Debostin – Fungsi – Obat Apa – Dosis Dan Efek Samping

Debostin adalah merupakan sebuah obat yang masuk kedalam kelompok obat-obatan hipolipidemia dari golongan statin atau HMG CoA reductase inhibitors, yang dimana obat Debostin ini biasanya dipergunakan sebagai obat terapi untuk menurunkan kadar kolestrol jahat (LDL) akibat kolesterol tinggi, serta digunakan juga untuk mengurangi resiko terkenanya penyakit kardiovaskular. Sebagai informasi tambahan, Kadar kolestrol jahat dapat disebut normal apabila berada pada kadar < 100 mg/dL.

Obat Debostin sendiri diproduksi oleh PT. Otto Indonesia, yang dimana pada setiap tabletnya mengandung senyawa Atorvastatin. Senyawa Atorvastatin sendiri terbukti dapat menurunkan kadar kolestrol jahat serta trigliserida didalam darah. Selain itu senyawa Atorvastatin juga mampu meningkatkan kadar kolestrol baik (HDL) dalam darah.

Indikasi:

Dibawah ini adalah informasi mengenai indikasi dari penggunaan obat Debostin yang perlu diketahui oleh pengguna sebelum mengkonsumsi obat Debostin ini, yaitu:

  1. Obat Debostin ini seringkali dikonsumsi sebagai obat terapi diet, dengan cara mengurangi kadar kolesterol total, kolesterol jahat, apolipoprotein B dan trigliserida.
  2. Dapat juga digunakan untuk mencegah terjadinya komplikasi penyakit kardiovaskular
  3. Selain itu obat Debostin ini juga dapat digunakan untuk mengurangi risiko terkenanya penyakit jantung koroner yang fatal serta penyakit infark miokard non fatal seperti stroke ataupun angina pektoris.

Dosis & Cara Penggunaan:

Dibawah ini adalah informasi mengenai dosis dan cara penggunaan obat Debostin yang perlu diketahui oleh pengguna sebelum mengkonsumsi obat Debostin ini, yaitu:

Dosis untuk mengatasi Hiperkolesterolemia primer dan hiperlipidemia kombinasi (campuluran):

  • Dosis awal berikan obat Debostin ini sebanyak 10 mg 1 kali sehari selama 2 minggu atau dapat diperpanjang hingga 4 minggu untuk memperoleh hasil yang maksimal.

Dosis untuk mengatasi Hiperkolesterolemia familial homozigot:

  • Pemberian dosis pada orang dewasa, berikan Debostin ini sebanyak 80 mg 1 kali sehari selama 2 minggu atau dapat diperpanjang hingga 4 minggu untuk memperoleh hasil yang maksimal.
  • Pemberian dosis pada orang anak berusia 10-17 tahun, berikan Debostin ini sebanyak 10 mg 1 kali sehari (maksimal 20 mg/hari) dengan penyesuaian dosis setiap 4 minggu sekali.
  • Obat Debostin ini dapat dikonsumsi bersama ataupun tanpa makanan.

Kontra Indikasi:

Dibawah ini adalah informasi mengenai kontra indikasi dari penggunaan obat Debostin yang perlu diketahui oleh pengguna sebelum mengkonsumsi obat Debostin ini, yaitu:

  1. Hindari mengkonsumsi obat Debostin ini, apabila pengguna memiliki riwayat alergi atau hipersensitivitas terhadap senyawa yang terkandung dalam obat Debostin ini, yaitu senyawa Atorvastatin.
  2. Dilarang mengkonsumsi obat Debostin ini, apabila pengguna sedang menderita gangguan fungsi hati aktif.
  3. Untuk para ibu hamil dan menyusui, sangat dilarang mengkonsumsi obat Debostin ini. Karena menurut FDA, obat Debostin ini masuk kedalam obat kategori X, yang artinya sudah terbukti secara klinis bahwa obat ini dapat menyebabkan efek samping yang berbahaya untuk janin yang dikandung ibu hamil.

Efek Samping:

Dibawah ini adalah informasi mengenai efek samping dari penggunaan obat Debostin yang perlu diketahui oleh pengguna sebelum mengkonsumsi obat Debostin ini, yaitu:

  1. Insomnia
  2. Konstipasi
  3. Kembung
  4. Mialgia
  5. Astenia
  6. Sakit kepala
  7. Mual
  8. Hipoglikemia
  9. Hiperglikemia
  10. Anoreksia
  11. Diare
  12. Nyeri abdomen
  13. Neuropati perifer
  14. Parestesia
  15. Pankreatitis
  16. Muntah
  17. Dispepsia
  18. Ikterus kolestatik
  19. Ruam kulit
  20. Pruritus
  21. Miopati
  22. Hepatitis
  23. Miositis
  24. Kram otot
  25. Impotensi
  26. Edema angioneurotik.

Interaksi dengan Obat Lain:

Dibawah ini adalah informasi mengenai hasil interaksi dari penggunaan obat Debostin bersamaan dengan obat-obatan lainya yang perlu diketahui oleh pengguna sebelum mengkonsumsi obat Debostin ini, yaitu:

  1. Hindari menggunakan obat Debostin ini bersamaan dengan obat-obatan siklosporin, derivat asam fibrat, eritromisin, dan obat anti-jamur azol ataupun niacin. Karena interaksi dari obat-obatan tersebut dapat menyebabkan meningkatnya resiko terkena miopati.
  2. Para pengguna yang sedang mengalami peningkatan persisten transaminase secara tiba-tiba dan tidak diketahui penyebabnya, disarankan untuk tidak mengkonsumsi obat Debostin ini terlebih dahulu.
  3. Dilarang menggunakan obat Debostin ini bersamaan dengan obat-obatan yang dapat meningkatkan kadar hormon steroid dalam tubuh, seperti obat ketokonazol, spironolakton, ataupun simetidin. Hal tersebut disebabkan karena interaksi dari kedua obat tersebut dapat menyebabkan terjadinya gangguan kardiovaskuler yang tidak diharapkan.

Peringatan dan Perhatian:

Dibawah ini adalah informasi mengenai peringatan dari penggunaan obat Debostin yang perlu diketahui oleh pengguna sebelum mengkonsumsi obat Debostin ini, yaitu:

  • Hati-hati dalam mengkonsumsi obat Debostin ini, apabila pengguna memiliki riwayat gangguan fungsi hati ataupun ginjal.
  • Pengguna yang sedang menderita penyakit mialgia difusa, disarankan untuk berhati-hati pada saat mengkonsumsi obat Debostin ini.