Home Merk Obat A-ZMerk Obat H Hexcam – Fungsi – Obat Apa – Dosis Dan Cara Penggunaan

Hexcam – Fungsi – Obat Apa – Dosis Dan Cara Penggunaan

by Robi Diansah

hexcamHexcam adalah salah satu obat yang diresepkan oleh dokter untuk pengguna yang mengalami artritis rheumatoid dan osteoarthritis eksaserba akut.

Selama penggunaan Hexcam, pengguna bisa mengalami sakit kepalademam dan diare ringan. Pengguna juga dimungkinkan mengalami gangguan saluran pencernaan, namun hanya bersifat sementara dan setelah itu akan menghilang sendiri.

Hexcam diproduksi dalam bentuk tablet oleh Kalbe Farma. Untuk menggunakan Hexcam pengguna bisa membelinya di apotik atau toko obat terdekat dengan menyertakan resep dari dokter.

Kandungan Hexcam

Hexcam memiliki kandungan zat bernama meloxicam sebanyak 15 mg.

Fungsi Hexcam

Hexcam memiliki beberapa fungsi atau kegunaan untuk meringankan dan mengobati beberapa jenis penyakit dan gangguan seperti:

  1. Digunakan untuk membantu terapi simptomatik jangka pendek untuk oesteoartritis eksaserba akut
  2. Dapat mengobati terapi arttitis reumatoid

Cara Penggunaan Hexcam

Agar dapat secara tepat mengobati dan memberikan efek yang baik dalam pengobatan penyakit diatas, Hexcam perlu diterapkan dalam beberapa jenis dosis dan aturan penggunaan yang tepat. Cara penggunaan Hexcam, adalah sebagai berikut:

  • Untuk pengobatan artritis rheumatoid, berikan Hexcam sebanyak 15 mg per hari, dosis dapat dikurangi hingga 7.5 mg per hari
  • Untuk pengobatan osteoarthritis, pengguna bisa menggunakan Hexcam sebanyak 7.5 mg per hari dengan peningkatan dosis maksimal adalah 15 mg per hari

Kontraindikasi Hexcam

Untuk menghindarkan penggunanya dari hal yang tidak diinginkan, pengguna harus memperhatikan daftar kondisi yang dilarang atau daftar kontraindikasi yang tidak boleh menggunakan Hexcam, diantaranya:

  • Tidak boleh diberikan kepada pengguna yang sedang mengalami ulkus peptikum
  • Tidak disarankan untuk diresepkan kepada penderita alergi rhinitis dan urtikaria karena asetosal
  • Tidak diperuntukkan bagi penderita bronkospasme
  • Tidak boleh diresepkan kepada penderita yang memiliki reaksi alergi atau hipersensisitf terhadap Hexcam atau bahan penyusunnya
  • Tidak diberikan kepada penderita yang alergi terhadap meloxicam
  • Tidak boleh dikonsumsi oleh penderita gangguan ginjal atau hati kronik

Hal-hal Yang Harus Diperhatikan

Dalam mengonsumsi Hexcam, terdapat beberapa hal yang harus diperhatikan dengan baik dan benar agar penggunaan obat tersebut lebih efektif dan sesuai dengan kegunaan serta fungsi yang dimiliki. Hal yang harus diperhatikan tersebut antara lain:

  1. Tidak boleh mengosumsi alkohol selama penggunaan Hexcam
  2. Jauhkan Hexcam dari hewan peliharaan
  3. Tidak boleh melakukan perubahan dosis konsumsi Hexcam seperti mengurangi atau menggandakan dosis Hexcam tanpa sepengetahuan dokter atau tenaga medis yang berwenang
  4. Simpan Hexcam di ruangan dengan suhu antara 5 hingga 20 derajat celisus
  5. Jauhkan Hexcam dari jangkauan anak kecil
  6. Tidak boleh menyimpan Hexcam di kamar mandi
  7. Simpan Hexcam jauh dari paparan sinar matahari terik
  8. Tidak boleh membuang Hexcam di saluran drainase karena dapat mencemari lingkungan sekitar Simpan Hexcam di ruangan yang sejuk dan kering
  9. Tidak disarankan membekukan Hexcam
  10. Tidak boleh menyimpan Hexcam di freezer

Hexcam Untuk Wanita Hamil

Sampai saat ini sudah ditemukan adanya pernyataan yang menyatakan bahwa pada beberapa kasus Hexcam mampu memberikan efek yang kurang baik bagi pengguna dalam keadaan hamil atau menyusui.

Penelitian juga membuktikan di beberapa sample bahwa Hexcam mampu menimbulkan hal kurang baik bagi pengguna, janin dalam kandungan dan bayi yang sedang menyusu. Namun hal ini tidak terjadi di semua pengguna hamil atau menyusui maka dari itu sebelum menggunakan Hexcam, pengguna harus diperiksa dulu agar bisa memastikan dosis yang sesuai.

You may also like