Home Merk Obat A-ZMerk Obat K Kanoxin – Fungsi – Obat Apa – Dosis Dan Cara Penggunaan

Kanoxin – Fungsi – Obat Apa – Dosis Dan Cara Penggunaan

by Robi Diansah

Apa yang anda ketahui tentang obat Kanoxin? Obat ini termasuk ke dalam obat resep sehingga untuk bisa mendapatkan dan menggunakannya, maka anda harus memperoleh resep dokter terlebih dahulu. Obat yang dibuat oleh Alpharma ini mengandung sebuah zat aktif yang bernama kanamycin sulfat yang setara dengan 1 gram.

Sekedar informasi mengenai kanamycin sulfat. Ia merupakan zat yang termasuk ke dalam antibiotik bakterisidal aminoglikosida yang memiliki fungsi yang cukup luas di dalam mengobati berbagai macam penyakit infeksi yang diakibatkan oleh bakteri, baik bakteri gram positif maupun juga bakteri gram negatif. Cara kerja dari kanamycin sulfat adalah dengan menghambat kinerja dari sintesa protein sehingga menyebabkan pertumbuhan bakteri juga terhambat.

Perlu anda tahu juga bahwa Kanoxin merupakan obat injeksi alias obat suntik. Artinya, di dalam penggunaannya maka anda harus memastikan bahwa anda tahan terhadap jarum suntik dan pastikan kulit atau area yang akan dijadikan sebagai lokasi injeksi tidak dekat dengan area luka.

Fungsi Kanoxin

  1. Kanoxin merupakan obat yang digunakan untuk mengobati berbagai macam penyakit yang diakibatkan oleh bakteri. Khususnya bakteri gram negatif seperti misalnya Proteus spp, Klebsiella pneumoniae, E. coli, staphylococcus, Serratia marcescens,  Vibrio parahaemolyticus, dan juga bakteri lainnya yang memiliki kesensitifan pada kanamycin atau zat yang terkandung di dalam Kanoxin.
  2. Kanoxin juga digunakan sebagai obat yang berfungsi untuk mengatasi koma hepatikum.

Jika anda ingin bertanya mengenai informasi lebih lengkap seputar Kanoxin, maka anda bisa menanyakan hal tersebut kepada dokter. Dokter akan memberikan penjelasan yang lebih lengkap mengenai indikasi dari Kanoxin yang mungkin belum kami sebutkan.

Kontraindikasi Kanoxin

  • Bagi seseorang yang pernah mengalami alergi terhadap kanamycin dianjurkan untuk berkomunikasi dengan dokter terlebih dahulu sebelum menggunakan Kanoxin.
  • Pasien yang juga diketahui pernah memiliki riwayat hipersensitivitas terhadap obat injeksi, dianjurkan memberitahu dokter mengenai kondisinya tersebut. Dokter nanti akan memberikan solusi terbaik untuk anda.
  • Sementara itu, seseorang yang pernah memiliki riwayat penyakit ginjal, ia juga harus memberitahu dokter guna mencegahnya dari terkena masalah yang tidak diinginkan.
  • Penggunaan Kanoxin untuk ibu hamil dan juga menyusui kemungkinan besar memang harus dihindari.

Dosis Kanoxin

Seperti apa dosis Kanoxin? Silahkan simak penjelasan kami berikut ini:

  • Dosis yang diberikan kepada orang dewasa adalah 1 sampai 2 gram per hari dan diberikan secara intramuskular. Dosis tersebut nanti akan dibagi ke dalam dua dosis.
  • Dosis yang harus diberikan kepada anak-anak adalah sebanyak 10 sampai dengan 30 mg per kg/BB dan diberikan dalam 2 dosis.
  • Adapun mengenai dosis yang harus diberikan kepada pasien yang menderita penyakit gonore adalah 2 gram dan juga diberikan secara intramuskular.
  • Sementara itu, bagi pasien yang menderita TBC paru, maka dosis yang harus diberikan adalah sebanyak 2 gram dalam 2 kali dalam seminggu secara intramuskular. Dosis ini juga diberikan secara terbagi sebanyak 2 dosis.

Cara Penggunaan Kanoxin

  1. Karena Kanoxin termasuk obat vial, maka penggunaannya harus disuntikkan ke dalam tubuh.
  2. Pastikan penggunaan Kanoxin tidak dekat dengan area luka yang masih belum sembuh.
  3. Gunakan Kanoxin secara rutin dan dianjurkan sama setiap jamnya agar supaya meningkatkan tingkat keefektifan dari obat ini.
  4. Adapun bagi anda yang ingin menggunakan Kanoxin untuk jangka waktu lama, maka sebaiknya anda bertanya tentang hal tersebut kepada dokter.
  5. Anda dianjurkan untuk memberitahu dokter jika secara bersamaan anda juga sedang mengkonsumsi obat lain.
  6. Jika anda mengalami ruam kulit atau gatal karena penggunaan Kanoxin, maka segera hubungi dokter.

You may also like