Home Merk Obat A-ZMerk Obat K Koleskol – Fungsi – Obat Apa – Dosis Dan Cara Penggunaan

Koleskol – Fungsi – Obat Apa – Dosis Dan Cara Penggunaan

by Mukhammad Efendi

Koleskol

Mungkin dari melihat namanya saja anda sudah tahu indikasi obat ini. Koleskol merupakan obat yang digunakan untuk menurunkan kadar koleksterol. Biasanya, obat ini juga digunakan bersama diet. Tentu yang diturunkan adalah lemak jahat seperti LDL dan juga trigliserida. Selain itu, Koleskol juga akan meningkatkan kadar kolesterol baik untuk kesehatan anda, khususnya darah.

Koleskol juga dinamakan sebagai obat statins. Cara kerja dari obat ini adalah dengan mengurangi jumlah kolesterol yang ada di dalam hati. Selain itu, obat ini nanti juga akan menurunkan LDL dan trigliserida dan kemudian meningkatkan kadar kolesterol baik. Dengan begitu, maka seseorang bisa terhindar dari resiko terkena penyakit jantung.

Sekedar informasi bahwa Koleskol disarankan dikonsumsi bersamaan dengan memperbaiki pola hidup yang baik. Pola hidup yang dilakukan dengan baik akan membuat ini bisa bekerja dengan baik. Salah satu pola hidup yang dilakukan adalah menghindari makanan yang mengandung kolesterol yang bisa membahayakan kesehatan.

Selain itu, penggunaan obat Koleskol juga harus diimbangi dengan konsistensi. Artinya, anda harus mengkonsumsinya secara rutin. Yang tidak kalah penting, obat ini harus dikonsumsi dalam waktu yang sama setiap harinya agar bisa bekerja lebih efektif demi kesembuhan anda.

Fungsi Koleskol

  • Koleskol merupakan obat yang digunakan untuk menurunkan kadar kolesterol jahat.
  • Koleskol juga digunakan untuk meningkatkan kadar kolesterol baik sehingga mampu menghindarkan anda dari terkena penaykit jantung.

Jika anda ingin mendapatkan informasi mengenai fungsi yang terkandung di dalam Koleskol, maka silahkan anda tanyakan hal tersebut kepada dokter.

Kontraindikasi Koleskol

  • Koleskol yang pernah mengalami alergi terhadap kandungan yang ada pada obat ini dianjurkan untuk tidak menggunakannya.
  • Seseorang yang terindikasi pernah mengalami hipersensitivitas ketika mengkonsumsi obat juga sebaiknya tidak menggunakan obat Koleskol.
  • Sseorang yang memiliki riwayat penyakit hati aktif tidak dianjurkan mengkonsumsi Koleskol.
  • Koleskol juga diketahui akan berkontraindikasi jika dikonsumsi oleh seseorang yang mengalami peningkatan transaminase secara terus menerus yang tidak diketahui penyebabnya.
  • Selain itu, Koleskol akan berkontraindikasi jika dikonsumsi oleh wanita hamil dan juga menyusui.

Dosis Koleskol

Penggunaan Koleskol dengan dosis yang tepat bisa menentukan seberapa efektif obat ini akan bekerja. Maka dari itu, anda harus mengkonsumsinya sesuai dengan takaran dosis yang sudah ditentukan. Jika pengobatan menggunakan Koleskol masih belum menunjukkan tanda-tanda positif, maka anda bisa langsung lapor ke dokter.

  • Dosis awal yang diberikan kepada orang yang menderita hyperlipidemia adalah 40 mg untuk sekali dalam sehari. Kemudian, pasien akan diberikan dosis lanjutan sebesar 40 sampai 80 mg satu kali dalam sehari.
  • Dosis orang dewasa yang menderita Myocardial Infarction – Prophylaxis adalah sebanyak 40 mg sekali dalam sehari. Dosis tersebut diberikan sebagai dosis awal. Dosis lanjutan yang diberikan adalah sebanyak 40 sampai dengan 80 mg per hari.

Kemungkinan penggunaan dosis Koleskol akan berbeda untuk setiap pasien. Maka dari itu, penting bagi anda agar supaya bertanya kepada dokter mengenai dosis yang harus anda gunakan. Nanti dokter akan merekomendasikan dosis sesuai dengan takaran yang anda butuhkan.

Cara Penggunaan Koleskol

  • Koleskol harus digunakan sebagaimana instruksi yang diberikan oleh dokter.
  • Koleskol tidak boleh diberikan secara sembarangan agar supaya tidak sampai menimbulkan permasalahan yang tidak diinginkan.
  • Penggunaan Koleskol harus diberikan secara rutin dan di waktu yang sama agar dapat meningkatkan efektifitas dari obat ini.
  • Jika selama mengkonsumsi Koleskol, anda mengalami ruam kulit atau gatal, maka segeralah menghubungi dokter.

You may also like