Unik! Aturan Boleh Merokok Di Atas Usia 100 Tahun Dirancang di Hawaii

92

Unik! Aturan Boleh Merokok Di Atas Usia 100 Tahun Dirancang di HawaiiRichard Creagan selaku anggota legislatif Hawaii mengajukan rancangan undang-undang (RUU) yang mungkin bagi banyak orang cukup unik namun sebenarnya sangat bagus. Perencanaan matang telah dilakukan tentang peningkatan batas usia legal aktivitas merokok penduduk di sana, yakni mulai tahun 2020 sampai dengan 2024.

Jadi kabarnya, penduduk yang usianya sudah 100 tahun ke ataslah yang diperbolehkan untuk merokok dan hal ini dijadikan sebagai target akhir. Richard Creagan sendiri menganggap rokok sebagai artifak paling berbahaya dalam sejarah manusia menurut hasil lansiran Detik Health. Ia yang dulunya berprofesi dokter tentu mengecam aktivitas merokok dan itulah yang menjadi alasan dibalik ajuan penggunaan rokok untuk penduduk Hawaii.

Meski begitu, DPR harus lebih dulu menyetujui ajuan RUU kenaikan usia legal merokok tersebut sebelum benar-benar menjadi aturan sah. Hal ini perlu dipertimbangkan mengingat akan adanya potensi sejumlah penolakan atau ketidaksetujuan dari beberapa pihak secara keras, khususnya perusahan-perusahaan rokok.

Namun menurut Richard, vape atau rokok elektrik serta cerutu tidak termasuk dalam RUU sebab dianggap bahwa tingkat bahayanya masih di bawah rokok biasa pada umumnya pada tubuh perokok. Meski demikian, bahaya merokok bagi kesehatan tetap besar apalagi produk tembakau karena sangat mampu meningkatkan risiko kanker.

Diketahui pula bahwa Hawaii merupakan negara bagian AS yang pertama meningkatkan batas usia legal merokok di bulan Januari 2017 sampai di usia 21 tahun padahal di negara bagian lain 18-19 tahun adalah usia legal merokok di AS. Diharapkan aturan ini mampu menjadi penekan angka perokok dan mengurangi angka kematian akibat kanker yang dipicu rokok.

Jenis Masalah Kesehatan Akibat Merokok

Penyakit akibat merokok tak hanya berpotensi terjadi pada para perokok aktif, tapi juga bisa terjadi pada perokok pasif (orang-orang yang biasanya terkena paparan asap rokok cukup sering). Berikut adalah risiko jenis penyakit yang bisa menghadang para perokok aktif maupun pasif sehingga di berbagai negara mulai ada aturan pembatasan atau larangan aktivitas merokok.

  • Gangguan kesehatan kulit – Pada rokok ada kandungan radikal bebas yang mampu merusak jaringan kulit, lalu kemudian menyebabkan serangkaian gejala, mulai dari kulit kering, kulit kusam, dan bahkan keriput. Dari sinilah, penuaan dini dapat juga terjadi secara lebih cepat.
  • Kanker – Bahaya penyakit selanjutnya yang cukup besar risikonya terjadi pada para perokok adalah kanker, mulai dari kanker mulut, kanker pita suara, kanker usus, dan kanker paru. Sel tidak normal dapat mengalami pertumbuhan lebih cepat dari efek radikal bebas yang dibawa oleh asap rokok yang masuk ke dalam tubuh.
  • Disfungsi ereksi – Pada pria, disfungsi ereksi menjadi salah satu efek berbahaya merokok karena nikotin dapat menjadi penghambat peredaran darah baik yang menuju otak maupun jantung sekaligus juga yang menuju organ vital. Hal inilah yang kemudian memicu penurunan kualitas sperma juga.
  • DiabetesKinerja insulin dapat mengalami gangguan karena radikal bebas yang dibawa oleh asap rokok padahal tubuh memerlukan insulin sebagai pendukung proses perubahan glukosa untuk menjadi tenaga bagi tubuh melakukan berbagai aktivitas. Para perokok aktif maupun pasif mempunyai potensi terserang diabetes tipe 2 karena risiko kenaikan kadar gula darah yang cukup besar.
  • PPOK/Penyakit Paru Obstruktif Kronik – Jenis gangguan pernapasan kronik ini terjadi pada sebagian besar perokok aktif meski juga ada perokok pasif yang mengalami penyakit ini juga. Gangguan pernapasan lainnya yang dapat dialami perokok antara lain adalah bronkitis, penyakit asma sampai TBC (tuberkulosis).
  • Tekanan darah tinggiHipertensi atau tekanan darah tinggi berisiko tinggi terjadi pada para perokok karena zat nikotinnya mampu memicu terjadinya penyempitan pembuluh darah sekaligus penimbunan plak di dindingnya. Karena proses pemompaan darah oleh jantung jadi lebih berat, tekanan darah pun jadi mudah naik.
  • Stroke Nikotin kita tahu adalah salah satu kandungan rokok yang berbahaya dan mengancam kesehatan, karena zat inilah pembuluh darah di otak terancam rusak. Jika kerusakan otak terjadi, maka risiko penyakit stroke juga meningkat.
  • Penyakit jantung – Perokok aktif jauh lebih berisiko terkena serangan jantung atau penyakit jantung koroner karena tubuh terus-menerus memperoleh zat beracun dari rokok. Pembuluh darah jantung sekaligus struktur ototnya bisa mengalami kerusakan oleh efek nikotin.
  • Gangguan kesehatan ibu hamil – Para ibu hamil yang memiliki kebiasaan merokok apalagi terkena asap rokok, berisiko tinggi mengalami gangguan kehamilan dan janin akibat nikotin. Asupan nutrisi serta oksigen yang seharusnya diterima oleh janin menjadi terhambat karena nikotin.

Karena akibat merokok yang begitu mematikan itulah jadi pertimbangan besar Richard untuk mengajukan RUU kenaikan tingkatan usia legal merokok di Hawaii. Apakah menurut Anda aturan seperti ini juga perlu diadakan di Indonesia?