Duphaston – Fungsi – Obat Apa – Dosis Dan Efek Samping

√ Verified Pass quality & scientific checked by advisor, read our quality control guidelance for more info

Duphaston merupakan sebuah obat yang biasanya diberikan oleh dokter kepada pengguna yang mengalami nyeri haid, infekrtilitas dan memiliki siklus haid yang tidak teratur. Obat ini di produksi oleh Abott dalam bentuk tablet. Untuk bisa menggunakan obat ini, pengguna harus membelinya di apotik atau toko obat resmi dengan membawa resep dari dokter.

Kandungan Duphaston

Duphaston mengandung zat aktif dengan nama Dydrogesterone 10 mg.

Fungsi Duphaston

Duphaston dapat digunakan untuk mengobati dan meringankan beberapa jenis kondisi seperti:

  1. Membantu meredakan nyeri karena haid atau biasa disebut dengan dismenorea
  2. Mampu menyembuhkan infertilitas
  3. Digunakan untuk mengobati endometriosis
  4. Mampu mengatasi siklus menstruasi yang tidak teratur
  5. Digunakan untuk meringankan sindrom pra menstruasi
  6. Mampu membantu mencegah abortus imminens
  7. Digunakan untuk mencegah aborsi habitual atau keguguran yang berulang
  8. Mampu membantu proses terapi penggantian hormon

Dosis Penggunaan Duphaston

Untuk mengobati dan menangani penyakit diatas, Duphaston harus disesuaikan berdasarkan kondisi yang dialami oleh penggunanya. Maka, berikut macam dosis yang bisa digunakan oleh pengguna Duphaston:

  • Untuk membantu mengatasi infertilitas, diberikan 5 mg 2 kali sehari pada hari ke 14 hingga 25 dari siklus menstruasi. Gunakan Duphaston selama 6 siklus berturut-turut
  • Untuk membantu mengatasi abortus imminens, diberikan sebanyak 40 mg sebagai dosis awal,dilanjutkan dengan 5 hingga 10 mg pada 8 jam kemudian
  • Untuk membantu mengatasi aborsi habitualis, diberikan sebanyak 5 mg 2 kali sehari dari hari ke 14 hingga 25 siklus menstruasi
  • Untuk membantu mengobati dismenore, diberikan 5 hinga 10 mg 2 kali sehari dari hari ke 5 hingga 25 siklus menstruasi
  • Untuk membantu mengobati endometriosis, diberikan sebanyak 5 hingga 10 2 sampai 3 kali sehari mulai hari ke 5 hingga 25 siklus menstruasi
  • Untuk membantu mengobati siklus haid tidak teratur, diberikan sebanyak 5 mg 2 kali sehari mulai dari hari ke 11 hingga ke 25 siklus menstruasi

Efek Samping Duphaston

Dalam penggunaannya, Duphaston dimungkinkan meninmbulkan beberapa efek samping yang mampu mengganggu penggunanya. Maka dari itu, sebelum digunakan, harus diketahui dulu macam efek samping Duphaston dibawah ini:

  • Pengguna dimungkinkan mengalami sakit kepala
  • Pengguna akan mudah mengalami migraine
  • Pengguna dapat merasa mual dan muntah
  • Pengguna akan mengalami nyeri di area payudara
  • Pengguna dimungkinkan mengalami gangguan menstruasi

Kontraindikasi Duphaston

Seperti jenis obat lainnya, Duphaston juga bisa memberikan salah satu atau beberapa efek sampingnya sekaligus pada penggunanya. Untuk dapat mengantisipasinya, berikut macam efek samping yang dapat ditimbulkan oleh Duphaston:

  • Tidak disarankan untuk diberikan kepada pengguna yang memiliki alergi atau hipersensitif terhadap Duphaston atau komponen obat Duphaston.
  • Tidak boleh diberikan kepada pengguna yang mengalami kanker atau neoplasma seperti meningioma
  • Tidai boleh dikonsumsi oleh pengguna wanita yang mengalami pendarahan tidak teratur dan tidak terdiagnosis
  • Tidak boleh digunakan bersamaan dengan estrogen

Hal-hal Yang Harus Diperhatikan

Dengan tujuan untuk menggunakan Duphaston dengan aman dan tepat, harus ditepati dan diperhatikan beberapa jenis kondisi dibawah ini, diantaranya:

  1. Simpan Duphaston di tempat yang kering dan sejuk
  2. Jauhkan Duphaston dari jangkauan anak kecil dan hewan oeliharaan
  3. Tidak boleh mengonsumsi alkohol selama pengobatan Duphaston
  4. Tidak disarankan untuk membuang Duphaston di saluran drainase
  5. Tidak boleh menyimpan Duphaston di kamar mandi
  6. Tidak disarankan untuk melakukan perubahan dosis Duphaston tanpa seijin dokter

Duphaston Untuk Wanita Hamil

Terdapat pernyataan yang secara tegas menyatakan bahwa pengguna dalam keadaan hamil atau menyusui tidak boleh menggunakan Duphaston. Hal ini disebabkan karena pengguna dapat mengalami efek yang membahayakan apabila mengonsumsi Duphaston.

fbWhatsappTwitterLinkedIn