Home Merk Obat A-ZMerk Obat I Interpril – Fungsi – Obat Apa – Dosis Dan Cara Penggunaan

Interpril – Fungsi – Obat Apa – Dosis Dan Cara Penggunaan

by Robi Diansah

Interpril merupakan obat yang dipercaya untuk mengatasi masalah tekanan darah tinggi. Tekanan darah tinggi atau yang istilah medisnya disebut dengan hipertensi merupakan sebuah kondisi dimana tekanan darah yang dimiliki oleh seseorang berada di atas rata-rata. Kondisi ini bisa menjadi pemicu orang tersebut mengalami penyakit stroke maupun juga penyakit yang lainnya.

Selain itu, penggunaan Interpril juga efektif di dalam mengobati gagal jantung kongesif. Bagi anda yang hendak menggunakan Interpril, anda harus tahu bahwasanya oabt yang satu ini masuk ke dalam obat keras. Artinya, setiap penggunaan dari setiap dosis yang berhubungan dengan obat ini harus benar-benar sesuai dengan instruksi yang diberikan oleh dokter. Disarankan juga agar penggunaan Interpril harus berada di dalam pengawasan dokter, khususnya jika digunakan dalam waktu yang lama.

Berikut ini simak baik-baik informasi yang lebih lengkap mengenai Interpril yang akan kami bagikan khusus untuk anda.

Fungsi Interpril

  1. Interpril merupakan obat yang digunakan untuk mengobati penyakit hipertensi atau tekanan darah tinggi.
  2. Obat ini juga menjadi pilihan utama bagi anda yang mengalami penyakit kelainan jantung. Beberapa kondisi yang berhubungan dengan kelainan jantung antara lain gagal jantung kongesif dan juga infark miokardial akut.
  3. Selain itu, Interpril juga berfungsi untuk membantu meningkatkan kelangsungan hidup bagi seseorang yang sudah mengalami serangan jantung.
  4. Indikasi lainnya yang terkandung di dalam Interpril adalah sebagai obat untuk komplikasi yang disebabkan oleh kencing manis atau yang juga kita kenal dengan sebutan diabetes. Kondisi tersebut misalnya seperti nefropati diabetik.

Kontraindikasi Interpril

  • Interpril tidak diperkenankan untuk digunakan oleh seseorang yang pernah memiliki hipersensitivitas terhadap kandungan di dalam obat ini.
  • Bagi ibu hamil maupun juga yang sedang dalam fase menyusui tidak diperkenankan untuk menggunakan Interpril. Jika tetap dipaksakan, maka dikhawatirkan malah bisa menimbulkan berbagai macam gangguan yang hanya akan merugikan ibu hamil maupun ibu menyusui tersebut.
  • Selain itu, Interpril juga tidak dianjurkan untuk diberikan kepada seseorang yang diketahui pernah memiliki riwayat angioedema.
  • Bagi seseorang yang diketahui termasuk penderta diabetes atau yang pernah mengalami penyakit tersebut disarankan untuk tidak menggunakan Interpril, kecuali jika dokter memberikan instruksi yang berbeda.

Dosis Interpril

  • Perlu anda tahu bahwa orang dewasa yang menggunakan Interpril untuk pengobatan hipertensi adalah 1 kali sehari dengan 5 sampai dengan 10 mg. Dosis tersebut nantinya diberikan sebagai dosis awal. Sementara untuk dosis pemeliharannya mencapai 20 sampai dengan 40 mg sekali dalam sehari. Dosis maksimal yang diberikan adalah 80 mg per hari.
  • Untuk dosis orang dewasa yanng menderita diabetic nephropathy adalah sebanyak 10 sampai dengan 20 mg 1 kali dalam sehari. Dosis tersebut nanti bisa ditingkatkan hingga mencapai 1 kali per hari yakni 20 mg jika tekanan darah yang diastoliknya kurang dari 90 mmHg.
  • Untuk dosis orang dewasa yang menderita gagal jantung kongesif adalah 2.5 sampai 5 mg 1 kali sehari sebagai dosis awal. Dosis pemeliharannya nanti bisa ditingkatkan secara bertahap sesuai dengan instruksi yang diberikan oleh dokter. Mengenai dosis maksimal yang boleh diberikan adalah 40 mg 1 kali dalam sehari.

Bagi anda yang ingin memperoleh informasi yang berhubungan dengan dosis Interpril, maka silahkan anda tanyakan hal tersebut kepada dokter.

Cara Penggunaan Interpril

  1. Anda harus selalu menggunakan Interpril seperti apa yang sudah diinstruksikan dokter.
  2. Jangan mengurangi atau bahkan menambah dosis Interpril jika anda tidak memperoleh instruksi yang jelas dari dokter.
  3. Penggunaan obat Interpril dalam waktu yang lama harus berada dalam pengawasan dokter.

You may also like