Gara-gara Minum dari Mata Air, Ada Lintah Hidup di dalam Tenggorokan Wanita Ini

80

Wang, seorang wanita asal Guiyang, Tiongkok harus memeriksakan diri ke dokter segera setelah timbul keluhan yang tak wajar pada tubuhnya. Ia merasa di tenggorokannya ada sesuatu yang bergerak-gerak disertai dengan batuk disertai darah. Untuk mengetahui pasti kondisi Wang, dokter pun perlu melakukan pemeriksaan melalui bronkoskopi.

Bronkoskopi sendiri merupakan prosedur tindakan medis dengan sebuah alat disebut bronkoskop dimasukkan lewat tenggorokan, laring, trakea, untuk menuju bagian bronkus sebelah dalam sehingga bagian dada atau toraks bisa terlihat. Ada cahaya yang memang melengkapi alat tersebut sehingga mampu menjadi penerang jalan masuk untuk memperlihatkan apa yang terjadi pada bagian dalam mulut, tenggorokan bahkan sampai paru-paru.

Dari hasil pemeriksaan inilah diketahui adanya lintah bersarang di dalam tenggorokan Wang dengan ukuran 3 cm. Lebih mengagetkannya lagi, lintah tersebut diketahui masih hidup dan bahkan menggeliat-geliat. Dokter kemudian tanpa menunggu lama memutuskan untuk melakukan tindakan mengeluarkan lintah tersebut.

Menurut perawat, lintah terlalu erat menempel di dinding trakea sang pasien yang kalau proses mengeluarkan dan melepaskannya dipaksakan malah meningkatkan risiko cedera pada bagian trakea Wang. Dokter yang menangani Wang, dr Yao Hongmei pun memilih membekukan lintah tersebut menggunakan semprotan pembeku karbondioksida yang tujuan utamanya agar bagian tubuh lintah dapat mereka lepaskan dari dinding trakea.

Dilansir dari laman Daily Mail, menurut dr Yao saat lintah membeku maka ia bisa melepaskan diri dari dinding trakea untuk berhenti mengisap di sana. Usai pengusutan kenapa lintah tersebut berada di tenggorokan dan bertahan hidup di sana, ada kemungkinan bahwa ini karena kebiasaan Wang minum air langsung dari sumber mata air yang rupanya bukannya menyehatkan malah membahayakan.

Ada risiko bahwa air yang diminum langsung dari mata air membuat dirinya secara tak sengaja dan tak sadar menelan telur atau larva lintah. Ketika menelannya, ada kemungkinan pula telur tersebut menetas di tenggorokan dan pada akhirnya lintah bertumbuh di sana. Apabila kondisi tak diketahui secepat mungkin, menurut sang dokter salah satu bahayanya adalah lintah bisa menyerang sinus dan beresiko mengancam jiwa.