Benadryl – Fungsi – Obat Apa – Dosis Dan Efek Samping

√ Verified Pass quality & scientific checked by advisor, read our quality control guidelance for more info

Benadryl adalah salah satu jenis obat antihistamin yang digunakan untuk meredakan gejala alergi, demam dan flu biasa. Benadryl bekerja dengan memblokir zat alami histamin, yang menyebabkan gatal-gatal, bersin, hidung meler dan mata berair. Histamin juga dapat menyebabkan tertutupnya saluran bronkus, sehingga membuat penderita sulit bernapas.

Kandungan Benadryl

Benadryl mengandung salah satu jenis obat dengan sifat histamin blocker yang dikenal dengan Diphenhydramin hydrochloride. Diphenhydramin hydrochloride memiliki kegunaan untuk meredakan batuk yang disebabkan oleh demam serta flu. Diphenhydramin hydrochloride sendiri cenderung disediakan dalam bentuk cair atau sirup. Selain kegunaan diatas, Diphenhydramin hydrochloride juga mampu meringankan kekakuan serta tremor yang dialami oleh penderita Parkinson.

Fungsi Benadryl

Benadryl diketahui dapat membantu meringankan dan menyembuhkan beberapa macam penyakit seperti detailnya dibawah ini:

  1. Membantu meredakan atau meringankan batuk dan demam.
  2. Membantu meringankan kondisi alergi.
  3. Mencegah mabuk perjalanan, mual, muntah dan pusing.
  4. Mengurangi kekakuan dan tremor pada pasien penyakit Parkinson.

Dosis Penggunaan Benadryl

Dalam menggunakan Benadryl, ada beberapa alternatif penggunaan dosis yang bisa diikuti dan disesuaikan dengan kondisi yang dialami oleh penggunanya. Macam-macam dosis untuk menggunakan Benadryl adalah berikut ini:

  • Untuk pengguna usia diatas 12 tahun, diberikan 1 atau 2 tablet Benadryl setiap 4 sampai 6 jam sekali, sesuai dengan petunjuk dokter dan tidak boleh melebihi 6 dosis dalam sehari.
  • Untuk pengguna anak dengan usia 6-12 tahun, diberikan 1 tablet Benadryl setiap 4 sampai 6 jam sekali, sesuai dengan petunjuk dokter dan tidak boleh melebihi 6 dosis dalam sehari.

Efek Samping Benadryl

Seperti layaknya obat pada umumnya, Benadryl dimungkinkan dapat menimbulkan efek samping yang beragam bagi para penggunanya. Efek samping tersebut dapat dialami salah satu maupun beberapa secara sekaligus. Maka dari itu, dibawah ini akan diberikan dengan detail macam-macam efek samping Benadryl:

  • Pengguna dapat merasakan kantuk.
  • Pengguna dapat merasakan sulit bernapas atau asma ringan
  • Pengguna dapat mengalami pembengkakan pada wajah, bibir, lidah atau tenggorokan.
  • Pengguna dapat mengalami ruam.
  • Pengguna dapat mengalami cegukan.

Kontraindikasi Benadryl

Terdapat beberapa kondisi yang harus diperhatikan selama akan atau sedang mengonsumsi Benadryl agar tidak menimbulkan kontraindikasi. Berikut dibawah ini kondisi-kondisi yang harus diperhatikan dalam mengonsumsi Benadryl: 

  • Pengguna yang memiliki alergi atau hipersensitivitas terhadap Benadryl atau bahan penyusunnya tidak diperkenankan untuk mengonsumsi Benadryl.
  • Pengguna dengan usia dibawah 6 tahun tidak boleh menggunakan Benadryl.
  • Pengguna tidak boleh mengonsumsi produk lain yang mengandung zat aktif sejenis.

Hal-hal Yang Harus Diperhatikan

Terdapat beberapa hal yang harus diperhatikan dengan baik dan benar selama menggunakan Benadryl secara aman. Berikut dibawah ini terdapat hal-hal penting terkait penggunaan Benadryl:

  • Jauhkan Benadryl dari jangkauan anak, balita dan hewan peliharaan.
  • Simpan Benadryl di suhu ruangan yang sesuai sekitar 20 sampai 25 derajat celsius.
  • Tidak diperkenankan mengonsumsi minuman alkohol selama menggunakan Benadryl
  • Jauhkan Benadryl dari paparan sinar matahari secara langsung.
  • Pengguna yang sedang mengonsumsi Benadryl tidak boleh mengemudi, mengendalikan alat berat dan melakukan hal lainnya yang membutuhkan konsentrasi tinggi.
  • Diharapkan pengguna selalu mengonsumsi air putih hangat secara rutin

Benadryl Untuk Wanita Hamil

Untuk wanita hamil, Benadryl dapat berperan sebagai obat perangsang tidur dan membantu wanita hamil yang kesulitan tidur. Namun, penggunaan Benadryl untuk wanita hamil masih belum diketemukan apakah akan berdampak kepada bayi. Selain itu, FDA juga mengatakan bahwa Benadryl belum terbukti benar-benar aman untuk dikonsumsi selama masa kehamilan. Maka dari itu, untuk memutuskan menggunakan Benadryl sebaiknya lakukan konsultasi secara menyeluruh dengan dokter.

fbWhatsappTwitterLinkedIn