Intragam P – Fungsi – Obat Apa – Dosis Dan Cara Penggunaan

78

Intragam P mengandung zat aktif human normal immunoglobulin yang berfungsi untuk meningkatkan sistem kekebalan tubuh secara alami untuk meminimalisir resiko infeksi pada pasien yang memiliki kondisi imunodefisiensi primer.

Intragam P juga dapat digunakan untuk mengobati penyakit darah tertentu, masalah urat dan otot, serta mencegah penyakit pembuluh darah bagi penderita sindrom kawasaki. Intragam P digunakan melalui injeksi IV (intravena). Intragam P termasuk kedalam golongan Obat Keras (harus dengan resep dokter).

Fungsi

  1. Meningkatkan sistem kekebalan tubuh untuk menghindari resiko infeksi pada pasien dengan kondisi tubuh yang tidak mampu merespon imun normal (imunodefisiensi primer).
  2. Mengatasi penyakit darah tertentu seperti idiophatic thrombocytopenia purpura (ITP).
  3. Menyembuhkan masalah urat dan otot seperti multifocalmotor neuropathy.
  4. Mencegah resiko kemunculan penyakit pembuluh darah pada penderita sindrom kawasaki.

Kontraindikasi

  • Hipersensitivitas atau alergi terhadap zat aktif human normal immunoglobulin atau komposisi penyusun lainnya
  • Serangan jantung
  • Stroke
  • Riwayat anemia
  • Alergi jagung
  • Hiperprolinemia

Komposisi

Human normal immunoglobulin

Dosis dan Penggunaan

Dosis wajar Intragam P adalah 0.2 g – 2 g/kg berat badan (disesuaikan dengan kondisi)

Penggunaan Intragam P harus dilakukan oleh dokter/tenaga ahli, jangan menggunakan Intragam P tanpa pengawasan ahli.

Penggunaan Bagi Ibu Hamil & Menyusui

Zat aktif human normal immunoglobulin dalam Intragam P termasuk kedalam obat-obatan kategori C berdasarkan standar badan pengawas obat dan makanan Amerika Serikat (FDA). Penggunaan Intragam P pada hewan memperlihatkan efek buruk pada janin, dan belum ada penelitian yang memadai terkait penggunaan Intragam P pada ibu hamil dan menyusui.

Interaksi Obat

  • Estrogen
  • Vaksin hidup seperti vaksin campak, campak jerman, gondok, cacar air, dll.

Sebelum mulai menggunakan Intragam P, beri tahu dokter tentang riwayat obat-obatan yang Anda konsumsi, termasuk multivitamin dan sejenisnya.

Peringatan

  1. Penggunaan Intragam P diketahui berpotensi menimbulkan efek samping seperti sakit kepala, mual, demam, nyeri dada, anemia, nyeri tungkai, sindrom meningitis aseptik dan tromboflebitis, batuk berdarah, perubahan mood, kebingungan, jarang buang air kecil, dll.
  2. Zat aktif human normal immunoglobulin dalam Intragam P dapat menyebabkan mengantuk, sebaiknya hindari aktivitas berkendara atau pengoperasian alat berat jika Anda baru saja menerima injeksi Intragam P.
  3. Pasien yang memiliki kondisi kekurangan antibodi th igA dan hiperprolinemia tidak dianjurkan menggunakan Intragam P.
  4. Sebelum mulai menggunakan Intragam P, beri tahu dokter jika Anda baru menerima vaksin campak, cacar air, atau vaksin gondok dalam kurun waktu 3 bulan terakhir.
  5. Dalam beberapa kasus, penggunaan Intragam P diketahui dapat menyebabkan mudah terluka dan gejala pendarahan yang tidak biasa melalui mulut, hidung, dubur, atau vagina.
  6. Sebaiknya jangan menghentikan penggunaan Intragam P secara mendadak sebelum masa pengobatan selesai.
  7. Beberapa gejala efek samping yang tidak disebutkan mungkin terjadi, segera beri tahu dokter Anda jika mengalami kondisi-kondisi yang tidak wajar.
  8. Human normal immunoglobulin merupakan zat aktif yang terbuat dari senyawa kimia berbahan dasar plasma darah manusia yang sehat.

Petunjuk Penyimpanan

Simpan kemasan Intragam P di tempat sejuk dan tidak terpapar sinar matahari secara langsung, jangan disimpan di tempat panas atau di lemari es. Pastikan Anda menutup kembali kemasan Intragam P setelah menggunakannya. Jauhkan dari jangkauan anak-anak dan hewan peliharaan Anda.

Apabila masa kadaluarsa obat telah habis, jangan dikonsumsi lagi dan segera buang ke tempat sampah, begini 3 bahaya minum obat kadaluarsa, wajib anda tahu ! Penggunaan obat kadaluarsa hanya akan memperburuk kondisi tubuh dan beresiko menimbulkan efek negatif lainnya.