Kimia

18 Efek Racun Sianida bagi Tubuh

√ Scientific Base Pass quality & scientific checked by advisor, read our quality control guidelance for more info

Racun sianida sepertinya memang tak asing bagi penggemar novel atau komik detektif atau misteri. Namun sebenarnya racun tersebut benar-benar ada dan bukan hanya bisa dijumpai di cerita fiksi belaka. Nyatanya, di Indonesia sempat ada kasus yang benar-benar menghebohkan tentang seorang wanita yang diduga meninggal dunia setelah menenggak kopi di mana di dalam kopi tersebut terkandung sianida.

Racun sianida dikenal sebagai racun mematikan yang memang sangat berbahaya, bahkan ketika tak diminum pun terkena permukaan kulit saja bisa sangat mengancam. Bahkan sianida bisa juga masuk ke dalam tubuh kita ketika kita menghirup udara dan menyentuh tanah yang sudah terkontaminasi oleh sianida. Lalu, apa efek racun sianida sebenarnya bagi manusia?

Baca juga:

  1. Sakit Kepala

Ketika racun sianida tertenggak atau terhirup, maka akan ada efek-efek tertentu yang terjadi di dalam tubuh kita. Contoh paling utama adalah sakit kepala di mana efek ini adalah efek awal yang akan dirasakan sebagai gejala keracunan sianida. Paling cepat efek yang timbul adalah rasa sakit di kepala.

  1. Tubuh Lemah

Selain sakit kepala, ketika seseorang sudah terpapar racun sianida, maka tubuhnya akan terasa lemah begitu tiba-tiba. Jika tubuh biasanya lemah setelah kita menghabiskan tenaga, maka tubuh akan seperti tak bertenaga tanpa alasan sewaktu sehabis terkena sianida yang artinya tubuh sudah keracunan.

  1. Tubuh Cepat Lelah

Karena tubuh dapat dengan mudah merasa lemah, otomatis kita tak akan berdaya untuk melakukan aktivitas-aktivitas seperti biasanya. Saat tubuh lemah, tubuh juga akan ikut menjadi cepat lelah ketika bergerak sedikit saja. Inilah salah satu efek buruk yang diberikan sianida yang cukup cepat timbul.

(Baca juga: zat asam sitrat efek samping melatonin)

  1. Sulit Berkonsentrasi

Efek dari sianida pada tubuh ketika tubuh telah terpapar adalah sulitnya untuk berkonsentrasi. Ini juga akan makin terasa karena rasa sakit kepala sekaligus tubuh lemah tak bertenaga yang dirasakan. Zat racun sianida walau hanya terpapar sedikit saja pada tubuh kita bisa sangat berbahaya dan salah satu reaksi cepatnya adalah sulit untuk berkonsentrasi.

  1. Mual

Ketika terkena racun sianida, efek buruk lainnya yang mungkin terjadi adalah rasa mual yang juga bisa diikuti dengan sakit kepala dan juga tubuh lemah serta lelah. Efek ini juga merupakan gejala keracunan sianida dalam kadar yang sedikit atau kecil.

  1. Muntah

Ada pula beberapa kasus di mana mual yang dirasakan sebagai efek atau reaksi cepat dari paparan sianida akan diikuti dengan muntah-muntah. Meski demikian, memang tak semua orang dengan tanda-tanda tersebut dapat kemudian langsung dipastikan sudah terkena sianida. Ada kondisi penyakit lain dengan efek yang sama, namun alangkah baiknya untuk lebih waspada.

Baca juga:

  1. Detak Jantung Lebih Cepat

Setelah terkena efek dari racun sianida, biasanya efek buruknya juga akan dirasakan oleh kinerja dan fungsi jantung. Paparan sianida dalam jumlah kecil akan mampu mengakibatkan seseorang tersebut memiliki detak jantung lebih cepat. Namun ketika detak jantung cepat, tubuh akan terasa begitu lemah.

  1. Pernapasan Cepat

Bukan hanya detak jantung saja yang bisa lebih cepat. Efek lainnya lagi yang juga bakal dialami adalah napas yang kemudian menjadi jauh lebih cepat. Napas memburu ini juga akan disertai dengan detak jantung yang makin cepat.

  1. Rasa Gelisah

Pada paparan sianida dalam jumlah kecil, akan ada juga timbul rasa gelisah seperti orang yang cemas atau gugup dan stres. Rasa gelisah ini juga disertai dengan napas lebih cepat ditambah detak jantung yang juga meningkat.

  1. Kebingungan

Ketika dalam kondisi terkena racun sianida, terutama dalam jumlah kecil, akan ada beberapa efek seperti yang disebutkan di atas dan masih ditambah dengan efek bingung. Rasa pusing, tubuh lemas tak ada tenaga, sulit berkonsentrasi dan kelelahan akan menjadikan orang tersebut mudah kebingungan juga.

Baca juga:

Efek Sianida Paparan Lama atau Dosis Tinggi

Jika sebelumnya kita telah mengetahui bagaimana efek cepat yang terjadi ketika terkena racun/zat sianida dengan kadar yang rendah, maka ada baiknya juga untuk sekarang menilik efek terkena sianida dalam dosis tinggi sekaligus juga paparan yang cukup lama.

  • Tekanan darah rendah
  • Tubuh kejang
  • Detak jantung menurun alias lebih lambat
  • Paru-paru mengalami kerusakan
  • Gagal napas
  • Tak sadarkan diri
  • Koma
  • Meninggal dunia

Efek dari zat racun sianida begitu berbahaya dan perlu diketahui betul bahwa 1,5 mg/kg tubuh manusia adalah dosis fatal dari zat sianida. Jika kadar tersebut saja sudah terbilang berefek fatal, maka kita bisa memperkirakan apa yang akan terjadi ketika zat racun yang masuk ke dalam tubuh kita lebih dari dosis tersebut.

Sianida bekerja dengan sangat cepat dan sekalinya sudah masuk ke dalam tubuh, sel-sel akan dicegah untuk memakai oksigen dan itu artinya sianida membiarkan sel-sel tubuh kita mati. Jantung dan otak adalah 2 organ yang paling mudah mengalami kerusakan akibat zat racun sianida dan alasannya adalah karena kedua organ ini merupakan organ-organ yang penggunaan oksigennya paling banyak.

Baca juga:

Kiranya dengan informasi efek racun sianida tersebut, kita menjadi jauh lebih waspada. Karena efek mematikannya terhitung cepat, maka memang bukan tidak mungkin sianida menjadi alat pembunuh atau peneror seseorang.