Calcium Levofolinate Ebewe – Fungsi – Obat Apa – Dosis dan Efek Samping

231

Calcium Levofolinate Ebewe termasuk ke dalam golongan obat keras yang hanya bisa didapatkan dengan menggunakan resep dokter.

Komposisi

Calcium Levofolinate Ebewe merupakan obat berbentuk injeksi yang mengandung 10 mg kalsium levofolinat atau levoleucovorin dalam setiap mLnya

Indikasi

Calcium Levofolinate Ebewe diindikasikan untuk mengatasi overdosis metotreksat dan terapi tambahan untuk kanker kolorektal stadium lanjut

Mekanisme Kerja Obat

  • Untuk mengatasi overdosis metotreksat

Setiap sel di dalam tubuh kita senantiasa melakukan pembelahan sel, baik untuk melakukan regenerasi, pertumbuhan atau reproduksi. Namun, saat pertumbuhan sel menjadi abnormal dan tidak terkendali, maka akan muncul kondisi yang disebut kanker. Setiap sel baru hasil pembelahan memerlukan DNA untuk dimasukkan ke dalam inti selnya, oleh karena itu setiap pembelahan sel pasti disertai dengan pembentukan DNA baru. Oleh karena itu, banyak obat kanker yang memiliki mekanisme kerja sebagai penghambat pembentukan DNA, salah satunya adalah metotreksat.

Metotreksat merupakan salah satu obat yang biasa digunakan untuk pengobatan kanker dengan bekerja menghambat enzim dihidrofolat reduktase. Enzim ini adalah enzim yang bertugas mengubah asam folat menjadi asam tetrahidrofolat yang merupakan bahan baku pembuatan DNA. Dengan dihambatnya proses pembentukan DNA, diharapkan sel-sel kanker tidak akan bisa membuat DNA baru dan tidak bisa melakukan pembelahan sel.

Namun, pemberian metotreksat secara berlebih (overdosis) dapat menyebabkan terjadinya kekurangan asam tetrahidrofolat yang kemudian akan menyebabkan anemia megaloblastik. Kondisi ini dapat diatasi dengan pemberian levoleucovorin. Levoleucovorin merupakan senyawa yang memiliki kemiripan struktur dengan asam tetrahidrofolat sehingga bisa menggantikan perannya di dalam tubuh dan diharapkan dapat mengatasi efek samping akibat overdosis metotreksat.

  • Terapi tambahan untuk kanker kolorektal stadium lanjut

5-fluorourasil sering digunakan untuk pengobatan kanker kolorektal stadium lanjut. 5-fluorourasil bekerja dengan cara berikatan dengan timidil sintase, yaitu enzim yang bertugas membuat timin (salah satu komponen penyusun DNA) sehingga penghambatan enzim ini dapat menghambat pembentukan DNA pada sel kanker serta mencegah terjadinya pembelahan sel. Namun, ada kalanya ikatan antara 5-fluorourasil dan timidil sintase dapat terlepas sehingga timin dapat kembali dibuat. Di sinilah peranan levoleucovorin, yaitu menjaga agar ikatan antara 5-fluorourasil dan timidil sintase tidak terlepas (berikatan secara permanen) sehingga pembuatan DNA sel kanker tidak bisa dilakukan.

Dosis dan Cara Penggunaan

  • Dosis Calcium Levofolinate Ebewe untuk mengatasi overdosis metotreksat: 7,5 mg atau 5 mg/m2 setiap 6 jam yang disuntikkan secara intravena sampai kadar metotreksat kurang dari 0,01 mM
  • Dosis Calcium Levofolinate Ebewe untuk terapi tambahan kanker kolorektal stadium lanjut: 100 mg/m2 disuntikkan secara intravena yang diikuti dengan pemberian 5-fluorourasil 370 mg/m2 yang disuntikkan secara intravena atau 10 mg/m2 disuntikkan secara intravena yang diikuti dengan pemberian 5-fluorourasil 425 mg/m2 yang disuntikkan secara intravena
  • Pemberian Calcium Levofolinate Ebewe dilakukan dengan cara disuntikkan secara intravena sehingga hanya boleh diberikan oleh tenaga medis yang kompeten seperti dokter atau perawat.

Kontraindikasi

Pasien yang memiliki kondisi-kondisi berikut tidak diperbolehkan menggunakan Calcium Levofolinate Ebewe:

  • Hipersensitif (alergi) terhadap levoleucovorin atau asam folat

Kategori Keamanan bagi Ibu Hamil dan Mneyusui

  • Levoleucovorin termasuk ke dalam kategori C, yaitu obat yang hanya boleh digunakan oleh ibu hamil jika manfaar yang akan diperoleh melebihi risio efek samping yang mungkin ditimbulkan pada bayi
  • Belum diketahui apakah levoleucovorin diekskresikan / dikeluarkan melalui ASI, jika Anda mendapatkan resep Calcium Levofolinate Ebewe selagi dalam masa menyusui, beritahukanlah kepada dokter bahwa Anda masih dalam masa menyusui

Efek Samping

Berikut adalah efek samping yang mungkin timbul setelah penggunaan Calcium Levofolinate Ebewe:

  1. Merasa lelah
  2. Dermatitis
  3. Diare
  4. Mual
  5. Muntah
  6. Sait perut
  7. Malaise
  8. Merasa pusing
  9. Neuropati
  10. Urtikaria

Beritahukanlah kepada dokter mengenai efek samping apapun yang Anda alami setelah menggunakan Calcium Levofolinate Ebewe, baik yang telah disebutkan di atas maupun efek smaping lainnya agar dokter bisa menindaklanjuti keluhan Anda.

Interaksi Obat

Berikut adalah obat-obat yang mungkin menimbulkan interaksi jika digunakan bersamaan dengan Calcium Levofolinate Ebewe:

  • Levoleucovorin dapat menurunkan efek trimetoprim jika digunakan secara bersamaan karena keduanya memiliki efek yang berlawanan sehingga akan saling menghilangkan efek jika digunakan secara bersamaan.
  • Levoleucovorin dapat meniadakan efek obat antiepilepsi seperti fenitoin, fenobarbital dan pirimidone

Selalu konsultasikan mengenai obat apapun (sintetis maupun herbal) yang sedang atau akan Anda gunakan kepada dokter dan/atau apoteker untuk memastikan bahwa penggunaan obat tersebut bersamaan dengan Calcium Levofolinate Ebewe tidak akan menimbulkan efek samping yang merugikan bagi Anda. jika ternyata obat tersebut tidak bisa digunakan bersamaan dengan Calcium Levofolinate Ebewe, dokter atau apoteker mungkin akan menyarankan pemberian jeda waktu antara pemberian Calcium Levofolinate Ebewe dengan pemberian obat lainnya atau mengganti salah satu obat dengan obat lain sebagai alternatif.

Perhatian

  1. Calcium Levofolinate Ebewe diberikan kepada pasien dengan cara disuntikkan secara intravena (ke dalam pembuluh darah vena), pemberiannya harus dilakukan dengan cara yang benar dan di tempat yang tepat untuk menghasilkan efek yang diinginkan dan menghindari terjadinya komplikasi, oleh karena itu pemberian obat ini hanya boleh dilakukan oleh tenaga medis yang kompeten seperti dokter atau perawat
  2. Pemberian Calcium Levofolinate Ebewe hanya boleh dilakukan dengan resep dari dokter spesialis onkologi
  3. Kanker memang penyakit yang sulit, namun tidak mustahil untuk disembuhkan, tetaplah optimis dan yakin bahwa penyakit Anda bisa disembuhkan
  4. Pemberian Calcium Levofolinate Ebewe memang dikombinasikan dengan 5-fluorourasil untuk penggunaan pada kanker kolorektal staium lanjut, namun keduanya tidak boleh diberikan secara bersamaan untuk menghindari terbentuknya endapan di pembuluh darah
  5. Dosis 5-fluorourasil perlu diturunkan jika dikombinasikan dengan penggunaan Calcium Levofolinate Ebewe karena penggunaan kedua obat ini secara bersamaan berpotensi meningkatkan toksisitas 5-fluorourasil
  6. Pemberian Calcium Levofolinate Ebewe tidak boleh melebihi 16 mL/menit
  7. Calcium Levofolinate Ebewe tidak diindikasikan untuk pengobatan anemia pernisiosa
  8. Vial Calcium Levofolinate Ebewe harus disimpan pada suhu 2-80C dan terlindung dari cahaya