Awas Loh! Ini Bahaya Paraben Pada Produk Kosmetik dan Perawatan Tubuh

466

Pernahkah Anda mendengar tentang bahan yang bernama paraben? Paraben adalah salah satu jenis bahan pengawet sintetis yang digunakan pada obat, makanan, dan produk kosmetik. Bahkan paraben juga ditemukan pada produk perawatan tubuh seperti deodoran, shampoo dan pelembab kulit. Paraben biasanya disebutkan nama lain seperti butilparaben, metilparaben, propilparaben, dan etilparaben. Paraben akan menjaga produk bertahan selama berbulan-bulan sampai bertahun-tahun tanpa rusak. Namun ternyata penggunaan bahan yang mengandung paraben cukup berbahaya untuk tubuh. Hal ini karena sifat paraben yang bisa merusak sistem hormon tubuh.

Berikut bukti dari adanya bahaya paraben pada produk kosmetik dan perawatan tubuh.

  1. Pubertas dini pada remaja

Ternyata penggunaan paraben sangat berbahaya untuk sistem endokrin tubuh. Paraben bisa bersifat seperti hormon dalam tubuh. Sementara itu sistem endokrin dalam tubuh bekerja untuk melepaskan hormon ke dalam darah yang kemudian akan berpengaruh pada sistem reproduksi, pencernaan, pembuangan limbah dan sistem metabolisme. Jadi bisa dibayangkan jika paraben terus masuk ke dalam tubuh maka bisa membuat sistem endokrin bekerja sangat cepat. Inilah yang membuat pengguna paraben remaja putri cenderung memiliki ukuran payudara yang lebih besar, pertumbuhan rambut kemaluan dan cepat menstruasi. Sementara pada remaja pria juga ditemukan tanda dewasa yang lebih cepat.

  1. Risiko kanker payudara

Perempuan yang sering menggunakan berbagai produk yang mengandung paraben juga harus waspada dengan kanker payudara. Hal ini karena paraben akan meniru kerja hormon estrogen dalam tubuh sehingga tubuh mengalami masalah keseimbangan hormon. Estrogen sendiri bersifat sintetis yang akan membuat proses pembelahan sel payudara menjadi elbih cepat. Ketika tubuh tidak bisa memecah estrogen sintetis dalam paraben maka sel lemak akan menumpuk pada payudara. Hal inilah yang membuat pertumbuhan sel tumor pada payudara wanita. Hal ini sudah dibuktikan dengan sebuah studi yang dilakukan pada tahun 2004 di University of Reading. Jadi memang akibat kelebihan estrogen sangat berbahaya untuk tubuh wanita.

  1. Mengurangi dan merusak sperma

Ternyata paraben juga bisa merusak kesehatan reproduksi pria sampai menjadi penyebab kemandulan. Hal ini karena paraben akan menurunkan kualitas dan jumlah sperma. Bahkan penggunaan jangka panjang akan merusak dan membuat produksi sperma terganggu. Pengujian ini ternyata sudah dilakukan pada hewan tikus yang dilakukan di Laboratorium Penelitian Kesehatan Masyarakat Metropolitan Tokyo. Pemberian dosis paraben yang terus menerus ditingkatkan pada tikus, ternyata membuat tikus bisa mandul akibat kerusakan sperma.

Wah ternyata kandungan paraben pada produk kosmetik dan produk lain sangat berbahaya ya. Jadi mulai sekarang perhatikan kandungan paraben pada produk yang Anda gunakan.