Home Merk Obat A-ZMerk Obat I Inhitril – Fungsi – Obat Apa – Dosis Dan Cara Penggunaan

Inhitril – Fungsi – Obat Apa – Dosis Dan Cara Penggunaan

by Robi Diansah

Inhitril 10 tablet mengandung zat aktif Lisinopril yang berfungsi untuk mengatasi hipertensi esensial dan renovaskular, mengobati dan mencegah serangan jantung, mengobati gangguan ginjal dan lain sebagainya. Selain itu, Inhitril tablet juga dapat digunakan sebagai obat terapi penyembuhan bagi pasien gagal jantung.

Inhitril 10 tablet bekerja dengan cara melebarkan dan melemaskan saluran pembuluh darah sehingga aliran darah menjadi lebih lancar dan kinerja jantung akan lebih ringan. Inhitril 10 tablet diproduksi dibawah manufaktur Bernofarm dan termasuk kedalam golongan Obat Keras (harus dengan resep dokter).

Fungsi

  1. Mengobati hipertensi (darah tinggi) esensial dan renovaskular.
  2. Mengobati gangguan-gangguan pada organ jantung seperti serangan jantung dan gagal jantung.
  3. Sebagai obat terapi penyembuhan pasca serangan jantung.
  4. Mencegah stroke dan gagal ginjal.
  5. Mencegah komplikasi yang disebabkan diabetes melitus.

Kontraindikasi

  • Hipersensitivitas atau alergi terhadap zat Lisinopril atau komposisi penyusun lainnya.
  • Memiliki riwayat penyakit angioedema herediter atau idiopatik.
  • Sedang hamil atau menyusui.

Komposisi

Lisinopril 10 mg

Dosis dan Penggunaan

  • 5-10 mg per hari (pengobatan hipertensi)
  • 10-20 mg per hari (pengobatan nefropati diabetik)
  • 2,5-5 mg per hari (pengobatan gagal jantung)
  • 5-10 mg per hari selama 6 minggu penggunaan (pengobatan infark miokard)

Sebelum mulai mengkonsumsi Inhitril tablet, sebaiknya Anda melakukan konsultasi dokter terlebih dahulu, dosis yang dianjurkan mungkin akan berbeda-beda tergantung kondisi dan kebutuhan setiap pasien, khususnya jika akan digunakan pada remaja/anak-anak atau untuk obat perawatan.

Penggunaan Bagi Ibu Hamil & Menyusui

Kandungan zat Lisinopril pada Inhitril tablet termasuk kedalam obat-obatan kategori D (ada resiko). Penggunaan zat Lisinopril pada wanita hamil & menyusui diketahui dapat menimbulkan efek buruk pada janin, bahkan berpotensi menyebabkan cedera sampai kematian pada janin. Penggunaan Inhitril tablet pada wanita hamil & menyusui sebaiknya dihindari, terkecuali jika manfaat yang diperoleh lebih banyak dari pada resiko yang mungkin terjadi.

Interaksi Obat

  • Diuretik
  • Spironolactone
  • Amiloride
  • Triamterene
  • Suplemen Kalium
  • Obat-obatan NSAID
  • Suplemen potassium
  • Lithium
  • Insulin

Sebelum mulai mengkonsumsi Inhitril tablet, beri tahu dokter tentang riwayat obat-obatan Anda, termasuk vitamin dan suplemen yang pernah Anda konsumsi.

Peringatan

  1. Jika Anda merasakan kantuk beberapa saat setelah mengkonsumsi Inhitril tablet, sebaiknya hindari aktivitas berkendara atau pengoperasian alat berat.
  2. Jika setelah mengkonsumsi Inhitril tablet muncul gejala-gejala seperti reaksi alergi, perasaan seperti ingin pingsan, sakit kepala, nyeri dada, diare, sakit perut, denyut jantung/nadi melemah, psoriasis, mual-mual atau muntah, dan pembengkakan di area wajah, sebaiknya hentikan penggunaan obat ini untuk sementara. Jika gejala-gejala tersebut tidak kunjung mereda, segera cari pertolongan medis.
  3. Tidak dianjurkan menggunakan Inhitril tablet dengan aliskiren untuk pengobatan diabetes melitus.
  4. Keamanan penggunaan Inhitril tablet pada anak dibawah umur belum diketahui sampai sekarang, gunakan obat ini hanya jika dokter yang merekomendasikan.
  5. Penggunaan Inhitril tablet dengan obat-obatan NSAID secara bersamaan beresiko menyebabkan gagal ginjal akut atau kerusakan fungsi ginjal lainnya.
  6. Jangan berhenti mengkonsumsi Inhitril tablet tanpa sepengetahuan dokter.

Petunjuk Penyimpanan

Simpan kemasan Inhitril tablet di tempat sejuk dan tidak terpapar sinar matahari secara langsung, jangan disimpan di tempat panas atau di lemari es. Pastikan Anda menutup kembali kemasan Inhitril tablet setelah menggunakannya. Jauhkan dari jangkauan anak-anak dan hewan peliharaan Anda.

Apabila masa kadaluarsa obat telah habis, jangan dikonsumsi lagi dan segera buang ke tempat sampah, begini 3 bahaya minum obat kadaluarsa, wajib anda tahu ! Penggunaan obat kadaluarsa hanya akan memperburuk kondisi tubuh dan beresiko menimbulkan efek negatif lainnya.

You may also like