Bahaya Kutu Beras dan Cara Mengatasinya

12705

Bahaya kutu beras merupakan dampak buruk dari adanya hewan serangga yang hidup dan bertelur di beras dan menyebabkan kualitas nutrisinya menjadi berkurang.
Kutu beras dapat di jumpai di semua jenis beras dan berkembang biak dengan cara menyimpan larva telurnya pada butiran beras yang sebelumnya telah di lubanginya. Kutu beras betina melubangi satu butir beras untuk satu telurnya.

Resiko
Ada 3 Bahaya kutu beras yang berdampak kurang baik bagi manusia

1. Nutrisi berkurang
Beras yang mengandung banyak kutu dan di biarkan begitu saja dalam waktu yang terlalu lama dapat menyebabkan nutrisi yang ada pada beras menjadi banyak yang hilang. Beras yang telah kehilangan banyak nutrisi dapat menyebabkan manfaat pada tubuh tidak lagi maksimal.

2. Alergi
Kutu beras yang masih tertinggal di dalam beras yang telah di masak menjadi nasi, Pada dasarnya tidak membahayakan kesehatan tubuh, Namun bagi sebagian anak anak kutu beras yang tertelan dan masuk dalam tubuh dapat menyebabkan reaksi penolakan tubuh terhadap benda asing yang akhirnya memicu seseorang terserang alergi. Alergi dapat berupa perut mual, Kulit gatal gatal dan muntah.
Baca juga : cara mengatasi alergi

3. Kualitas rasa berubah
Beras yang sudah dimasuki kutu beras selama berbulan bulan dapat mempengaruhi rasa beras ketika menjadi nasi. Nasi yang semula nikmat dan terasa gurih akan berubah menjadi lebih tawar. Kondisi ini dapat menyebabkan selera makan dan nafsu makan seseorang menjadi hilang.

Tips
Ada 10 cara terbaik mengatasi agar beras tidak berkutu

1. Simpan pada suhu dibawah 17 derajat celsius
Simpanlah beras pada suhu dibawah 17 derajat celsius dimana kutu beras tidak suka dengan suhu tersebut. Kutu beras dapat cepat berkembang biak pada suhu 27 sampai 30 derajat celsius.

2. Bawang putih tanpa kulit
Kutu beras tidak menyukai bau khas dari bawang putih sehingga akan meninggalkan beras dan mengurungkan niatnya untuk menyimpan telur telurnya pada beras. Letakan bawang putih tanpa kulit di dalam dan permukaan tumpukan beras.
Baca juga : bahaya bawang putih mentah

3. Daun jeruk
Kutu busuk tidak menyukai bau dari daun jeruk jenis apapun misalnya daun jeruk Jeruk Purut, Lemon ataupun nipis. Bau daun jeruk mampu menggagalkan kehidupan telur kutu yang tersimpan dalam butiran beras, Tak heran jika kutu beras betina akan segera meninggalkan beras yang ada daun jeruknya. Letakanlah beberapa lembar daun jeruk diatas permukaan beras.

4. Daun belimbing sayur


Daun belimbung sayur atau wuluh sangat efektif mengusir keberadaan kutu beras, Untuk itu simpanlah beberapa daun belimbing sayur cukup diatas gundukan beras saja, Bau belimbing sayur sangat menyengat bagi hidung kutu beras, Maka itu kutu tidak menyukainya. Pemakaian daun belimbing sayur adalah salah satu cara sederhana tetapi efektif untuk mencegah bahaya kutu beras.

5. Kayu manis batangan
Kutu beras tidak menyukai aroma khas dari kayu manis batangan. Aroma kayu manis mampu menghambat ruang gerak kutu beras betina berikut telur telurnya sehingga bisa menimbulkan kematian. Tahukah anda bahwa Bahaya kutu beras dapat dicegah dengan penggunaan kayu manis batangan walaupun hanya menggunakan satu batang saja.

6. Lada kering
Aroma khas lada tidak di sukai kutu beras. Letakan butiran lada pada beras lalu aduklah berakali kali berasnya. Dengan adanya lada maka kutu beras tidak akan berani untuk masuk dalam beras dan berkembang biak. Tahukah anda bahwa bahaya kutu beras dapat segera di lenyapkan beberapa jam setelah meletakan beberapa butiran lada kering.

7. Cabe kering
Cabe merah, Cabe kriting ataupun rawit yang kering mampu mengusir kutu beras untuk tidak pernah singgah pada beras. Letakan cabe pada beras bagian dalam dan diatas permukaan tumpukan beras.

8. Kain setengah basah
Letakanlah beras pada tampah berukuran besar lalu tutuplah dengan kain setengah basah agar kutu kutu pergi merayap kepermukaan kain. Udara pada wadah yang di beri lapisan kain setengah basah cenderung berubah menjadi sejuk, Hawa sejuk itulah yang tidak di sukai kutu busuk yang notabenya menyukai suhu udara yang lebih hangat.

9. Menyimpan beras pada lemari khusus
Simpanlah beras tanpa kutu yang sudah di bersihkan terlebih dahulu kemudian taruhlah pada rice box agar kualitas beras dapat terjaga dengan baik. Lemari yang di rancang khusus untuk beras memiliki suhu ideal untuk mempertahankan kualitas yang ada pada beras.

10. Jemur pada sinar matahari
Beras yang berkutu dapat di bersihkan dengan mudah dengan cara meletakan beras pada tampah lalu jemurlah pada terik sinar matahari. Suhu yang tinggi mampu membuat kutu tidak betah untuk terus ada di dalam beras, Pada akhirnya Kutu akan meninggalkan beras.
Baca juga : bahaya radiasi sinar matahari

Waspada beras tanpa kutu
Tahukah anda bahwa beras yang banyak kutu menandakan jika beras tersebut terbebas dari segala penggunaan bahan kimia berbahaya seperti zat pemutih klorin.
Klorin adalah bahan pemutih yang biasa di pakai untuk membersihkan pakaian, Namun jika di gunakan untuk memutihkan beras maka beras akan terkontiminasi dengan zat kimia yang dapat merubah setiap butirnya menjadi lebih putih. Kondisi itu justru menghilangkan aroma khas dari beras itu sendiri sehingga kutu beras tidak lagi mengenalinya dan enggan untuk masuk ke dalam beras.