Home Merk Obat A-ZMerk Obat I Irtan – Fungsi – Obat Apa – Dosis Dan Cara Penggunaan

Irtan – Fungsi – Obat Apa – Dosis Dan Cara Penggunaan

by Robi Diansah

Irtan mengandung Irbesartan (Angiotensin Receptor Blokers) yang berfungsi untuk melemaskan pembuluh darah agar aliran darah menjadi lebih lancar. Irtan diindikasikan untuk mengatasi permasalahan hipertensi, hipertensi esensial, mencegah stroke dan serangan jantung, serta melindungi fungsi ginjal dari kerusakan akibat diabetes.

Irtan tersedia dalam kemasan tablet 75 mg, 150 mg dan 300 mg. Irtan tablet diproduksi oleh manufaktur Ikapharmindo Putramas dan termasuk kedalam golongan Obat Keras (harus dengan resep dokter).

Fungsi

Irtan tablet berfungsi untuk menurunkan tekanan darah pada kondisi-kondisi seperti berikut:

  1. Hipertensi (tekanan darah tinggi)
  2. Hipertensi esensial (tekanan darah tinggi yang diakibatkan oleh faktor-faktor tertentu seperti gangguan ginjal, penyakit tiroid, atau faktor keturunan)

Irtan tablet juga dapat digunakan untuk mencegah stroke dan serangan jantung serta melindungi fungsi ginjal dari kerusakan akibat diabetes.

Kontraindikasi

  • Hipersensitif atau alergi terhadap Irbesartan dan komponen-komponen penyusun lainnya.
  • Wanita hamil dan menyusui
  • Riwayat gagal jantung dan penyakit ginjal.

Komposisi

Irtan tablet mengandung:

Irbesartan (75 mg/150 mg/300 mg)

Dosis dan Penggunaan

  • Dosis umum: 150-300 mg per hari (dosis awal dan pemeliharaan)
  • Anak & Lansia : 75 mg per hari (dosis maksimal 150-300 mg)

Penggunaan Irtan tablet dapat dilakukan sebelum atau sesudah makan. Dosis yang tepat mungkin akan berbeda-beda tergantung pada kondisi pasien, pengguna disarankan untuk melakukan konsultasi dengan dokter/tenaga medis ahli sebelum mulai menggunakan obat ini.

Penggunaan Bagi Ibu Hamil & Menyusui

Kandungan Irbesartan dalam Irtan tablet termasuk obat-obatan kategori D (ada bukti positif dari resiko) berdasarkan standar badan pengawas obat dan makanan Amerika Serikat (FDA). Penggunaan obat-obatan dengan kandungan Irbesartan pada ibu hamil berpotensi mengurangi jumlah air ketuban sehingga dapat berakibat fatal untuk janin. Sebaiknya hindari penggunaan obat ini jika pasien sedang mengandung janin.

Interaksi Obat

Kandungan Irbesartan dalam Irtan tablet dapat berinteraksi dengan obat-obatan berikut ini:

  • Suplemen dengan kandungan kalium
  • Lithium
  • Obat anti inflamasi non-steroidal
  • Obat-obatan aliskiren seperti Tekturna, in Amturnide, Tekamlo, Tekturna HCT, dll.
  • Obat-obatan ACE Inhibitor
  • Diuretik hemat kalium

Peringatan

  1. Hindari penggunaan Irtan tablet jika Anda memiliki alergi terhadap salah satu komponen penyusun yang terkandung di dalamnya.
  2. Tidak disarankan untuk mengkonsumsi Irtan tablet bersamaan dengan obat-obatan aliskiren pada pasien diabetes.
  3. Kandungan Irbesartan dalam Irtan tablet dapat menimbulkan efek samping seperti hiperkalemia, hipotensi ortostatik, maag, diare, infeksi saluran pernafasan atas, pusing, frekuensi buang air kecil menurun, mengantuk, mual-mual, muntah, perubahan mood, sesak, kelelahan, peningkatan kreatinin serum, trombositopenia, nyeri muskuloskeletal.
  4. Penggunaan Irtan tablet harus dilakukan berdasarkan anjuran dan petunjuk dokter.
  5. Sebelum mulai menjalani pengobatan dengan obat ini, beri tahu dokter tentang riwayat obat-obatan Anda, termasuk suplemen dan multivitamin yang pernah Anda konsumsi dalam jangka waktu tertentu.
  6. Efek samping yang tidak disebutkan bisa terjadi sewaktu-waktu. Hentikan penggunaan Irtan tablet dan cari pertolongan medis jika pasien mengalami gejala-gejala yang tidak wajar.

Petunjuk Penyimpanan

Simpan kemasan Irtan tablet di tempat sejuk dan tidak terpapar sinar matahari secara langsung, jangan disimpan di tempat panas atau di lemari es. Pastikan Anda menutup kembali kemasan Irtan tablet setelah menggunakannya. Jauhkan dari jangkauan anak-anak dan hewan peliharaan Anda.

Apabila masa kadaluarsa obat telah habis, jangan dikonsumsi lagi dan segera buang ke tempat sampah, begini bahaya minum obat kadaluarsa, wajib anda tahu ! Penggunaan obat kadaluarsa hanya akan memperburuk kondisi tubuh dan beresiko menimbulkan efek negatif lainnya.

You may also like