksi saluran kencing dan gangguan metabolisme. Gejala – gejala dari penyakit ini antara lain adalah rasa sakit yang hebat di bagian perut bawah, sakit yang menyebar pada bagian punggung dan daerah selangkangan, mual, muntah, sakit saat kencing, kencing berdarah, demam, menggigil dan adanya kristal pada urin. Obat Camylofin dapat digunakan untuk meredakan rasa sakit hebat yang terjadi akibat renal kolik ini.

  • Mengobati dismenore

Dismenore merupakan gangguan kesehatan berupa rasa sakit yang dialami oleh wanita selama masa menstruasi. Rasa sakit tersebut biasanya terjadi pada masa awal menstruasi. Beberapa penyebab yang mungkin dapat memicu terjadinya dismenore ini antara lain adalah endometriosis, adenomiosis, leiomioma, kista ovarium dan kongesti panggul.

Dismenore jarang terjadi pada wanita yang rajin berolahraga dan yang telah memiliki anak. Beberapa gejala yang dapat terjadi akibat dismenore ini antara lain adalah sakit pada perut bagian bawah atau panggul, mual, muntah, diare, sakit kepala, sembelit, pingsan, pusing dan kelelahan. Obat Camylofin dapat digunakan untuk mengatasi gejala – gejala yang ditimbulkan oleh gangguan kesehatan ini, khususnya rasa sakit hebat yang ditimbulkannya.

Efek Samping

Seperti halnya berbagai obat-obatan medis modern lainnya, obat Camylofin juga memiliki beberapa efek samping yang dapat ditimbulkan. Di bawah ini adalah beberapa efek samping yang mungkin ditimbulkan oleh pemakaian obat Camylofin ini.

  1. Sakit perut
  2. Konstipasi atau sembelit
  3. Nyeri epigastrum
  4. Mual
  5. Muntah
  6. Gangguan pencernaan
  7. Diare
  8. Perut kembung
  9. Mulut kering
  10. Takikardi (detak jantung melebihi detak jantung normal) yang terjadi sementara

Demikianlah penjelasan mengenai obat Camylofin beserta dengan penjelasan mengenai cara penggunaan, dosis, kegunaan dan efek samping dari obat tersebut. Perlu Anda ingat bahwa bila Anda ingin menggunakan obat Camylofin ini, Anda perlu berkonsultasi terlebih dahulu dengan dokter atau tenaga medis profesional lainnya. Semoga penjelasan mengenai obat Camylofin ini berguna serta menambah wawasan Anda.